WWW.PASJABAR.COM – Mid-Season Invitational atau MSI 2025 hampir mencapai klimaksnya, dan salah satu kisah paling mencuri perhatian datang dari tim unggulan Tiongkok, Anyone’s Legend (AL).
Dalam perjalanan mereka menuju Grand Final, AL menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar bayangan Gen.G atau T1. Usai menumbangkan Bilibili Gaming 3-0 di Lower Bracket Semifinal pada 11 Juli, AL kini tinggal selangkah lagi dari panggung puncak.
Dominasi 3-0 Atas Bilibili Gaming
Seri melawan Bilibili Gaming (BLG) menunjukkan performa terbaik AL sejauh ini. Dalam tiga gim berturut-turut, tim yang dipimpin oleh Tarzan dan Flandre tampil solid dalam eksekusi strategi dan kontrol objektif.
- Game 1 dibuka dengan kontrol map rapi dari AL. Meskipun sempat kehilangan Drake dan menukar objektif, tim berhasil memenangkan pertarungan penting di sekitar Baron. Dan mengakhiri pertandingan lewat dorongan cepat di mid lane.
- Game 2, AL tampil lebih agresif sejak awal. Kael dan Hope mendominasi skirmish di botlane. Dan momentum terus mengalir hingga AL mengamankan Ocean Soul point dan menutup gim dengan meyakinkan.
- Game 3, meski BLG sempat bangkit dan mencuri Baron, AL tidak kehilangan fokus. Mereka kembali unggul dalam pertarungan tim dan memastikan kemenangan setelah memanfaatkan kesalahan ON di late game.
Dengan kemenangan ini, AL memastikan langkah ke Lower Bracket Final, menghadapi T1—sang raksasa Korea yang siap balas dendam setelah dikalahkan Gen.G di Upper Bracket Final.
Mimpi LPL di Tangan AL
AL kini satu-satunya wakil LPL yang tersisa di MSI 2025. Mereka akan menantang T1 pada 12 Juli. Dan pemenangnya akan melawan Gen.G di Grand Final keesokan harinya.
Duel ini bukan hanya soal tiket ke final, tetapi juga tentang dominasi regional antara LPL dan LCK. Yang terus bersaing memperebutkan tahta dunia League of Legends.
Rekor dan Statistik MSI 2025
Hingga kini, MSI 2025 telah mencatat lebih dari 56,78 juta jam ditonton, dengan mayoritas datang dari tahap Bracket.
Bahasa Inggris mendominasi total jam tonton, tetapi penonton Korea masih menjadi yang tertinggi dalam peak viewers. Terutama saat Gen.G dan T1 bertanding.
Fenomena co-streaming juga menjadi salah satu penggerak utama popularitas turnamen ini. Dengan nama-nama besar seperti Caedrel, Ibai, dan Baiano turut mengisi layar penggemar global.
Turnamen Penuh Kejutan dan Drama
MSI 2025 bukan hanya soal rivalitas klasik, tetapi juga tentang kejutan dan daya juang tim-tim dari wilayah non-tradisional.
FlyQuest dari LTA North hampir menumbangkan BLG dan mencetak sejarah. Sementara CTBC Flying Oyster berhasil memaksa T1 ke game kelima dalam salah satu seri paling mendebarkan.
Format double elimination dan sistem Fearless Draft memberikan warna baru dan menyuguhkan banyak pertandingan ketat. Termasuk beberapa reverse sweep dramatis yang membuat MSI kali ini dianggap sebagai salah satu edisi terbaik sepanjang sejarah.
Jadwal Penutup MSI 2025
- 12 Juli – Lower Bracket Final: T1 vs Anyone’s Legend
- 13 Juli – Grand Final: Gen.G vs Pemenang LBF
Dengan performa konsisten dan chemistry yang semakin matang, Anyone’s Legend punya peluang nyata menulis sejarah baru bagi LPL di panggung internasional. Namun sebelum mimpi itu tercapai, mereka harus melewati tembok besar bernama T1.
Apakah AL mampu membungkam raksasa Korea dan menantang Gen.G dalam laga puncak? Semua akan terjawab di akhir pekan ini. (han)









