LONDON, WWW.PASJABAR.COM – Gelombang pemecatan manajer di Premier League musim 2025/2026 belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Setelah Ruben Amorim resmi dibebastugaskan oleh Manchester United pada Senin (5/1/2026), perhatian publik kini tertuju pada siapa sosok yang masuk daftar unggulan pemecatan berikutnya yang akan angkat kaki dari kasta tertinggi sepak bola Inggris.
Sejauh musim ini berjalan, sudah ada tujuh manajer yang kehilangan pekerjaan mereka. Berdasarkan data terbaru dari rumah taruhan Oddschecker, persaingan di “kursi panas” kini melibatkan nama-nama besar, termasuk suksesor Jurgen Klopp di Liverpool.
Nuno Espirito Santo di Ujung Tanduk
Manajer West Ham United, Nuno Espirito Santo, menempati posisi teratas sebagai kandidat terkuat yang akan dipecat selanjutnya. Koefisien pemecatan Nuno berada di angka 11/8.
Situasi ini menjadi sangat getir bagi Nuno, mengingat ia baru saja merasakan pahitnya pemecatan oleh Nottingham Forest di awal musim ini sebelum dipinang oleh The Hammers.
Jika prediksi ini terwujud, Nuno akan mencatatkan rekor buruk dengan dua kali dipecat oleh klub berbeda dalam satu musim yang sama.
Arne Slot dan Thomas Frank Masuk Daftar Unggulan Pemecatan
Kejutan muncul di posisi kedua, di mana manajer Liverpool, Arne Slot, menjadi unggulan berikutnya dengan koefisien 7/2.
Meskipun Liverpool masih bersaing di papan atas, performa The Reds yang dianggap belum maksimal dan sering kehilangan poin krusial—seperti hasil imbang kontra Fulham pekan lalu—membuat posisi pelatih asal Belanda itu mulai digoyang spekulasi.
Di posisi ketiga, ada Thomas Frank yang koefisien pemecatannya berada di angka 5.
Perjalanannya bersama Tottenham Hotspur sejauh ini dinilai belum mampu memenuhi ekspektasi tinggi manajemen dan penggemar The Lilywhites, terutama setelah serangkaian hasil buruk di laga tandang.
Arteta dan Le Bris: Paling Aman di Liga
Berbanding terbalik dengan kondisi Slot dan Nuno, dua manajer berikut ini justru menikmati posisi yang sangat stabil.
Mikel Arteta (Arsenal) dan Regis Le Bris (Sunderland) menjadi pelatih yang paling kecil kemungkinannya untuk dipecat menurut bursa taruhan.
Koefisien pemecatan kedua manajer tersebut berada di angka 66, yang menunjukkan kepercayaan tinggi manajemen terhadap proyek jangka panjang yang mereka usung.
Keberhasilan Arteta menjaga Arsenal di puncak klasemen dan performa impresif Sunderland sebagai tim promosi menjadi alasan utama stabilitas posisi mereka.
| Manajer | Klub | Koefisien Pemecatan |
| Nuno Espirito Santo | West Ham United | 11/8 (Paling Terancam) |
| Arne Slot | Liverpool | 7/2 |
| Thomas Frank | Tottenham Hotspur | 5 |
| Mikel Arteta | Arsenal | 66 (Paling Aman) |
| Regis Le Bris | Sunderland | 66 (Paling Aman) |












