CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 1 Februari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Skandal Naturalisasi Malaysia Makin Panas, Keluarga Bantah Punya Darah Malaysia

pri
16 Oktober 2025
FAM sudah mengajukan banding ke FIFA terkait sanksi untuk pemain naturalisasi timnas Malaysia. (AFP/MOHD RASFAN)

FAM sudah mengajukan banding ke FIFA terkait sanksi untuk pemain naturalisasi timnas Malaysia. (AFP/MOHD RASFAN)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

www.pasjabar.com — Kontroversi naturalisasi tujuh pemain Timnas Malaysia terus memanas setelah muncul kabar bahwa keluarga dari beberapa pemain membantah memiliki hubungan darah dengan Malaysia.

Isu ini pertama kali diungkap oleh Muhammad Khairi Zainol Abidin, anggota Dewan Pemuda Partai BERSATU, yang menilai persoalan yang disorot FIFA jauh lebih serius dibanding sekadar “kesalahan administratif” seperti yang diklaim oleh Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM).

“Masalah yang dipermasalahkan adalah dugaan pemalsuan dokumen yang menyebut tujuh pemain ini memiliki hubungan keturunan dengan Malaysia,” kata Khairi dikutip dari Soha.

“Ironisnya, ada keluarga yang justru membantah memiliki darah Malaysia,” lanjutnya.

Pernyataan ini membuat publik kembali mempertanyakan transparansi proses naturalisasi para pemain asing yang memperkuat skuad Harimau Malaya.

Baca juga:   Boikot Piala Dunia 2026: Sepp Blatter Dukung Fan Jauhi Amerika Serikat Akibat Kebijakan Kontroversial Donald Trump Yang Dinilai Berbahaya

Dugaan Pemalsuan Dokumen Jadi Sorotan FIFA

Tujuh pemain yang tengah disorot FIFA adalah Gabriel Palmero, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Jon Irazabal, dan Hector Hevel.

FIFA menemukan adanya indikasi manipulasi dokumen terkait asal-usul keluarga (khususnya kakek-nenek) dari para pemain tersebut.

Dokumen yang diduga dimanipulasi tersebut digunakan sebagai dasar untuk memenuhi syarat keturunan Malaysia.

Hasil investigasi membuat FAM dijatuhi denda 350.000 franc Swiss (sekitar Rp11 miliar).

Sementara ketujuh pemain tersebut masing-masing dikenai denda 2.000 franc Swiss (sekitar Rp70 juta) serta larangan tampil di kompetisi sepak bola selama 12 bulan.

Baca juga:   AC Milan akan Memulangkan Tiga Pemain Mereka

Namun, FAM membantah tuduhan pemalsuan tersebut. Federasi menyebut persoalan ini murni akibat “kesalahan teknis”, di mana seorang pegawai keliru mengunggah dokumen dari agen pemain, bukan dari Departemen Pendaftaran Nasional (JPN).

Pemerintah Didesak Turun Tangan

Khairi menolak keras alasan FAM yang dianggap tidak masuk akal. Ia menegaskan bahwa Kementerian Pemuda dan Olahraga Malaysia tidak boleh tinggal diam dalam kasus sebesar ini.

“Kementerian tidak boleh diam. Menteri harus menjelaskan apakah tujuh pemain ini benar-benar memenuhi syarat FIFA untuk mewakili Malaysia,” ujarnya pada Senin (13/10/2025).

Menurutnya, fokus FIFA bukan pada status kewarganegaraan, melainkan pada keaslian hubungan darah yang dijadikan dasar pendaftaran pemain.

Baca juga:   Mapag Milangkala Paguyuban Pasundan : Deklarasi Kodepena Untuk Pembangunan Negeri

Jika terbukti dokumen tersebut palsu, maka kredibilitas sepak bola Malaysia akan runtuh di mata dunia.

Kredibilitas Sepak Bola Malaysia Dipertaruhkan

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Malaysia, Datuk Seri Saifuddin Nasution Ismail, menyatakan bahwa pemberian kewarganegaraan kepada tujuh pemain tersebut telah sesuai dengan Konstitusi Federal dan Undang-Undang Pendaftaran Kelahiran dan Kematian 1957.

