WWW.PASJABAR.COM – Indonesia untuk sementara menempati posisi kedua klasemen perolehan medali SEA Games Thailand 2025 setelah mengoleksi 5 medali emas, 9 perak, dan 7 perunggu hingga hari kedua penyelenggaraan, Rabu (10/12/2025).
Menurut laporan resmi SEA Games Thailand 2025, dilansir dari ANTARA, Indonesia berada tepat di bawah tuan rumah Thailand, yang masih kokoh di puncak klasemen dengan 19 emas, 13 perak, dan 9 perunggu. Performa tuan rumah sejauh ini mendominasi berbagai cabang olahraga dan sulit dikejar negara lain.
Raihan Medali Indonesia dan Persaingan Ketat Negara ASEAN
Indonesia meraih lima medali emas dari cabang kayak, taekwondo, petanque, bulu tangkis, dan akuatik. Hasil ini menempatkan Indonesia unggul tipis dari Singapura, yang mengumpulkan 5 emas, namun berada di peringkat ketiga karena kalah jumlah medali perak (4) dan perunggu (5).
Di posisi keempat ada Vietnam dengan 4 emas, 4 perak, dan 15 perunggu. Menyusul kemudian Myanmar di peringkat kelima setelah mengoleksi 2 emas, 4 perak, dan 1 perunggu.
Persaingan di papan tengah juga berlangsung ketat. Malaysia dan Filipina sama-sama membukukan 2 emas, 2 perak, dan 9 perunggu, namun Malaysia menempati peringkat keenam berdasarkan aturan pengurutan klasemen. Di bawahnya, terdapat Laos dengan 1 emas, 1 perak, dan 5 perunggu.
Adapun Brunei Darussalam mengumpulkan 1 perak dan 1 perunggu, sementara Timor Leste meraih 1 perunggu. Kamboja masih belum mendapatkan medali emas sehingga tiga negara itu mengisi posisi terbawah klasemen sementara.
Perolehan medali ini diperkirakan masih akan berubah signifikan seiring banyaknya cabang yang baru mulai dipertandingkan. Indonesia diharapkan mampu menambah pundi-pundi emas untuk mengejar posisi Thailand pada hari-hari berikutnya. (han)
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini disajikan untuk tujuan informasi umum. Redaksi Pasjabar berupaya menyajikan data yang akurat dan terkini, namun tidak menjamin kelengkapan dan keakuratan sepenuhnya.
Pembaca diharapkan melakukan verifikasi tambahan sebelum mengambil keputusan berdasarkan informasi ini. Segala risiko yang timbul dari penggunaan informasi menjadi tanggung jawab pembaca.
Jika terdapat kekeliruan atau ingin mengajukan hak jawab, silakan kunjungi halaman: Disclaimer .

