CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 21 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Gregoria Gagal, Bulutangkis Indonesia Kembali Puasa Gelar

Jhon Be
16 November 2025
Gregoria Mariska Tunjung gagal juara Kumamoto Masters 2025 setelah kalah dramatis dari Ratchanok Intanon. Kekalahan ini membuat Indonesia kembali puasa gelar. (PBSI)

Gregoria Mariska Tunjung gagal juara Kumamoto Masters 2025 setelah kalah dramatis dari Ratchanok Intanon. Kekalahan ini membuat Indonesia kembali puasa gelar. (PBSI)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

www.pasjabar.com — Harapan Indonesia untuk meraih gelar di ajang BWF Super 500 Kumamoto Masters Japan 2025 harus pupus. Gregoria Mariska Tunjung, satu-satunya wakil Indonesia yang berhasil menembus babak final, harus mengakui keunggulan tunggal putri Thailand, Ratchanok Intanon, dalam duel sengit yang berlangsung di Prefectural Gymnasium, Kumamoto, Minggu (16/11). Indonesia pun kembali harus puasa gelar.

Gregoria yang sempat absen di sejumlah turnamen sepanjang tahun karena vertigo akut tampil penuh semangat. Namun, performa terbaiknya tidak cukup untuk menahan keperkasaan Intanon yang terus tampil konsisten sejak gim pertama.

Jalannya Pertandingan: Gregoria Kesulitan Sejak Awal

Di gim pertama, Gregoria tertinggal jauh 2-7 sebelum mampu mengejar menjadi 11-11. Pertarungan ketat terjadi hingga kedudukan 12-12, tetapi Intanon terus memimpin dan mengakhiri gim pertama dengan skor 16-21.

Baca juga:   Hari Guru Nasional, P2G Minta Jokowi Tuntaskan Seleksi Guru PPPK

Memasuki gim kedua, Gregoria kembali berada dalam tekanan. Ia tertinggal 1-6 dan hanya mampu menipiskan jarak menjadi 6-11 saat interval.

Kondisi tersebut diperparah dengan terlihatnya masalah pada kaki Gregoria. Beberapa kali ia tampak pincang selepas melakukan jump smash.

Meski demikian, Jorji tetap menunjukkan mental juara. Perlahan ia mengejar hingga 10-12 dan bahkan menipiskan jarak menjadi 12-15.

Intanon sempat unggul jauh 13-18, namun Gregoria tidak menyerah hingga menyamakan kedudukan dramatis 20-20.

Sayangnya, comeback Gregoria belum lengkap. Intanon berhasil mengamankan dua poin terakhir dan menutup gim kedua dengan skor tipis 22-20.

Baca juga:   Hasil BWF World Tour Finals 2025: Jonatan Christie Kalah dari Kunlavut

Indonesia Kembali Puasa Gelar di Kumamoto Masters

Kekalahan Gregoria ini membuat Indonesia kembali gagal meraih gelar di turnamen Kumamoto Masters.

Sebelumnya, tunggal putra muda Alwi Farhan harus terhenti di babak 16 besar. Ganda putri Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti serta tunggal putri Nin Kadek Dhinda Pratiwi juga gagal melangkah jauh.

Dengan demikian, Gregoria menjadi satu-satunya pemain Indonesia yang berhasil mencapai partai puncak. Namun perjuangannya belum cukup untuk membawa pulang trofi.

Sejarah Gregoria di Kumamoto dan Musim Sulit 2025

Dalam tiga edisi terakhir Kumamoto Masters, Gregoria sejatinya tampil luar biasa. Pada tahun 2023, ia menorehkan sejarah besar dengan meraih gelar juara setelah menundukkan Chen Yufei. Namun pada 2024, ia gagal mempertahankan gelar setelah dikalahkan Akane Yamaguchi.

Baca juga:   KPU Jawa Barat Blokir Akun Judi Online di Siaran Langsung Debat Cagub

Tahun 2025 menjadi periode yang berat bagi Gregoria. Sakit vertigo membuatnya absen dari sejumlah turnamen besar seperti Singapore Open 2025, Indonesia Open 2025, Thailand Open, Malaysia Masters, serta Piala Sudirman 2025.

Lolos ke final Kumamoto Masters 2025 menjadi pencapaian terbaik Gregoria tahun ini. Meski gagal juara, keberhasilannya kembali bersaing di level atas memberikan harapan besar jelang turnamen-turnamen besar berikutnya.

Sementara itu, sejumlah atlet top Indonesia memilih absen dari ajang ini untuk fokus pada BWF World Tour Finals 2025 yang akan digelar di Hangzhou pada 17 Desember mendatang. (Jbe)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: pri
Tags: badminton Indonesiaberita badminton terbarubulutangkis IndonesiaBWF Super 500final Gregoria vs IntanonGregoria Mariska TunjungGregoria Tunjunghasil bulutangkis hari inihasil final Kumamoto MastersIndonesia puasa gelarJorjiKumamoto Masters 2025PBSIRatchanok Intanon


Related Posts

All England 2026
HEADLINE

Raymond/Joaquin Tersingkir di Semifinal All England Open 2026

8 Maret 2026
Ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, berpose dengan medali emas SEA Games 2025. (PBSI)
HEADLINE

Krisis Komitmen vs Loyalitas Tanpa Batas: Drama Pemanggilan Pemain Thomas & Uber Cup 2026

25 Februari 2026
Mohammad Zaki Ubaidillah. (Foto: Dok. PP PBSI)
HEADLINE

Zaki Juara Thailand Masters 2026: Mohammad Zaki Ubaidillah Taklukkan Wakil Tuan Rumah Melalui Duel Sengit Rubber Game di Stadion Nimibutr

2 Februari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

pidana penjara
HEADLINE

Doktor Unpas Tutut Prasetyo Lulus dengan Disertasi Rekonstruksi Pidana Penjara, Soroti Harmonisasi KUHP dan Pemasyarakatan

21 April 2026

# pidana penjara BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Universitas Pasundan menggelar sidang terbuka dengan kandidat...

RKPD

Musrenbang RKPD Jabar, Bahas Pembangunan Layanan Dasar 2027

21 April 2026
cibeber

Perbaikan Rel Selesai, Jalur KA Cibeber – Lampegan Kembali Beroperasi

21 April 2026
UTBK SNBT 2026

UTBK SNBT 2026 Digelar Serentak, Peserta Wajib Patuhi Aturan Ujian

21 April 2026
Fadly Alberto tertangkap kamera melakukan tendangan brutal terhadap pemain Dewa United U-20. (tangkapan layer)

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

20 April 2026

Highlights

UTBK SNBT 2026 Digelar Serentak, Peserta Wajib Patuhi Aturan Ujian

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

Tak Main-Main! Dewa United Tempuh Jalur Hukum Terkait “Tendangan Kungfu” di Laga EPA U-20

Hujan Drama di Banten: Persib Bandung Bangkit dari Ketertinggalan, Tahan Imbang Dewa United 2-2

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.