www.pasjabar.com — Frenkie de Jong kembali mencuri perhatian, bukan karena kontroversi atau performa negatif, melainkan karena sikap loyalnya terhadap FC Barcelona. Meski digoda banyak klub besar Eropa, pemain asal Belanda ini tetap memilih bertahan di Camp Nou, bahkan rela jika pendapatannya kembali dipotong.
Sejak didatangkan dari Ajax Amsterdam pada 2019, De Jong memang kerap diterpa kritik, apalagi karena sering mengalami cedera.
Ia sempat dianggap membebani keuangan klub tanpa kontribusi signifikan. Namun, De Jong tak pernah menyerah, dan musim 2024/2025 menjadi titik baliknya.
Bangkit Bersama Hansi Flick
Di bawah arahan pelatih anyar Hansi Flick, Frenkie de Jong mulai menemukan performa terbaiknya.
Ia tampil sebanyak 45 kali di berbagai kompetisi dan memainkan peran penting dalam keberhasilan Barcelona menjuarai LaLiga musim ini.
Meski sempat absen delapan laga awal musim karena cedera pergelangan kaki, Flick tetap memberikan kepercayaan penuh padanya.
Tak heran jika De Jong kini masuk dalam daftar pemain prioritas yang ingin dipertahankan manajemen untuk proyek jangka panjang Barcelona.
Pemotongan Gaji Tak Jadi Penghalang
Salah satu bentuk komitmen nyata De Jong adalah kesediaannya menerima pemotongan gaji.
Sebelumnya, ia merupakan pemain dengan bayaran tertinggi di klub, mencapai 25 juta euro per tahun pada musim 2019–2020.
Kini, gajinya telah dipotong menjadi sekitar 19 juta euro, dan laporan dari Barca Times menyebutkan ia siap menerima pemotongan lagi dalam kontrak barunya.
Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan terhadap stabilitas finansial klub yang masih berjuang mengatasi krisis ekonomi dan patuh terhadap aturan Financial Fair Play (FFP).
Kontrak Baru Menanti, Masa Depan Masih Abu-abu
Meskipun kontraknya masih berlaku hingga Juni 2026, masa depan De Jong belum sepenuhnya jelas. Presiden Joan Laporta mengakui situasinya mendesak dan berencana segera memperpanjang kontraknya.
Ia menegaskan, “Kami tidak ingin memiliki pemain yang kontraknya tinggal satu tahun.”
Dengan loyalitas yang ditunjukkan De Jong, tampaknya upaya perpanjangan kontrak bukan hanya formalitas.
Ia telah menolak pendekatan dari klub seperti Manchester United, Chelsea, dan PSG, membuktikan bahwa Barcelona tetap jadi prioritas utamanya.












