CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 26 Maret 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Manusia Digital

Hanna Hanifah
13 Februari 2025
Manusia Digital

ilustrasi. (foto: freepik)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT
Dhea Perdana Coenraad, Dosen STIE Pasundan

Oleh: Dhea Perdana Coenraad, Dosen STIE Pasundan (Manusia Digital)

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Teknologi merupakan suatu hal yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia modern saat ini, bahkan dapat dikatakan setiap hari, dari mulai bangun tidur hingga tidur kembali, manusia saat ini selalu bersentuhan dengan teknologi. Hal ini tentunya berdampak besar pada perilaku manusia itu sendiri. Kejadian luar biasa yang terjadi di awal tahun 2020 di Indonesia, yaitu pandemi Covid-19, ternyata berdampak besar dan memberikan perubahan ekstrem pada kehidupan manusia. Seolah-olah semua manusia di muka bumi ini harus siap dengan perubahan besar dan ekstrem dalam menjalankan kehidupannya, di mana manusia dituntut untuk mampu beradaptasi dengan baik terhadap perubahan pola kehidupan dan teknologi yang serba digital saat ini.

Namun, di balik perubahan dahsyat itu, menyiratkan suatu kondisi yang kurang ideal dalam kehidupan manusia, khususnya yang terjadi di Negara Republik Indonesia dewasa ini. Entah karena kesiapan dalam beradaptasi dengan teknologi yang kurang berjalan dengan baik atau karena sistem pendidikan kita yang justru gagal dalam memberikan dukungan kepada para generasi muda untuk mampu beradaptasi pada teknologi baru dengan baik dan mampu memanfaatkan perubahan dan perkembangan teknologi secara positif. Faktanya, generasi muda saat ini dapat kita saksikan seolah-olah berubah menjadi Manusia Digital, yang dalam aktivitas kehidupannya tidak dapat dipisahkan dengan gadget-nya, terutama handphone (HP). HP seolah-olah menjadi dewa dalam kehidupan manusia di era modern saat ini, terutama bagi para generasi muda.

Baca juga:   Mafia Cracy: Negara dalam Negara

Aktivitas dalam Ponsel Pintar

Beragam aktivitas dapat dilakukan hanya dengan bantuan ponsel pintar yang mereka miliki, namun pada kenyataannya mereka malah menjadi budak dari teknologi itu sendiri. Banyak generasi muda, khususnya anak-anak, tidak mampu lepas dari HP hingga kecanduan yang pada akhirnya membuat anak malas sekolah, malas belajar, dan bersosialisasi sehingga menjadi anak yang asyik dengan dunianya sendiri. Belum lagi beragam kasus cyber bullying yang terjadi di masyarakat menunjukkan bahwa penggunaan media sosial di masyarakat masih belum sepenuhnya berdampak positif, bahkan cenderung lebih banyak ke arah sisi yang negatif.

Begitu pun dengan para mahasiswa yang memanfaatkan perkembangan teknologi ini dengan cara-cara yang kurang bijak, seperti plagiarisme, pemanfaatan AI yang salah sasaran dalam pengerjaan tugas-tugas kuliah hingga tugas akhirnya. Banyak para akademisi yang melakukan tridharma perguruan tinggi. Namun karyanya bukan hasil orisinal, melainkan dari perbantuan AI tanpa modifikasi dan pemikiran sendiri di dalamnya. Selain itu, angka kejahatan siber pun melesat dengan angka yang luar biasa. Jumlah kasus kejahatan siber tahun 2023, yaitu penipuan 1.414 kasus, pencemaran nama baik 838 kasus, pornografi 457 kasus, akses ilegal 353 kasus, dan perjudian 250 kasus (Mabes Polri).

Baca juga:   Graham Arnold Kecam Format Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia: "Begini Amat Aturannya!"

Kondisi ini tentunya tidak dapat terus dibiarkan dan memerlukan suatu solusi bersama serta keterlibatan semua pihak. Untuk dapat menghentikan sumber daya manusia Indonesia berubah menjadi Manusia Digital. Beragam solusi sebenarnya dapat dilakukan untuk mengatasi kondisi ini agar pemanfaatan teknologi dapat berdampak lebih positif di berbagai bidang. Namun, hal ini tentunya harus didukung oleh semua aspek dan kalangan. Di antaranya peran serta pemerintah sebagai otoritas tertinggi dalam penyelenggaraan berbangsa dan bernegara.

