CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 21 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Belantara Foundation Gelar Biodiversity Class Dorong Pelestarian Satwa Perkotaan

Hanna Hanifah
23 Desember 2025
Biodiversity Class

Belantara Foundation berkolaborasi dengan Gaia Indonesia, FMIPA, serta Universitas Pakuan menyelenggarakan kegiatan Belantara Biodiversity Class. (foto: ist)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

WWW.PASJABAR.COM – Belantara Foundation berkolaborasi dengan Gaia Indonesia, Himpunan Mahasiswa Biologi Helianthus FMIPA, serta Wapalapa Universitas Pakuan menyelenggarakan kegiatan peningkatan kapasitas generasi muda melalui Belantara Biodiversity Class.

Kegiatan ini berlangsung di kawasan Tebet Eco Park, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 20 Desember 2025.

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya menjaga dan melestarikan biodiversitas di kawasan perkotaan.

Selain itu, kegiatan ini juga membantu proses pendataan dan identifikasi satwa liar, terutama burung, amfibi, dan reptil yang hidup di Tebet Eco Park.

Baca juga:   Belantara Foundation dan Vanfu Jepang Tanam Pohon Langka di Riau

Direktur Eksekutif Belantara Foundation, Dr. Dolly Priatna, menjelaskan bahwa Tebet Eco Park dipilih karena memiliki potensi besar sebagai habitat satwa liar. Taman kota seluas 7,3 hektar ini telah direvitalisasi dan mengusung konsep harmonisasi fungsi ekologi, sosial, edukasi, dan rekreasi.

Tebet Eco Park sebagai Laboratorium Alam Perkotaan

Menurut Dolly, pendataan biodiversitas di taman kota sangat penting sebagai bahan monitoring dan evaluasi pembangunan berkelanjutan. Ia menambahkan, ruang terbuka hijau seperti Tebet Eco Park dapat berfungsi sebagai laboratorium alam bagi pelajar dan mahasiswa, khususnya di bidang biologi.

Baca juga:   Belantara Foundation Promosikan Restorasi Hutan di EcoPro 2024 Tokyo

Berdasarkan Dokumen Rencana Induk Pengelolaan Keanekaragaman Hayati Provinsi DKI Jakarta 2025–2029, sebelumnya tercatat 25 jenis burung, 2 jenis amfibi, dan 3 jenis reptil di kawasan tersebut. Namun, hasil pengamatan lapangan yang dilakukan dalam kegiatan ini mencatat 20 jenis burung, 1 jenis amfibi, dan 8 jenis reptil.

Dari hasil identifikasi, burung betet biasa (Psittacula alexandri) termasuk satwa dilindungi berdasarkan Peraturan Menteri LHK, serta berstatus Near Threatened menurut daftar merah IUCN. Sementara burung kerak kerbau (Acridotheres javanicus) berstatus Vulnerable.

Baca juga:   Lokasi Titik Puncak Arus Balik Lebaran 2022

Kegiatan ini diikuti oleh 70 siswa dari 30 SMA dan sederajat di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Tangerang. Melalui Belantara Biodiversity Class, diharapkan generasi muda semakin peduli terhadap pelestarian keanekaragaman hayati di tengah pesatnya pembangunan perkotaan. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: Belantara FoundationBiodiversity ClassPelestarian Satwa


Related Posts

HPSN
PASNUSANTARA

HPSN 2026 Tekankan Sinergi Kelola Sampah Berkelanjutan

26 Februari 2026
spesies primata
HEADLINE

Hari Primata Indonesia, Empat Spesies Endemik Terancam Punah

31 Januari 2026
Belantara Foundation
PASNUSANTARA

Belantara Foundation Gelar Seminar Internasional tentang Mangrove dan Karbon Biru

25 November 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

pidana penjara
HEADLINE

Doktor Unpas Tutut Prasetyo Lulus dengan Disertasi Rekonstruksi Pidana Penjara, Soroti Harmonisasi KUHP dan Pemasyarakatan

21 April 2026

# pidana penjara BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Universitas Pasundan menggelar sidang terbuka dengan kandidat...

RKPD

Musrenbang RKPD Jabar, Bahas Pembangunan Layanan Dasar 2027

21 April 2026
cibeber

Perbaikan Rel Selesai, Jalur KA Cibeber – Lampegan Kembali Beroperasi

21 April 2026
UTBK SNBT 2026

UTBK SNBT 2026 Digelar Serentak, Peserta Wajib Patuhi Aturan Ujian

21 April 2026
Fadly Alberto tertangkap kamera melakukan tendangan brutal terhadap pemain Dewa United U-20. (tangkapan layer)

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

20 April 2026

Highlights

UTBK SNBT 2026 Digelar Serentak, Peserta Wajib Patuhi Aturan Ujian

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

Tak Main-Main! Dewa United Tempuh Jalur Hukum Terkait “Tendangan Kungfu” di Laga EPA U-20

Hujan Drama di Banten: Persib Bandung Bangkit dari Ketertinggalan, Tahan Imbang Dewa United 2-2

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.