BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Duta Besar Thailand untuk Indonesia Prapan Disyatat bersama Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman dan Wali Kota Bandung M. Farhan meninjau sekaligus meresmikan fasilitas baru di situs budaya Curug Dago, Kota Bandung, Rabu (23/7/2025).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari kerja sama antara Kedutaan Besar Thailand, PTTEP Indonesia dan Pemerintah Kota Bandung.

Dalam upaya pelestarian serta pengembangan situs batu prasasti peninggalan Raja Siam (Thailand) Raja Rama V (Chulalongkorn). Dan Raja Rama VII (Prajadhipok) yang berkunjung ke Bandung pada awal abad ke-20.
Dalam agenda ini, Dubes Thailand meresmikan paviliun dan tangga akses yang dibangun. Untuk memudahkan wisatawan menikmati keindahan Curug Dago sekaligus mengenal nilai sejarah prasasti tersebut.

Perbaikan fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan wisatawan lokal maupun mancanegara. Sekaligus menjadikan Curug Dago sebagai destinasi wisata sejarah dan budaya unggulan di Kota Bandung.
Situs Curug Dago dikenal sebagai salah satu lokasi bersejarah karena di sana terdapat prasasti batu yang memuat tulisan aksara Thai kuno.
Prasasti tersebut dibuat untuk mengenang kunjungan Raja Chulalongkorn pada tahun 1896 dan Raja Prajadhipok pada tahun 1929. Keduanya dikenal sebagai raja modernisasi Thailand yang menjalin hubungan baik dengan Hindia Belanda (kini Indonesia) kala itu.

Sekda Jabar Herman Suryatman menekankan pentingnya situs ini. Sebagai pengingat hubungan diplomatik kedua negara yang telah terjalin sejak lama.
Dukungan Pemkot Bandung
Wali Kota Bandung M. Farhan menyatakan Pemkot Bandung akan terus berupaya memperkuat daya tarik Curug Dago sebagai wisata sejarah.
Selain perbaikan infrastruktur, Pemkot akan menambahkan informasi edukatif berupa papan interpretasi sejarah. Serta mengintegrasikan destinasi ini ke jalur wisata heritage Kota Bandung.

Peresmian fasilitas ini sekaligus menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama bilateral di bidang budaya dan pariwisata.
PTTEP Indonesia selaku mitra mendukung penuh upaya pelestarian ini sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di sektor budaya dan lingkungan.
Dengan adanya fasilitas baru ini, Curug Dago diharapkan tidak hanya dikenal karena keindahan air terjunnya. Tetapi juga sebagai ikon diplomasi budaya yang mempertemukan sejarah dua negara sahabat: Indonesia dan Thailand. (eci)









