www.pasjabar.com — Kursi pelatih kepala Timnas Indonesia yang kosong pasca pemecatan Patrick Kluivert semakin memanas. Dari sekian banyak nama yang beredar, kandidat terbaru, John Heitinga, kini menjadi sorotan utama setelah media Belanda, VoetbalPrimeur, menyoroti manuvernya di media sosial. Hal ini dianggap sebagai sinyal John Heitinga menjadi kandidat kuat pelatih Timnas Indonesia.
Menurut VoetbalPrimeur, pergerakan Heitinga di Instagram bukanlah tanpa alasan.
Mantan pelatih Ajax Amsterdam itu secara mendadak mulai mengikuti beberapa akun media sosial yang sangat terkait dengan Timnas Indonesia, termasuk akun resmi federasi (PSSI), ketua umum Erick Thohir, dan penasihat timnas, Jordi Cruijff.
Tindakan ini diyakini oleh media Belanda sebagai sinyal kuat bahwa Heitinga terbuka untuk merapat ke Tanah Air.
“John Heitinga kemungkinan telah memberikan petunjuk tentang kerja sama dengan Indonesia melalui Instagram,” tulis VoetbalPrimeur.
Darah Indonesia dan Chemistry yang Dicari PSSI
Pilihan PSSI untuk kembali melirik pelatih berpaspor Belanda tidak terlepas dari hubungan historis yang spesial. Banyak pemain keturunan lahir di Belanda dan memiliki akar yang kuat di Indonesia.
Heitinga sendiri memiliki darah Indonesia yang diwarisi dari pihak ayahnya dan diyakini sempat beberapa waktu berada di Tanah Air.
Hal tersebut sangat sesuai dengan keinginan PSSI yang mengharapkan adanya kesamaan latar belakang dan koneksi emosional antara pelatih dan pemain keturunan.
PSSI percaya bahwa sosok legenda seperti Heitinga yang punya pengalaman melatih lebih baik dari Patrick Kluivert bisa menjadi jawaban untuk Skuad Garuda.
Timing Tepat Setelah Gagal di Ajax John Heitinga sinyal Pelatih Timnas
Kini, timing menjadi faktor krusial bagi Heitinga dan PSSI.
Mantan bek yang pernah bermain di Atlético Madrid dan Everton ini baru-baru ini harus meninggalkan kursi kepelatihan tim senior Ajax Amsterdam menyusul rentetan hasil yang mengecewakan di musim 2025/2026. Alhasil, saat ini Heitinga sedang tidak terikat pekerjaan.
“Posisi pelatih di Indonesia pun kosong dan Heitinga saat ini tidak memiliki pekerjaan,” lanjut laporan VoetbalPrimeur.
Tindakan mendadak Heitinga di media sosial—segera setelah ia menganggur—semakin memicu spekulasi tentang kemungkinan kerja sama dengan federasi sepak bola Indonesia.
Keputusan di Tangan Exco PSSI
Meskipun pergerakan di media sosial ini telah menjadi berita penting di dalam negeri, khususnya di kalangan penggemar sepak bola Indonesia, belum ada informasi resmi dari PSSI.
VoetbalPrimeur meyakini bahwa tindakan Heitinga mengikuti akun-akun tersebut “bukanlah kebetulan.”
Semua keputusan akhir mengenai siapa yang akan menukangi Timnas Indonesia selanjutnya akan diserahkan pada rapat Exco PSSI.
Namun, sinyal kuat yang diberikan Heitinga lewat media sosial menunjukkan bahwa ia sangat antusias dan siap menjajaki peluang untuk melatih Timnas Indonesia.












