WWW.PASJABAR.COM – Kabar duka datang dari dunia musik Tanah Air, penyanyi dangdut legendaris Hamdan ATT meninggal dunia pada Selasa (1/7/2025) pukul 12.00 WIB di usia 76 tahun.
Informasi ini dikonfirmasi oleh putrinya, Aisyah, dan juga diunggah melalui akun Instagram keluarga @realhamdan.att serta akun pribadi anaknya, Haikal Attamami.
“Innalilahi wa inna ilaihi rojiun, telah berpulang ke rahmatullah, Aba @realhamdan.att pada jam 12.00. Mohon doanya,” tulis Haikal dalam Instagram Story @hay_kal.
Riwayat Penyakit dan Kondisi Kesehatan
Meski penyebab pasti belum diungkapkan, diketahui bahwa Hamdan ATT telah lama berjuang melawan berbagai penyakit kronis.
Sejak tahun 2017, ia mengalami dua kali serangan stroke yang mengharuskannya dirawat intensif di rumah sakit.
Ia juga sempat menjalani operasi pada akhir 2024 akibat pecah pembuluh darah di otak, disebabkan oleh penumpukan cairan. Sehingga harus dipasang selang di kepala.
Selain itu, infeksi paru-paru dan penurunan fungsi ginjal turut memperburuk kondisi kesehatannya. Menurut pernyataan sang istri, Hasibah, Hamdan juga harus menjalani cuci darah secara berkala serta suntikan EPO untuk menjaga kadar hemoglobin.
“Per dua minggu berobat, Rp2 juta lebih pasti keluar. Belum biaya susu,” ujar Hasibah, seraya mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah membantu biaya pengobatan sang suami.
Sosok dan Kiprah Musik
Hamdan ATT, yang memulai karier musiknya sejak tahun 1964, dikenal luas berkat lagu legendarisnya “Termiskin di Dunia” yang melambungkan namanya pada era 1980-an.
Sepanjang kariernya, ia telah merilis banyak lagu populer, seperti “Berkawan Dalam Duka”, “Petualangan Cinta”, “Jangan Cintai Aku”, “Berdosa”, dan “Nurlela”.
Dedikasinya terhadap musik dangdut membuatnya diganjar penghargaan Lifetime Achievement dalam ajang Indonesian Dangdut Awards 2021.
Dukungan dan Solidaritas Sesama Seniman
Menjelang akhir hayatnya, Hamdan ATT mendapat perhatian dari sejumlah sahabat musisi yang turut menggalang dana untuk membantu biaya pengobatan.
Aksi solidaritas tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap kontribusi besar Hamdan ATT bagi industri musik dangdut Indonesia.
Kini, kepergian sang maestro meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga dan kerabat, tetapi juga bagi pecinta musik dangdut di seluruh Indonesia.
Dengan kepergian Hamdan ATT, Indonesia kehilangan salah satu figur penting dalam perkembangan musik dangdut. Semangat dan karya-karyanya akan terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus. (han)









