CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Rabu, 15 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Skandal Naturalisasi Malaysia Makin Panas, Keluarga Bantah Punya Darah Malaysia

pri
16 Oktober 2025
FAM sudah mengajukan banding ke FIFA terkait sanksi untuk pemain naturalisasi timnas Malaysia. (AFP/MOHD RASFAN)

FAM sudah mengajukan banding ke FIFA terkait sanksi untuk pemain naturalisasi timnas Malaysia. (AFP/MOHD RASFAN)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

www.pasjabar.com — Kontroversi naturalisasi tujuh pemain Timnas Malaysia terus memanas setelah muncul kabar bahwa keluarga dari beberapa pemain membantah memiliki hubungan darah dengan Malaysia.

Isu ini pertama kali diungkap oleh Muhammad Khairi Zainol Abidin, anggota Dewan Pemuda Partai BERSATU, yang menilai persoalan yang disorot FIFA jauh lebih serius dibanding sekadar “kesalahan administratif” seperti yang diklaim oleh Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM).

“Masalah yang dipermasalahkan adalah dugaan pemalsuan dokumen yang menyebut tujuh pemain ini memiliki hubungan keturunan dengan Malaysia,” kata Khairi dikutip dari Soha.

“Ironisnya, ada keluarga yang justru membantah memiliki darah Malaysia,” lanjutnya.

Pernyataan ini membuat publik kembali mempertanyakan transparansi proses naturalisasi para pemain asing yang memperkuat skuad Harimau Malaya.

Baca juga:   Pemkot Bandung Targetkan Perubahan Status Honorer 2025

Dugaan Pemalsuan Dokumen Jadi Sorotan FIFA

Tujuh pemain yang tengah disorot FIFA adalah Gabriel Palmero, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Jon Irazabal, dan Hector Hevel.

FIFA menemukan adanya indikasi manipulasi dokumen terkait asal-usul keluarga (khususnya kakek-nenek) dari para pemain tersebut.

Dokumen yang diduga dimanipulasi tersebut digunakan sebagai dasar untuk memenuhi syarat keturunan Malaysia.

Hasil investigasi membuat FAM dijatuhi denda 350.000 franc Swiss (sekitar Rp11 miliar).

Sementara ketujuh pemain tersebut masing-masing dikenai denda 2.000 franc Swiss (sekitar Rp70 juta) serta larangan tampil di kompetisi sepak bola selama 12 bulan.

Baca juga:   Bojan Hodak Soal Tak Ada Pemain Persib di Skuad Timnas

Namun, FAM membantah tuduhan pemalsuan tersebut. Federasi menyebut persoalan ini murni akibat “kesalahan teknis”, di mana seorang pegawai keliru mengunggah dokumen dari agen pemain, bukan dari Departemen Pendaftaran Nasional (JPN).

Pemerintah Didesak Turun Tangan

Khairi menolak keras alasan FAM yang dianggap tidak masuk akal. Ia menegaskan bahwa Kementerian Pemuda dan Olahraga Malaysia tidak boleh tinggal diam dalam kasus sebesar ini.

“Kementerian tidak boleh diam. Menteri harus menjelaskan apakah tujuh pemain ini benar-benar memenuhi syarat FIFA untuk mewakili Malaysia,” ujarnya pada Senin (13/10/2025).

Menurutnya, fokus FIFA bukan pada status kewarganegaraan, melainkan pada keaslian hubungan darah yang dijadikan dasar pendaftaran pemain.

Baca juga:   Jersey Harimau Malaya Dikritik Fans

Jika terbukti dokumen tersebut palsu, maka kredibilitas sepak bola Malaysia akan runtuh di mata dunia.

Kredibilitas Sepak Bola Malaysia Dipertaruhkan

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Malaysia, Datuk Seri Saifuddin Nasution Ismail, menyatakan bahwa pemberian kewarganegaraan kepada tujuh pemain tersebut telah sesuai dengan Konstitusi Federal dan Undang-Undang Pendaftaran Kelahiran dan Kematian 1957.

Namun, pengakuan keluarga yang membantah memiliki darah Malaysia membuat situasi semakin pelik.

Publik kini menuntut FAM dan pemerintah memberikan klarifikasi terbuka mengenai keaslian dokumen dan status ketujuh pemain tersebut.

Kasus ini bukan hanya menjadi persoalan hukum administrasi, tetapi juga ujian besar bagi integritas sepak bola Malaysia di mata internasional.

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: bersatu malaysiadenda fifa malaysiadokumen palsuFacundo GarcésFAMfifagabriel palmeroHarimau Malayahector hevelhukuman famiman ol machucajoao figueiredojon irazabalkementerian pemuda dan olahraga malaysiaketurunan malaysiakontroversi pemain naturalisasimuhammad khairi zainol abidinnaturalisasi timnas malaysiarodrigo holgadosaifuddin nasution ismailsepak bola Malaysiaskandal naturalisasi malaysia


Related Posts

FIFA Series 2026
HEADLINE

PSSI Umumkan 24 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

21 Maret 2026
(AFC)
HEADLINE

Mimpi Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2031 Tertahan, AFC Resmi Hentikan Proses Bidding

20 Maret 2026
FIFA Asian cup
HEADLINE

Resmi! FIFA Jatuhkan Sanksi kepada Federasi Sepak Bola Israel Atas Pelanggaran Diskriminasi

20 Maret 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

UTBK SNBT 2026
HEADLINE

Pengunduhan Kartu SBMPTN 2026 Ditutup, Terlewat Unduh? Ini Risikonya

15 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pengunduhan kartu peserta UTBK-SNBT 2026 (yang sebelumnya dikenal sebagai SBMPTN) resmi ditutup. Ribuan peserta...

wisuda unjani

Wisuda Unjani 2026: 1.810 Lulusan, Sistem Hybrid Jadi Andalan

15 April 2026
penataan gedung sate

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

15 April 2026
TJSL

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

15 April 2026
ITB HMT lagu

HMT ITB Minta Maaf atas Lagu Kontroversial yang Picu Keresahan

15 April 2026

Highlights

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

HMT ITB Minta Maaf atas Lagu Kontroversial yang Picu Keresahan

Rusun ASN Kejati Jabar Capai 32%, Berpotensi Rampung Lebih Cepat

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

Pemprov Jabar Tata Ulang Kawasan Gedung Sate Jadi Ruang Terpadu

Kendaraan Listrik Untuk Distribusi MBG Ciptaan SMKN 8 Bandung Siap Diproduksi 

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.