CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 21 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Bintang Bundesliga Jenson Seelt Kode Naturalisasi Timnas Indonesia

pri
11 Desember 2025
Momen Jenson Seelt saat tampil untuk Sunderland di ajang Divisi Championship. (Instagram @jensonseelt)

Momen Jenson Seelt saat tampil untuk Sunderland di ajang Divisi Championship. (Instagram @jensonseelt)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

www.pasjabar.com — Di tengah hiruk pikuk pencarian pelatih baru Timnas Indonesia yang mengerucut ke beberapa nama grade A, kabar baik datang dari Eropa. Calon pemain naturalisasi, Jenson Seelt, yang saat ini dipinjamkan dari Sunderland ke klub Bundesliga, Wolfsburg, kepergok memberikan kode keras mengenai ketertarikannya membela Skuad Garuda.

Sinyal ini menjadi keuntungan besar bagi PSSI untuk segera merekrut bek tengah menjulang tersebut.

Melalui sesi Bundesliga Media Roundtable, Jenson Seelt blak-blakan dengan bangga menceritakan tentang tanah leluhurnya, Indonesia.

Pemain yang memiliki postur 1,92 meter ini membeberkan bahwa darah Indonesia mengalir deras dari kakeknya yang berasal dari Maluku.

“Kakek saya berasal dari Indonesia, dari Maluku tepatnya,” ujar Jenson Seelt. “Saya berkomunikasi dengan kakek saya, tentu saja. Saya belum pernah ke tempat dulu dia tinggal… Sayang sekali, tapi saya pasti ingin mengunjunginya, dalam waktu dekat.”

Tak hanya itu, ia juga mengaku suka dengan makanan Indonesia dan menyebut soto sebagai makanan favoritnya.

Baca juga:   Ofisial Timnas Dikumpulkan Erick Thohir, Ini Alasannya

Peluang Emas Naturalisasi Jenson Seelt dan Pantauan Tim Scout

Peluang Timnas Indonesia mendapatkan jasa Jenson Seelt terbuka lebar.

Hingga kini, nama bek berusia 22 tahun tersebut belum pernah mendapatkan panggilan ke Timnas Belanda senior.

Ini menjadikannya bebas menentukan sikap untuk membela Indonesia.

Ketertarikan Indonesia pada Seelt juga bukan isapan jempol. Beberapa waktu lalu, tim scout talent Timnas Indonesia yang dibentuk mantan pelatih Patrick Kluivert sempat dilaporkan memantau laga Sunderland kontra Stoke City di FA Cup.

Meskipun Seelt tidak dimainkan dalam laga tersebut, kabar pemantauan ini mengindikasikan bahwa nama Jenson Seelt ada dalam list prioritas PSSI.

Saat ini, Jenson Seelt tengah menjalani masa peminjaman di VfL Wolfsburg hingga 30 Juni 2026, setelah bergabung pada September 2025.

Baca juga:   Film Dopamin Raih Antusiasme Tinggi dan Jadi Perbincangan Penonton

Pengalaman bermain di kasta kedua Liga Inggris (Championship) bersama Sunderland dan kini di Bundesliga menunjukkan kualitasnya sebagai pemain profesional.

Enam Keuntungan Teknis untuk Pertahanan Garuda

Apabila naturalisasi Jenson Seelt terealisasi, Timnas Indonesia dipastikan akan mendapat enam keuntungan signifikan, khususnya untuk memperkuat lini belakang:

  1. Reading the Ball: Seelt memiliki kelihaian dalam membaca pergerakan lawan dan sering mencatatkan tackle bersih berkat positioning yang baik.

  2. Kemampuan Bola Atas Menawan: Postur tingginya (1,92 meter) sangat efektif untuk mengawal lini belakang dari ancaman bola-bola udara, baik dalam hal clearance maupun mencetak gol.

  3. Insting Tajam dan Mahir Overlap: Selain bertahan, Seelt mampu melakukan overlapping dengan baik, terbukti dari catatan 7 gol dari 63 laga bersama PSV U21.

  4. Akurasi Umpan: Seelt dikenal tenang dan mahir dalam membangun serangan dari bawah, baik melalui umpan panjang akurat maupun umpan kaki ke kaki.

Baca juga:   PSIS Krisis Pemain, Persib Tetap Waspada

Proyeksi Jangka Panjang Lini Belakang Indonesia

Dua keuntungan terakhir berkaitan dengan level karier dan usia pemain:

  1. Bermain di Kasta Kedua Liga Inggris dan Bundesliga: Rekam jejak karier Seelt yang sudah menembus Divisi Championship dan kini Bundesliga menunjukkan level kompetisi yang sangat tinggi, yang akan menular ke performa Timnas Indonesia.

  2. Proyeksi Jangka Panjang: Lahir pada 23 Mei 2003, Jenson Seelt baru berusia 22 tahun. Usia emas ini memungkinkan Jenson Seelt diproyeksikan sebagai pilar utama pertahanan Skuad Garuda untuk jangka waktu minimal satu dekade ke depan.

Dengan sinyal positif dari sang pemain dan kebutuhan Timnas Indonesia akan bek tengah berkualitas tinggi, peluang untuk merampungkan proses naturalisasi Seelt kini berada di tangan PSSI.

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: 92 MeterBek Tengah 1Bintang Bundesliga Jenson Seelt Kode Naturalisasi Timnas IndonesiaJenson Seelt Keturunan MalukuJenson Seelt WolfsburgKeuntungan Naturalisasi SeeltNaturalisasi Timnas IndonesiaPatrick Kluivert TimnasSoto Makanan Favorit Jenson Seelt


Related Posts

Ketua Umum PSSI Erick Thohir. (foto: Antara)
HEADLINE

Ofisial Timnas Dikumpulkan Erick Thohir, Ini Alasannya

25 April 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

pidana penjara
HEADLINE

Doktor Unpas Tutut Prasetyo Lulus dengan Disertasi Rekonstruksi Pidana Penjara, Soroti Harmonisasi KUHP dan Pemasyarakatan

21 April 2026

# pidana penjara BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Universitas Pasundan menggelar sidang terbuka dengan kandidat...

RKPD

Musrenbang RKPD Jabar, Bahas Pembangunan Layanan Dasar 2027

21 April 2026
cibeber

Perbaikan Rel Selesai, Jalur KA Cibeber – Lampegan Kembali Beroperasi

21 April 2026
UTBK SNBT 2026

UTBK SNBT 2026 Digelar Serentak, Peserta Wajib Patuhi Aturan Ujian

21 April 2026
Fadly Alberto tertangkap kamera melakukan tendangan brutal terhadap pemain Dewa United U-20. (tangkapan layer)

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

20 April 2026

Highlights

UTBK SNBT 2026 Digelar Serentak, Peserta Wajib Patuhi Aturan Ujian

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

Tak Main-Main! Dewa United Tempuh Jalur Hukum Terkait “Tendangan Kungfu” di Laga EPA U-20

Hujan Drama di Banten: Persib Bandung Bangkit dari Ketertinggalan, Tahan Imbang Dewa United 2-2

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.