BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Sidang Promosi Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Universitas Pasundan (Unpas) digelar di Aula Mandalasaba dr. Djoenjoenan, Jalan Sumatra No. 41 Kota Bandung, Sabtu (28/6/2025).
Pada kesempatan ini, Erga Yuhandra berhasil mempertahankan disertasinya berjudul Penataan Kembali Lembaga di Lingkungan Eksekutif dalam Perspektif Hukum Tata Negara.
Sidang promosi tersebut dipimpin oleh Prof. Dr. H. Bambang Heru P, M.S., dengan Prof. Dr. I. Gede Pantja Astawa, S.H., M.H. sebagai Promotor dan Prof. Dr. T. Subarsyah, S.H., S.Sos., Sp.1., M.M. sebagai Co-Promotor.
Hadir pula tim penguji yang terdiri dari Dr. Siti Rodiah, S.H., M.H., Dr. Berna Sudjana Ermaya, S.H., M.H., dan Dr. Firdaus Arifin, S.H., M.H.

Dalam disertasinya, Erga menyoroti munculnya banyak lembaga, badan, dewan, atau komisi di lingkungan eksekutif sejak era reformasi.
Menurutnya, keberadaan lembaga-lembaga ini sering menimbulkan masalah efektivitas dan efisiensi kerja. Tumpang tindih fungsi, serta pemborosan anggaran negara.
Penelitian yang dilakukan Erga menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan metode deskriptif analitis.

Data diperoleh melalui kajian bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, kemudian dianalisis secara kualitatif.
Hasil dan Harapan
Hasil penelitian menunjukkan perlunya penataan ulang lembaga di lingkungan eksekutif. Untuk mendukung tercapainya rencana strategis pembangunan nasional, meningkatkan efektivitas pemerintahan, serta penyederhanaan birokrasi.
“Tujuan dari penelitian saya adalah untuk mengetahui urgensi penataan lembaga eksekutif dan mencari konsep penataan kelembagaan negara di masa depan,” kata Erga usai sidang.
Ia berharap ke depannya kebijakan politik hukum kelembagaan dapat dirumuskan. Dalam bentuk undang-undang yang mengatur pembentukan, pembubaran, dan penggabungan lembaga negara demi kepastian hukum.

Erga lulus dengan predikat sangat memuaskan, meraih IPK 3,79, dan menjadi doktor ilmu hukum ke-125 yang diluluskan Unpas. Sidang promosi diakhiri dengan ucapan selamat dari para penguji dan civitas akademika Pascasarjana Unpas.
Ia juga menyampaikan kesannya selama menempuh studi di Unpas. Dan mengapresiasi fleksibilitas kampus, kualitas dosen, dan pembimbing yang dinilainya luar biasa.
“Unpas nyaman, dosen-dosennya baik, dan itu menjadi rekomendasi bagi teman-teman saya di Kuningan. Harapannya program doktor ilmu hukum Unpas lebih berkembang dan menjadi pilihan pasti setiap generasi,” ucapnya. (han)












