CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 1 Februari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Manusia Digital

Hanna Hanifah
13 Februari 2025
Manusia Digital

ilustrasi. (foto: freepik)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT
Dhea Perdana Coenraad, Dosen STIE Pasundan

Oleh: Dhea Perdana Coenraad, Dosen STIE Pasundan (Manusia Digital)

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Teknologi merupakan suatu hal yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia modern saat ini, bahkan dapat dikatakan setiap hari, dari mulai bangun tidur hingga tidur kembali, manusia saat ini selalu bersentuhan dengan teknologi. Hal ini tentunya berdampak besar pada perilaku manusia itu sendiri. Kejadian luar biasa yang terjadi di awal tahun 2020 di Indonesia, yaitu pandemi Covid-19, ternyata berdampak besar dan memberikan perubahan ekstrem pada kehidupan manusia. Seolah-olah semua manusia di muka bumi ini harus siap dengan perubahan besar dan ekstrem dalam menjalankan kehidupannya, di mana manusia dituntut untuk mampu beradaptasi dengan baik terhadap perubahan pola kehidupan dan teknologi yang serba digital saat ini.

Namun, di balik perubahan dahsyat itu, menyiratkan suatu kondisi yang kurang ideal dalam kehidupan manusia, khususnya yang terjadi di Negara Republik Indonesia dewasa ini. Entah karena kesiapan dalam beradaptasi dengan teknologi yang kurang berjalan dengan baik atau karena sistem pendidikan kita yang justru gagal dalam memberikan dukungan kepada para generasi muda untuk mampu beradaptasi pada teknologi baru dengan baik dan mampu memanfaatkan perubahan dan perkembangan teknologi secara positif. Faktanya, generasi muda saat ini dapat kita saksikan seolah-olah berubah menjadi Manusia Digital, yang dalam aktivitas kehidupannya tidak dapat dipisahkan dengan gadget-nya, terutama handphone (HP). HP seolah-olah menjadi dewa dalam kehidupan manusia di era modern saat ini, terutama bagi para generasi muda.

Baca juga:   Kepemimpinan Narsistik Manipulatif

Aktivitas dalam Ponsel Pintar

Beragam aktivitas dapat dilakukan hanya dengan bantuan ponsel pintar yang mereka miliki, namun pada kenyataannya mereka malah menjadi budak dari teknologi itu sendiri. Banyak generasi muda, khususnya anak-anak, tidak mampu lepas dari HP hingga kecanduan yang pada akhirnya membuat anak malas sekolah, malas belajar, dan bersosialisasi sehingga menjadi anak yang asyik dengan dunianya sendiri. Belum lagi beragam kasus cyber bullying yang terjadi di masyarakat menunjukkan bahwa penggunaan media sosial di masyarakat masih belum sepenuhnya berdampak positif, bahkan cenderung lebih banyak ke arah sisi yang negatif.

Begitu pun dengan para mahasiswa yang memanfaatkan perkembangan teknologi ini dengan cara-cara yang kurang bijak, seperti plagiarisme, pemanfaatan AI yang salah sasaran dalam pengerjaan tugas-tugas kuliah hingga tugas akhirnya. Banyak para akademisi yang melakukan tridharma perguruan tinggi. Namun karyanya bukan hasil orisinal, melainkan dari perbantuan AI tanpa modifikasi dan pemikiran sendiri di dalamnya. Selain itu, angka kejahatan siber pun melesat dengan angka yang luar biasa. Jumlah kasus kejahatan siber tahun 2023, yaitu penipuan 1.414 kasus, pencemaran nama baik 838 kasus, pornografi 457 kasus, akses ilegal 353 kasus, dan perjudian 250 kasus (Mabes Polri).

Baca juga:   Baru 36 Persen Anak Usia 6-11 Tahun di Jawa Bali Dapat Vaksin COVID-19 Dosis Pertama

Kondisi ini tentunya tidak dapat terus dibiarkan dan memerlukan suatu solusi bersama serta keterlibatan semua pihak. Untuk dapat menghentikan sumber daya manusia Indonesia berubah menjadi Manusia Digital. Beragam solusi sebenarnya dapat dilakukan untuk mengatasi kondisi ini agar pemanfaatan teknologi dapat berdampak lebih positif di berbagai bidang. Namun, hal ini tentunya harus didukung oleh semua aspek dan kalangan. Di antaranya peran serta pemerintah sebagai otoritas tertinggi dalam penyelenggaraan berbangsa dan bernegara.

Pemanfaatan Teknologi

Pemerintah perlu memiliki suatu program jangka panjang dalam pemberian edukasi terkait pemanfaatan dan penggunaan teknologi yang sesuai. Kepada masyarakat secara luas, baik yang berada di kota maupun di daerah. Edukasi tersebut harus dapat memberikan pemahaman yang kuat akan penggunaan dan pemanfaatan teknologi yang positif. Sehingga nantinya masyarakat benar-benar mampu memanfaatkan teknologi ini ke arah penggunaan yang ideal. Selain itu, para orang tua pun dapat memahami penggunaan teknologi. Dan mampu memberikan pengawasan kepada anak-anaknya dari penggunaan teknologi yang negatif.

