WWW.PASJABAR.COM – Nama anggota BTS, SUGA, kembali menjadi sorotan publik setelah munculnya petisi dari pemirsa Korean Broadcasting System (KBS) yang meminta agar penampilannya di layar kaca dibatasi.
Petisi bertajuk “Permintaan untuk Membatasi Penampilan SUGA Terkait Denda DUI-nya” itu diunggah pada 23 Juni 2025. Di papan pesan resmi pemirsa KBS dan langsung menarik perhatian netizen serta media di Korea Selatan.
Petisi Publik
Dalam petisi tersebut, penulis menuntut agar KBS segera membentuk Komite Peninjauan Peraturan Penampilan Siaran. Guna mengevaluasi kelayakan SUGA BTS tampil di televisi publik.
Hal ini berkaitan dengan kasus pelanggaran hukum yang dilakukan SUGA pada 6 Agustus 2024 lalu. Saat ia tertangkap mengendarai skuter listrik dalam keadaan mabuk. Saat itu, SUGA sedang menjalani dinas wajib militer sebagai agen layanan sosial.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, kadar alkohol dalam darah SUGA dilaporkan melebihi 0,08 persen. Ambang batas yang ditetapkan untuk pencabutan izin mengemudi di Korea Selatan.
Kasus tersebut berujung pada denda sebesar 15 juta KRW atau sekitar Rp178,5 juta melalui perintah ringkasan pada September 2024.
Penulis petisi menyebut, mengemudi dalam keadaan mabuk merupakan pelanggaran serius yang bisa membahayakan keselamatan publik.
Mereka menilai, sebagai figur publik dengan pengaruh besar khususnya di kalangan anak muda, kehadiran SUGA di televisi berpotensi mengaburkan kesadaran masyarakat akan bahayanya pelanggaran DUI (driving under the influence).
“Langkah cepat dan adil harus diambil untuk menjaga kepercayaan publik dan memperkuat tanggung jawab KBS sebagai lembaga penyiaran publik,” tulis pemohon dalam petisi tersebut.
Sebelumnya, pihak KBS tidak mengambil tindakan apa pun karena kasus ini masih dalam proses hukum.
Namun setelah keputusan hukum dijatuhkan dan SUGA resmi menyelesaikan dinas militernya pada 21 Juni 2025, desakan agar KBS segera meninjau kembali penampilannya pun semakin menguat.
KBS sendiri diketahui memiliki sistem peninjauan internal untuk menentukan kelayakan selebritas yang terlibat pelanggaran hukum atau etika tampil di layar kaca.
Sejumlah selebritas seperti aktor Kwak Do Won dan penyanyi Kim Ho Joong pernah dilarang tampil karena kasus serupa.
Hingga kini, pihak KBS belum memberikan tanggapan resmi terkait petisi tersebut. Sementara itu, dengan selesainya wajib militer seluruh anggota BTS, para penggemar menanti kembalinya grup tersebut dalam formasi lengkap. (han)












