CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Rabu, 7 Januari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Dugaan Suap dan Saham Jerat Kim Keon Hee di Kejaksaan

Hanna Hanifah
7 Agustus 2025
kim keon hee

Kim Keon Hee, resmi diperiksa oleh Kejaksaan Agung sebagai tersangka dalam kasus dugaan manipulasi saham, suap, dan pelanggaran undang-undang pemilu. (foto: scmp.com)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

WWW.PASJABAR.COM — Kim Keon Hee, istri mantan Presiden Yoon Suk Yeol yang dimakzulkan pada April lalu, resmi diperiksa oleh Kejaksaan Agung sebagai tersangka dalam kasus dugaan manipulasi saham, suap, dan pelanggaran undang-undang pemilu.

Pemeriksaan ini menjadikan Kim sebagai mantan Ibu Negara pertama dalam sejarah Korea Selatan. Yang menjalani proses hukum terbuka sebagai tersangka kriminal.

Pemeriksaan berlangsung pada Rabu (6/8/2025) pagi di Kantor Kejaksaan Khusus di Seoul, dipimpin oleh penasihat khusus Min Joong Ki.

Kim tiba sekitar pukul 09.50 waktu setempat, setelah meninggalkan kediamannya di kawasan Seocho-gu. Ia sempat memberikan pernyataan singkat kepada media sebelum memasuki gedung.

“Saya dengan tulus meminta maaf kepada rakyat karena telah menimbulkan kekhawatiran, meskipun saya bukan siapa-siapa. Saya akan sepenuhnya bekerja sama dalam penyelidikan ini,” ujar Kim seperti dikutip Korea Herald.

16 Kasus dalam Penyelidikan, Manipulasi Saham Jadi Fokus Awal

Tim penasihat khusus mengungkapkan bahwa total terdapat 16 tuduhan yang sedang diselidiki terhadap Kim Keon Hee.

Dalam pemeriksaan kali ini, fokus utama adalah dugaan manipulasi harga saham perusahaan mobil impor Deutsch Motors antara 2009 hingga 2012.

Baca juga:   Untuk Zero Klaster Sekolah, Gus Ahad Studi Banding ke Sulawesi Utara

Kasus suap berupa hadiah mewah seperti tas Dior senilai US$2.200. Serta tuduhan influence-peddling—penjualan pengaruh politik—dalam pencalonan anggota parlemen pada pemilu sela 2022.

Asisten penasihat khusus, Moon Hong-ju, menjelaskan dalam konferensi pers bahwa Kim memberikan keterangan secara kooperatif. Dan tidak menggunakan hak untuk tetap diam selama pemeriksaan.

“Penyelidikan saat ini baru sedikit lebih dari setengah jalan. Bisa memakan waktu lebih lama dari yang diperkirakan. Dan belum bisa dipastikan kapan pemeriksaan akan selesai,” kata Moon.

Pemeriksaan dilakukan secara tertutup tanpa perekaman video dan berlangsung hingga sore hari dengan beberapa kali jeda.

Permintaan Khusus Ditolak, Pemeriksaan Bisa Berlanjut

Sebelumnya, tim kuasa hukum Kim sempat meminta agar pemeriksaan dibagi berdasarkan tuduhan dan dilakukan pada hari yang berbeda. Dengan jarak 3–4 hari antar sesi, dan semua selesai sebelum pukul 18.00.

Namun permintaan tersebut ditolak oleh tim penasihat khusus.

Penyelidikan ini berlangsung di bawah Undang-Undang Khusus yang disahkan parlemen. Untuk menyelidiki dugaan keterlibatan Kim Keon Hee dalam sejumlah kasus.

Tim khusus diberikan waktu maksimal 150 hari untuk menyelesaikan seluruh proses, dengan batas akhir pada 29 November 2025.

Baca juga:   Presiden Korsel Lolos Perpanjangan Penahanan

Beberapa isu lain yang masih menunggu giliran untuk diperiksa termasuk proyek jalan tol Seoul–Yangpyeong. Serta lonjakan mencurigakan harga saham perusahaan konstruksi menengah Sambu Construction.

Selama sebulan terakhir, tim penyidik telah menggeledah sejumlah lokasi dan menahan beberapa pihak yang diduga terlibat. Sebelum akhirnya menjadwalkan pemeriksaan terhadap Kim.

Pemeriksaan Bersejarah, Potensi Penangkapan Meningkat

Pemeriksaan terbuka terhadap Kim Keon Hee mencatatkan sejarah baru dalam perpolitikan Korea Selatan.

