CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 5 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Ujungberung Zona Merah Karena Warga Luar Jadikan Tempat Isolasi

Yatti Chahyati
24 November 2020
Libur Panjang, Jabar Diteksi 78 Wisatawan Reaktif

ilustrasi (ist hms jbr)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Angka Covid-19 di Kecamatan Cibiru meningkat usai banyak warga dari zona merah melakukan isolasi mandiri di sana.

“Mungkin, karena suasana di sini enak jadi orang dari luar daerah datang untuk ‘titirah’. Akibatnya, mereka menularkan virus COVID-19 kepada keluarga yang tinggal di satu rumah yang sama,” ujar Camat ujung Berung Jajang Hamdani, kemarin.

Sebelumnya Kecamatan Ujungberung merupakan salah satu Kecamatan yang merupakan zona biru. Namun karena banyak warga yang terindikasi covid dan dan melakukan isolasi mandiri di Ujungberung. Hal ini mengakibatkan peningkatan angka reproduksi Covid menjadi 13 kasus.

“Tapi sekarang angkanya menurun lagi menjadi 7 kasus sehingga yang sebelumnya merupakan zona merah sekarang turun menjadi zona orange,” papar Jajang.

Baca juga:   Cegah Banjir Gedebage, Kolam Retensi Pemkot Hanya 200 Meter

Meski demikian Kecamatan Ujungberung belum mengajukan untuk pembatasan sosial berskala mikro (PSBM).

“Karena untuk pengajuan PSBM harus melalui rapat dengan pihak-pihak terkait di masing-masing kewilayahan, dan kami melihat belum perlu untuk mengajukan PSBM,” terangnya.

sampai sejauh ini yang dilakukan hanyalah sosialisasi akan pentingnya penerapan protokol kesehatan. Jajang mengakui masih ada masyarakat yang lalai menerapkan protokol kesehatan terutama dalam menggunakan masker.

“Namun angka pelanggaran sudah banyak berkurang kalau dulu dalam sehari pelanggaran bisa terjadi 100 kali sementara sekarang tidak mencapai angka tersebut,” bebernya.

Baca juga:   Hindari Corona, Emil Sarankan Tak Bersalaman dan Cipika-cipiki

Jajang mengatakan yang paling penting dalam pencegahan penularan covid 19 adalah kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan. banyak masyarakat yang belum terbiasa untuk menggunakan masker dan mencuci tangan sehingga ada beberapa yang jika sampai ke rumah tidak langsung mandi atau mencuci tangan.

“Padahal semestinya ketika kita sudah sampai ke rumah sebelum kita melakukan aktivitas di dalam rumah kita mandi atau mencuci tangan. namun masyarakat belum terbiasa melakukan hal itu,” ujarnya.

Sementara itu menurut Kapolsek Ujungberung Kompol Heryana, pihaknya selalu melakukan operasi yustisi secara rutin setiap hari. Jika sebelumnya operasi dilakukan di jalan-jalan protokol maka sekarang dilakukan ke komplek-komplek dan ke perkampungan.

Baca juga:   Covid 19 Akan Tetap Ada Meski Jadi Tidak Mematikan

“Karena masyarakat banyak yang tidak menggunakan masker jika hanya bepergian sebentar dan dengan jarak yang dekat,” tuturnya.

Sampai sejauh ini sanksi yang diberikan kepada pelanggar adalah sanksi sosial seperti melakukan push-up menyanyikan lagu Indonesia Raya atau menghafal Pancasila.

“Kami mencatat nama-nama para pelanggar dan memberikan masker jika mereka melakukan pelanggaran tidak menggunakan masker,” tambahnya.

untuk jenis sanksi yang diberikan sudah sesuai dengan yang tertera dalam perwal. “Pada prinsipnya, kami hanya melakukan apa yang sudah tertera di dalam Perwal,” tuturnya. (Put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: COVID-19Kecamatan CibiruujungberungZona Merah


Related Posts

COVID-19
HEADLINE

Kasus COVID-19 Naik, Menkes Minta Masyarakat Waspada

11 Juni 2025
Kasus COVID
HEADLINE

RSHS Bandung Siaga Hadapi Potensi Lonjakan Kasus COVID-19

9 Juni 2025
Satpol PP Kota Cimahi Tertibkan APK yang Melanggar
PASJABAR

Satpol PP Kota Cimahi Tertibkan APK yang Melanggar

29 Januari 2024

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Bayern vs PSG Champions 2026
PASOLAHRAGA

Bayern vs PSG Membara! Rekor Gol Liga Champions Barcelona Terancam Tumbang

5 Mei 2026

# Bayern vs PSG Champions 2026 BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM -- Persaingan sengit antara Bayern Munich dan Paris Saint-Germain...

Xiaomi Mix

Rumor Xiaomi Mix 5 Meredup, Fokus Bergeser ke Xiaomi 18

5 Mei 2026
arsenal vs atletico madrid

Arsenal vs Atleti di Semifinal Liga Champions: Duel Penentuan ke Final, Siapa Lebih Siap?

5 Mei 2026
Pansus LKPJ DPRD Kota Bandung

Pansus LKPJ DPRD Kota Bandung Klaim Pembahasan Capai 75 Persen, Fokus Pertajam Misi SDM

5 Mei 2026
kolesterol tinggi

Ahli Sebut Faktor Tersembunyi yang Tingkatkan Risiko Kolesterol Tinggi

5 Mei 2026

Highlights

Pansus LKPJ DPRD Kota Bandung Klaim Pembahasan Capai 75 Persen, Fokus Pertajam Misi SDM

Ahli Sebut Faktor Tersembunyi yang Tingkatkan Risiko Kolesterol Tinggi

BMKG Prakirakan Hujan Lebat hingga Sangat Lebat Landa Indonesia

POCO C81 Pro Resmi Meluncur di Indonesia Mulai Rp1,6 Jutaan

Beckham Putra Ungkap Krusialnya Kemenangan atas PSIM

Catatan Bojan Hodak Usai Persib Bandung Tumbangkan PSIM

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.