BANDUNG BARAT, WWW.PASJABAR.COM – Kecelakaan maut beruntun terjadi di Jalan Kolonel Masturi, Kabupaten Bandung Barat, pada Selasa malam (22/7/2025).
Peristiwa tragis yang melibatkan tiga kendaraan ini menyebabkan satu orang meninggal dunia dan enam orang lainnya mengalami luka-luka.
Rabu siang (23/7/2025), jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cimahi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Dari hasil sementara olah TKP, diketahui kecelakaan melibatkan satu unit truk boks, sebuah mobil pribadi, dan sepeda motor.
Petugas Satlantas tampak melakukan pengukuran terhadap titik benturan, kecepatan kendaraan. Serta kondisi kontur jalan yang dilalui oleh para korban.
“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Namun dugaan sementara, kecelakaan terjadi karena truk boks yang melaju dari arah Cisarua menuju Cimahi mengalami hilang kendali saat melewati jalur turunan,” ujar IPTU Bayu Subakti, KBO Satlantas Polres Cimahi, saat ditemui di lokasi kejadian.
Akibat kehilangan kendali tersebut, truk menabrak mobil dan sepeda motor yang berada di depannya. Benturan keras pun tak terhindarkan. Suara tabrakan yang cukup nyaring bahkan sempat membuat panik warga di sekitar lokasi.
Evakuasi
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi kecelakaan beruntun langsung mengevakuasi para korban. Enam korban luka langsung dilarikan ke rumah sakit di wilayah Cimahi. Untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara satu korban lainnya dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Hingga kini, unit Laka Lantas Polres Cimahi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti kronologi kejadian.
Dan memastikan tidak ada faktor lain yang turut menyebabkan kecelakaan. Seperti rem blong, kelelahan pengemudi, atau faktor kelalaian lainnya.
Kondisi jalur Kolonel Masturi sendiri diketahui memiliki banyak tanjakan dan turunan curam. Beberapa titik di jalur ini memang dikenal rawan kecelakaan. Terutama bagi kendaraan besar yang membawa beban berat.
Polisi mengimbau para pengendara, khususnya truk dan kendaraan bermuatan besar, untuk ekstra hati-hati saat melintasi jalur tersebut.
Pemeriksaan kendaraan sebelum melakukan perjalanan, termasuk kondisi rem dan tekanan angin ban, dinilai menjadi langkah penting. Untuk mencegah kejadian serupa terulang. (uby)












