BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung menurunkan 2.000 personel untuk mengamankan laga terakhir Grup G AFC Champions League Two antara Persib Bandung dan Bangkok United yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (10/12/2025) malam pukul 19.15 WIB.
Kabag Ops Polrestabes Bandung, AKBP Asep Saepudin, menyampaikan bahwa pengerahan personel dalam jumlah besar dilakukan untuk memastikan pertandingan berlangsung aman dan tertib.
“Total pengamanan untuk pertandingan Persib melawan Bangkok United nanti berjumlah sekitar 2.000 personel. Tujuannya agar jalannya pertandingan bisa berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi para penonton,” ujarnya saat dikonfirmasi di Bandung.
Penyekatan di Tiga Titik dan Pemeriksaan Berlapis
Untuk mengatur arus penonton yang akan masuk ke kawasan stadion, polisi menerapkan tiga titik penyekatan, yaitu di Babakan Sayang, Rancanumpang, dan Cimencerang. Penonton yang lolos penyekatan kemudian diarahkan masuk ke area stadion dan kembali menjalani pemeriksaan sebelum memasuki tribun.
“Kalau ada suporter yang tidak memiliki tiket, akan kami putar balik. Kami pastikan yang masuk ke GBLA adalah mereka yang memiliki tiket resmi,” tegas Asep.
Selain penyekatan, Polrestabes Bandung juga melakukan rekayasa arus lalu lintas di kawasan menuju Stadion GBLA, termasuk mengatur pola pergerakan kendaraan menuju Masjid Al Jabbar yang sering dipadati wisatawan.
“Kami juga akan melakukan sterilisasi di sepanjang Jalan Gedebage agar area sekitar stadion steril dari kendaraan, mengingat ada kereta yang melintas setiap 15–20 menit sekali,” katanya.
Asep menjelaskan bahwa personel pengamanan mulai disiagakan sejak pukul 14.00 WIB untuk melakukan skrining awal sebelum suporter diarahkan memasuki stadion. Selain itu, personel tambahan ditempatkan di lokasi penukaran tiket seperti di Kircon, area milik TNI yang sebelumnya sempat menimbulkan kepadatan.
“Rekayasa lalu lintas di Jalan Soekarno Hatta fleksibel, kita tahu itu jalan nasional. Di Gedebage itu kita akan melaksanakan mitigasi,” ujar Asep. (ave)