Pemanfaatan Teknologi

Pemerintah perlu memiliki suatu program jangka panjang dalam pemberian edukasi terkait pemanfaatan dan penggunaan teknologi yang sesuai. Kepada masyarakat secara luas, baik yang berada di kota maupun di daerah. Edukasi tersebut harus dapat memberikan pemahaman yang kuat akan penggunaan dan pemanfaatan teknologi yang positif. Sehingga nantinya masyarakat benar-benar mampu memanfaatkan teknologi ini ke arah penggunaan yang ideal. Selain itu, para orang tua pun dapat memahami penggunaan teknologi. Dan mampu memberikan pengawasan kepada anak-anaknya dari penggunaan teknologi yang negatif.

Selain itu, dunia pendidikan perlu membangun kurikulum. Yang mampu memberikan pemetaan dan roadmap pemanfaatan IT dari tingkat SD hingga perguruan tinggi. Sehingga dari mulai SD hingga PT, pendidikan IT diberikan sesuai dengan porsinya serta sesuai dengan pemanfaatannya berdasarkan kebutuhan dan usianya.

Baca juga:   Animasi Lord of Mysteries Resmi Rilis, Simak Jadwal Lengkapnya

Begitu pun dengan kehidupan sosial masyarakat, diperlukan edukasi mendalam yang melibatkan beragam institusi. Agar pemanfaatan IT ini benar-benar dapat dirasakan berdampak positif bagi kehidupan masyarakat. Sebut saja penggunaan uang digital, pembayaran secara online, e-commerce, penggunaan media sosial, dan aktivitas sosial lainnya yang melibatkan pemanfaatan IT. Diperlukan edukasi yang lebih mendalam yang seharusnya dilakukan oleh pemerintah dan dukungan dari pihak lain. Seperti swasta, institusi pemerintahan, dan lembaga swadaya masyarakat untuk bersama-sama berperan aktif memberikan edukasi. Agar manusia Indonesia dapat menjadi manusia modern yang maju dan mampu beradaptasi serta memanfaatkan IT untuk kemajuan bangsa dan negara.

Oleh karena itu, sudah saatnya manusia Indonesia tidak lagi menjadi Manusia Digital yang menjadi budak teknologi. Namun sebaliknya menjadi manusia modern yang mampu menjadikan teknologi sebagai salah satu alat bantu. Untuk menjalankan aktivitas kehidupannya secara lebih produktif, efektif, dan efisien dalam berbagai bidang. Sehingga mampu berkembang menjadi negara yang besar dan tangguh yang dapat bersaing dengan berbagai bangsa besar di dunia internasional. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: digitalManusia DigitalOpini


Related Posts

Makan Bergizi Gratis
HEADLINE

Makan Bergizi Gratis dalam Perspektif Penggunaan APBN dan Ekonomi Makro

24 Februari 2026
Pesan Moral dan Sosial Ibadah Puasa
HEADLINE

Pesan Moral dan Sosial Ibadah Puasa

23 Februari 2026
40 Tahun Berlalu, Apakah Otawa Charter Sudah Berdampak Saat Ini?
HEADLINE

40 Tahun Berlalu, Apakah Otawa Charter Sudah Berdampak Saat Ini?

10 Februari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

apple kamera
HEADLINE

Apple Uji Sensor Kamera 200 MP untuk iPhone Generasi Berikutnya

26 Maret 2026

WWW.PASJABAR.COM — Apple dikabarkan tengah mempertimbangkan penggunaan sensor kamera utama 200 MP untuk iPhone generasi selanjutnya, mengikuti...

harga pangan

Harga Pangan Fluktuatif, Cabai Rawit dan Ayam Alami Kenaikan

26 Maret 2026
Samsung Resmi Rilis Galaxy A57 dan A37 dengan Fitur AI

Samsung Resmi Rilis Galaxy A57 dan A37 dengan Fitur AI

26 Maret 2026
wahana terbang rooftop

Viral di Medsos, Wahana Terbang Rooftop Bandung Diserbu Wisatawan

26 Maret 2026
harimau benggala

Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Mati Diduga Terinfeksi Virus

26 Maret 2026

Highlights

Viral di Medsos, Wahana Terbang Rooftop Bandung Diserbu Wisatawan

Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Mati Diduga Terinfeksi Virus

Harga Tiket Naik, Pemudik Tetap Padati Terminal Leuwipanjang Bandung

Harmoni 7 Negara di Skuad Garuda: John Herdman Beberkan Alasan Bawa Gerbong Asisten Asing

Transfer Barcelona 2026: Batas Harga Bintang Atletico Madrid Julian Alvarez Ditetapkan, Hansi Flick Bidik Alessandro Bastoni

Alasan John Herdman Panggil Elkan Baggott: Bukan Sekadar Faktor ‘Inggris’, Tapi Standar Championship!

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.