Namun, pengakuan keluarga yang membantah memiliki darah Malaysia membuat situasi semakin pelik.

Publik kini menuntut FAM dan pemerintah memberikan klarifikasi terbuka mengenai keaslian dokumen dan status ketujuh pemain tersebut.

Kasus ini bukan hanya menjadi persoalan hukum administrasi, tetapi juga ujian besar bagi integritas sepak bola Malaysia di mata internasional.

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: bersatu malaysiadenda fifa malaysiadokumen palsuFacundo GarcésFAMfifagabriel palmeroHarimau Malayahector hevelhukuman famiman ol machucajoao figueiredojon irazabalkementerian pemuda dan olahraga malaysiaketurunan malaysiakontroversi pemain naturalisasimuhammad khairi zainol abidinnaturalisasi timnas malaysiarodrigo holgadosaifuddin nasution ismailsepak bola Malaysiaskandal naturalisasi malaysia


Related Posts

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mendapat penghargaan trofi perdamaian dari FIFA atau FIFA Peace Prize di tengah-tengah acara undian Piala Dunia 2026. Final Draw atau undian Piala Dunia 2026 digelar di John F. Kennedy Center for the Performing Arts, Washington, D.C. pada Jumat (5/12/2025) pukul 12.00 Eastern Time atau tengah malam WIB.(FIFA)
HEADLINE

Ancaman Boikot Piala Dunia 2026: FIFA Berpotensi Menghadapi Kebangkrutan Finansial Dan Gugatan Hukum Terbesar Dalam Sejarah Sepak Bola Dunia

28 Januari 2026
Sepp Blatter. Foto: AFP via Getty Images/FABRICE COFFRINI
HEADLINE

Boikot Piala Dunia 2026: Sepp Blatter Dukung Fan Jauhi Amerika Serikat Akibat Kebijakan Kontroversial Donald Trump Yang Dinilai Berbahaya

27 Januari 2026
Gelar juara Piala Afrika 2025 milik Senegal terancam dicabut akibat aksi walk-out di final. (AFP)
HEADLINE

Gelar Juara Senegal Terancam Dicabut? FIFA dan CAF Selidiki Aksi ‘Walk-Out’ Kontroversial di Final Piala Afrika 2025

20 Januari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

NASA misi luar angkasa
HEADLINE

NASA Umumkan Misi Astronot Swasta Baru, Axiom Space Jadi Andalan

31 Januari 2026

# NASA misi luar angkasa FLORIDA, WWW.PASJABAR.COM -- NASA kembali menegaskan langkah seriusnya dalam pengembangan industri luar...

Indonesia vs Irak futsal

Imbang Lawan Irak, Indonesia Kukuh di Puncak Grup A AFC Futsal Asian Cup 2026

31 Januari 2026
Fast Forever

Universal Pastikan Fast Forever Rilis Maret 2028 di Bioskop

31 Januari 2026
Persib vs Persis Solo

Persib Makin “Kedinginan” Usai Kalahkan Persis Solo

31 Januari 2026
Raffi Ahmad longsor Bandung Barat

Raffi Ahmad di Lokasi Longsor Pasirlangu, Janjikan Bantuan Rp2 Miliar untuk Pemulihan

31 Januari 2026

Highlights

Persib Makin “Kedinginan” Usai Kalahkan Persis Solo

Raffi Ahmad di Lokasi Longsor Pasirlangu, Janjikan Bantuan Rp2 Miliar untuk Pemulihan

Sony Pictures Perkenalkan Pemeran Biopik The Beatles yang Rilis 2028

Gim Sepak Bola UFL Soccer Game 2026 Resmi Rilis di Android

Mahasiswa DKV Unpas Pamerkan Karya UAS dalam Pameran Tiga Hari

PVMBG Bongkar Penyebab Longsor Maut Cisarua, Bukan Hanya Hujan Deras

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.