BEKASI, WWW.PASJABAR.COM – Kota Bekasi terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur guna mendukung mobilitas warga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Fokus utama pemerintah daerah adalah perbaikan dan normalisasi berbagai infrastruktur. Mulai dari perbaikan jalan dan jembatan, normalisasi saluran air dan drainase. Hingga pemeliharaan fasilitas umum seperti trotoar, taman kota, dan penerangan jalan.
Untuk mewujudkan program tersebut, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi mengumumkan rencana pengalokasian anggaran sebesar Rp 2,1 triliun pada tahun 2025 ini.
Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, menjelaskan bahwa anggaran yang besar ini disiapkan. Sebagai jawaban atas berbagai persoalan infrastruktur yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.
“Total dana yang digelontorkan untuk normalisasi dan perbaikan infrastruktur pada tahun 2025 tidak main-main. Mencapai Rp 2,1 triliun,” ujar Sardi.
Menurut Sardi, kondisi infrastruktur di Kota Bekasi merupakan pekerjaan rumah yang serius bagi pemerintah daerah.
Dengan besarnya anggaran yang telah disetujui, ia berharap Pemerintah Kota Bekasi dapat menyusun perencanaan yang matang dan tepat sasaran.
“Kami berharap Wali Kota Bekasi dapat memetakan permasalahan terkait infrastruktur dan banjir. Sehingga bisa memberikan solusi yang baik ke depannya,” pungkas Sardi.
Pemkot Bekasi juga berencana melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala agar pelaksanaan proyek berjalan efektif dan sesuai target.
Kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk masyarakat dan pengembang, juga akan menjadi kunci keberhasilan program ini. (*/put)












