www.pasjabar.com — Harapan besar digantungkan pada cabang olahraga (cabor) tenis untuk kembali mendulang hasil manis di SEA Games 2025 yang akan digelar di Thailand. Kekuatan Tim Merah Putih di cabor ini langsung mengundang sorotan tajam dari media Vietnam, TheThaoSGGP, yang menunjuk dua amunisi utama: Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi sebagai tumpuan emas. Terutama Janice Tjen yang menempati peringkat 53 dunia WTA.
Tim tenis Indonesia dipandang realistis untuk mempertahankan gelar juara umum setelah di SEA Games ke-32 Kamboja berhasil meraih 4 medali emas.
Kekuatan Skuad Merah Putih kali ini diperkuat oleh 13 pemain (7 putra dan 6 putri), termasuk nama-nama ternama seperti Rifqi Fitriadi (Juara Bertahan Tunggal Putra) dan Aldila Sutjiadi.
Janice Tjen Peringkat 53 Dunia WTA: Wonderkid Baru yang Sedang On Fire di WTA Tour
Sorotan terbesar jatuh pada Janice Tjen. Petenis berusia 23 tahun ini baru pertama kali akan membela panji Merah Putih di ajang SEA Games, namun datang dengan modal performa yang sensasional sepanjang tahun 2025.
Menurut TheThaoSGGP, Janice Tjen saat ini berada di peringkat ke-53 dunia (WTA). Posisinya yang terangkat ini tak lepas dari beberapa pencapaian luar biasa:
-
Grand Slam: Mampu menembus babak kedua US Open 2025 setelah melewati empat kemenangan beruntun (termasuk dari babak kualifikasi).
-
Juara WTA 250: Memenangkan gelar juara tunggal putri pada Chennai Open 2025 (India).
-
Juara WTA 125: Memenangkan Jinan Terbuka (WTA 125).
TheThaoSGGP secara khusus menulis, “Sementara itu, bintang tenis putri Indonesia yang sedang naik daun, Janice Tjen (saat ini berada di peringkat 53 WTA), telah dimasukkan ke dalam tim skuad tenis Indonesia. Dia diharapkan untuk memperebutkan medali emas tunggal putri, dan bahkan mempertahankan gelar juara tenis secara keseluruhan.”
Persaingan Sengit dengan Ratu Tenis Filipina
Janice Tjen dinilai akan menjadi kandidat terkuat peraih medali emas tunggal putri, namun ia harus bersaing sengit dengan petenis Filipina, Alexandra Eala.
Keduanya adalah petenis dengan peringkat tertinggi di Asia Tenggara dan yang berhasil menembus 100 besar dunia:
-
Alexandra Eala (Filipina): Peringkat ke-50 WTA.
-
Janice Tjen (Indonesia): Peringkat ke-53 WTA.
Di Asia Tenggara, hanya Eala dan Janice yang masuk dalam 100 besar dunia.
Kondisi ini menjadikan duel keduanya di SEA Games ke-33 sebagai “dua kandidat terkuat” peraih emas tunggal putri.
Aldila Sutjiadi dan Harapan Juara Umum
Selain Janice Tjen, Indonesia juga menaruh harapan besar pada Aldila Sutjiadi, yang merupakan runner-up bertahan Ganda Putri.
Aldila dan Janice bahkan sempat menunjukkan potensi besar mereka saat berpasangan.
Pasangan tersebut berhasil mencecap manisnya gelar juara di Chennai Open 2025 (ganda).
Dengan duet superpower Aldila dan Janice di sektor putri, ditambah kehadiran pemain putra ternama seperti Rifqi Fitriadi, tim tenis Indonesia dipandang sebagai tim yang cukup realistis untuk menjadi juara umum lagi.
Di SEA Games ke-32 Kamboja, Indonesia berhasil menjadi juara pertama cabor tenis dengan perolehan 4 medali emas (tunggal putra, tunggal putri, ganda campuran, dan beregu putri).
Raihan tersebut mengungguli Thailand (2 emas) dan Filipina (1 emas).
SEA Games 2025 di Thailand tentu akan menjadi tantangan untuk mempertahankan dominasi tersebut.