Selain itu, dunia pendidikan perlu membangun kurikulum. Yang mampu memberikan pemetaan dan roadmap pemanfaatan IT dari tingkat SD hingga perguruan tinggi. Sehingga dari mulai SD hingga PT, pendidikan IT diberikan sesuai dengan porsinya serta sesuai dengan pemanfaatannya berdasarkan kebutuhan dan usianya.

Baca juga:   Mahasiswa Bandung Gelar Aksi Evaluasi Satu Tahun Prabowo-Gibran

Begitu pun dengan kehidupan sosial masyarakat, diperlukan edukasi mendalam yang melibatkan beragam institusi. Agar pemanfaatan IT ini benar-benar dapat dirasakan berdampak positif bagi kehidupan masyarakat. Sebut saja penggunaan uang digital, pembayaran secara online, e-commerce, penggunaan media sosial, dan aktivitas sosial lainnya yang melibatkan pemanfaatan IT. Diperlukan edukasi yang lebih mendalam yang seharusnya dilakukan oleh pemerintah dan dukungan dari pihak lain. Seperti swasta, institusi pemerintahan, dan lembaga swadaya masyarakat untuk bersama-sama berperan aktif memberikan edukasi. Agar manusia Indonesia dapat menjadi manusia modern yang maju dan mampu beradaptasi serta memanfaatkan IT untuk kemajuan bangsa dan negara.

Oleh karena itu, sudah saatnya manusia Indonesia tidak lagi menjadi Manusia Digital yang menjadi budak teknologi. Namun sebaliknya menjadi manusia modern yang mampu menjadikan teknologi sebagai salah satu alat bantu. Untuk menjalankan aktivitas kehidupannya secara lebih produktif, efektif, dan efisien dalam berbagai bidang. Sehingga mampu berkembang menjadi negara yang besar dan tangguh yang dapat bersaing dengan berbagai bangsa besar di dunia internasional. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: digitalManusia DigitalOpini


Related Posts

Tentara Israel
HEADLINE

Penulis Sekaligus Ex Ketum JITU Ungkap Mitos Kehebatan Tentara Israel Dalam Bedah Buku Di Bandung

19 Januari 2026
Merampok Daulat Rakyat
HEADLINE

Merampok Daulat Rakyat

31 Desember 2025
sunda
HEADLINE

Pemikiran Dan Kontribusi Karl Fredirck Holle: “Karuhun” Orang Sunda Modern

29 Desember 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

Chelsea menang comeback atas West Ham United. (Foto: REUTERS/David Klein)
HEADLINE

Comeback Fantastis Di Stamford Bridge: Chelsea Taklukkan West Ham United 3-2 Setelah Sempat Tertinggal Dua Gol Pada Babak Pertama

1 Februari 2026

LONDON, WWW.PASJABAR.COM -- Chelsea sukses meraih kemenangan comeback dramatis atas West Ham United meskipun mereka sempat tertinggal...

Skuad Arsenal merayakan gol Martin Zubimendi ke gawang Leeds United, Sabtu (31/01/2026). (c) AP Photo/Ian Hodgson

Arsenal Pesta Gol Di Elland Road: Skuad The Gunners Hancurkan Leeds United 4-0 Dan Kokohkan Posisi Di Puncak Klasemen

1 Februari 2026
Pemain Barcelona Lamine Yamal (kiri) berebut bola dengan pemain Elche John Donald pada laga La Liga/Liga Spanyol antara Elche vs Barcelona (c) AP Photo/Jose Breton

Barcelona Bungkam Elche 3-1: Lamine Yamal Tampil Sempurna Saat Blaugrana Curi Poin Penuh Di Estadio Martinez Valero

1 Februari 2026
Anak digigit anjing di Cibuntu Bandung. (Uby/pasjabar)

Teror Kawanan Anjing Di Cibuntu: Seorang Anak Kecil Terluka Parah Akibat Digigit Hewan Peliharaan Yang Lepas Ke Pemukiman Warga

1 Februari 2026
STKIP Pasundan Open

Universitas Esa Unggul dan UNDIP Juara Umum STKIP Pasundan Open Tournament Piala Kemenpora 2026 Series II

1 Februari 2026

Highlights

Teror Kawanan Anjing Di Cibuntu: Seorang Anak Kecil Terluka Parah Akibat Digigit Hewan Peliharaan Yang Lepas Ke Pemukiman Warga

Universitas Esa Unggul dan UNDIP Juara Umum STKIP Pasundan Open Tournament Piala Kemenpora 2026 Series II

Bojan Hodak Bongkar Rahasia! Alasan Andrew Jung Langsung Ditarik Keluar Usai Cetak Gol ke Gawang Persis Solo

STKIP Pasundan Dukung Gowes Baraya Bandung, Kampanyekan Hidup Sehat dan Kebersamaan Warga

NASA Umumkan Misi Astronot Swasta Baru, Axiom Space Jadi Andalan

Imbang Lawan Irak, Indonesia Kukuh di Puncak Grup A AFC Futsal Asian Cup 2026

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.