BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Khairizal Maris, alumni Program Studi Fotografi Fakultas Ilmu Seni dan Sastra (FISS) Universitas Pasundan (Unpas), berhasil meraih juara pertama dalam ajang Sony World Photography Awards (SWPA) 2025 kategori Street Photography.
Kompetisi bergengsi tingkat internasional ini diselenggarakan oleh World Photography Organisation dan didukung oleh Sony sejak tahun 2007.
SWPA menjadi ajang yang sangat prestisius, menghadirkan ribuan karya dari fotografer berbagai negara, dengan empat kategori utama yakni Profesional, Terbuka, Remaja, dan Pelajar.
Kemenangan Khairizal menjadi bukti bahwa karya anak bangsa memiliki daya saing tinggi di panggung global. Dalam wawancaranya, Khairizal mengungkapkan bahwa partisipasinya tahun ini bukan yang pertama.
“Awalnya sih dari tahun kemarin nyoba ikutan, tapi belum rejeki,” tuturnya santai, dilansir dari unpas.ac.id.
Namun semangatnya tidak padam. Ia kembali mencoba di tahun berikutnya, tanpa ekspektasi berlebihan.
“Saya pilih-pilih foto, kirim terus lupain aja. Kalau menang ya bonus, kalau belum rejeki ya coba lagi nanti,” ujarnya.
Salah satu foto yang mengantarkannya menjadi juara merupakan hasil momen spontan saat Persib Bandung meraih gelar juara musim lalu.
Foto Konvoi Bobotoh
Kala itu, Khairizal tengah berada di Jalan Laswi, Kota Bandung, dan menyaksikan konvoi suporter Persib, Bobotoh, yang membawa flare merah di tengah malam.
“Ada flare yang nyala merah, momennya gelap dan tiba-tiba ada cahaya. Ya spontan aja langsung saya foto,” jelasnya.
Dari tiga foto yang dikirimkan, foto tersebut menjadi satu-satunya karya yang belum pernah dipublikasikan, dan justru menjadi yang paling mencuri perhatian dewan juri.
“Dari tiga foto, dua lainnya udah pernah dipublikasikan. Nah yang satu ini belum, dan momennya juga menarik banget,” tambahnya.
Perjalanan Khairizal dalam dunia fotografi dimulai sejak kuliah di Unpas pada tahun 2005. Sebelum itu, ia mengaku belum terlalu tertarik dengan fotografi.
“Dulu sebelum kuliah belum tertarik fotografi, cuma suka lihat-lihat foto di koran, di rumah juga kebetulan berlangganan koran,” kenangnya.
Kini, kemenangannya di SWPA 2025 bukan hanya menjadi prestasi pribadi, tapi juga motivasi besar bagi fotografer muda Indonesia untuk terus berkarya dan percaya diri menunjukkan hasil karya mereka ke dunia. (han)