Meskipun dua mantan Ibu Negara sebelumnya—Lee Soon-ja dan Kwon Yang-sook—pernah diperiksa kejaksaan, namun keduanya hanya berstatus sebagai person of interest. Dan tidak pernah tampil di hadapan publik selama penyelidikan berlangsung.

Media setempat melaporkan bahwa jaksa kemungkinan besar akan mengajukan surat perintah penangkapan. Terhadap Kim setelah proses interogasi selesai.

Jika itu terjadi, untuk pertama kalinya dalam sejarah Korea Selatan, seorang mantan presiden dan istri negara ditahan secara bersamaan atas tuduhan kriminal berat.

Krisis Politik Meningkat, Pengaruh Kim Disorot

Kasus Kim Keon Hee tidak bisa dilepaskan dari krisis politik yang menimpa suaminya, mantan Presiden Yoon Suk Yeol. Yoon sendiri masih menjalani proses hukum setelah dimakzulkan oleh parlemen pada April 2025.

Baca juga:   Persib Bandung Tanpa Dua Pemain Asing Baru Saat Hadapi Port FC

Ia dituduh menyalahgunakan kekuasaan melalui penerapan darurat militer secara sepihak pada Desember 2024. Yang sempat menangguhkan pemerintahan sipil sebelum dibatalkan parlemen.

Selama menjabat, Yoon diketahui tiga kali memveto rancangan undang-undang penyelidikan terhadap istrinya yang disahkan parlemen.

Ia menyebutnya sebagai “propaganda politik,” tetapi langkah tersebut justru memperdalam kecurigaan publik. Terhadap dugaan intervensi hukum dan penyalahgunaan kekuasaan.

Spekulasi mengenai pengaruh politik Kim selama Yoon menjabat presiden juga merebak luas. Kim dituduh menjalin hubungan dengan tokoh spiritual dan kelompok gereja unifikasi, yang diduga digunakan untuk tujuan bisnis dan politik.

Dukungan dan Protes di Tengah Pemeriksaan

Di luar kantor kejaksaan, suasana memanas. Para pendukung pasangan Yoon–Kim berkumpul sambil mengibarkan bendera nasional dan membawa spanduk bertuliskan “Penyidik harus adil”.

Sementara itu, kelompok pro-demokrasi menuntut proses hukum dilakukan tanpa kompromi dan menyerukan transparansi dari kejaksaan.

Kini, publik Korea Selatan menantikan kelanjutan proses hukum terhadap Kim Keon Hee. Yang bisa menentukan arah baru dalam sejarah politik dan supremasi hukum di negeri tersebut. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: Ibu Negara pertamakim keon heekorea selatanMin Joong KiPresiden Yoon Suk-yeol


Related Posts

Laga Indonesia vs Vietnam berlangsung panas dan banjir kartu kuning di 32 menit awal. (ANTARA)
HEADLINE

Kejutan! Vanenburg Tak Latih Timnas U-23 di SEA Games!

30 Juli 2025
kampanye pemilihan presiden
HEADLINE

Korsel Resmi Kampanye Pemilihan Presiden, Lee Jae Myung Unggul

12 Mei 2025
Korea Selatan
HEADLINE

Angin Kencang Terjang Korea Selatan, Picu Kerusakan dan Padam Listrik

14 April 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Foto: dok. PBSI
HEADLINE

Lolos dari Lubang Jarum: Fajar/Fikri Melaju ke Babak Kedua Malaysia Open 2026 Usai Drama Rubber Game

7 Januari 2026

KUALA LUMPUR, WWW.PASJABAR.COM – Ganda putra andalan Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, berhasil mengamankan tiket ke babak kedua...

Wakil Wali Kota Bandung

Kuasa Hukum Beberkan Tujuh Poin Praperadilan Wakil Wali Kota Bandung

7 Januari 2026
Run BTS

Menjelang Comeback, Run BTS Kembali Kuasai Tangga Lagu Billboard

7 Januari 2026
virus super flu

Dinkes Jawa Barat Temukan 10 Warga Terpapar Virus Super Flu

7 Januari 2026
film kalah untuk menang

Film Menang untuk Kalah: Surya Saputra Ungkap Pernah Jadi Korban

7 Januari 2026

Highlights

Dinkes Jawa Barat Temukan 10 Warga Terpapar Virus Super Flu

Film Menang untuk Kalah: Surya Saputra Ungkap Pernah Jadi Korban

Sebastian Stan Dirumorkan Gabung Film DC The Batman Part II

Delapan Wakil Indonesia Awali Musim di Malaysia Open 2026

Piala Afrika 2025: Delapan Tim Pastikan Tiket Perempat Final

Kesalahan Perawatan Tubuh dan Rambut yang Sering Tak Disadari

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.