BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Ratusan penumpang mulai memadati Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, pada Kamis (3/4/2025) pagi.
Mereka bersiap untuk kembali ke daerah asal seperti Bogor, Sukabumi, dan Jakarta setelah merayakan Lebaran di Bandung.
Arus balik ini menyebabkan lonjakan jumlah penumpang di Terminal Leuwipanjang, yang diperkirakan akan terus meningkat hingga akhir pekan mendatang.
Selain kepadatan, para penumpang mengeluhkan kenaikan harga tiket bus yang cukup signifikan. Harga tiket mengalami kenaikan sebesar Rp20.000 hingga Rp30.000, sehingga memberatkan sebagian penumpang.
“Biasanya saya bayar Rp80.000, sekarang jadi Rp110.000. Jujur agak berat, tapi mau bagaimana lagi, harus tetap pulang,” ujar Yeni, salah seorang penumpang tujuan Jakarta.
Hal serupa juga dirasakan Wulan, penumpang lainnya yang hendak kembali ke Bogor.
“Liburan di Bandung sudah cukup, sekarang waktunya balik. Tapi harga tiket naik, jadi harus mengatur pengeluaran lebih ketat,” katanya.
Sebagian penumpang memilih pulang lebih awal untuk menghindari kemacetan di jalur-jalur utama.
Mereka memperkirakan puncak arus balik akan terjadi pada akhir pekan mendatang. Terutama karena banyak pekerja dan pelajar yang harus kembali ke aktivitas normal setelah libur panjang.
Pihak pengelola terminal mengimbau penumpang untuk tetap mengutamakan keselamatan. Dan membeli tiket resmi agar terhindar dari calo yang memanfaatkan situasi ini.
“Kami terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan perusahaan otobus untuk memastikan pelayanan tetap optimal,” kata seorang petugas di Terminal Leuwipanjang.
Kepadatan di Terminal Leuwipanjang diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan arus balik Lebaran yang masih berlangsung.
Penumpang diimbau untuk datang lebih awal dan tetap waspada terhadap potensi lonjakan harga tiket yang masih dapat terjadi. (uby)












