WWW.PASJABAR.COM – Tim Indonesia Onic Esports akan menghadapi wakil Timur Tengah, Team Falcons, dalam laga krusial babak Swiss Stage 5 kejuaraan dunia Mobile Legends: Bang-Bang M7 World Championship.
Pertandingan ini menjadi penentuan bagi Onic untuk melaju ke Knockout Stage atau harus tersingkir dari turnamen.
Dikutip dari akun resmi MLBB, laga Onic Esports kontra Team Falcons akan digelar Sabtu (17/1/2026), dengan format best of three (BO3). Artinya, kedua tim harus meraih dua kemenangan untuk memastikan kelolosan. Pertandingan dijadwalkan berlangsung pukul 19.00 WIB.
Onic yang diperkuat Lutpiii, Kairi, Sanz, Kiboy, dan Skylar datang dengan modal positif usai meraih kemenangan meyakinkan 2-0 tanpa balas atas wakil Singapura, Evil, pada Swiss Stage 4, Jumat (16/1/2026) malam.
Kemenangan tersebut sekaligus memutus tren negatif Onic setelah dua kekalahan beruntun di laga sebelumnya.
Onic Bangkit dari Kutukan BO1
Sebelumnya, tim berjuluk Landak Kuning harus menelan kekalahan pahit dari wakil Eropa Timur, Team Spirit, pada Swiss Stage 3, Selasa (13/1/2026).
Onic juga sempat tumbang dari tim Myanmar, Yangon Galacticos, pada Swiss Stage 2, Minggu (11/1/2026). Kedua kekalahan itu terjadi dalam format best of one (BO1).
Menanggapi hasil tersebut, Kiboy mengakui bahwa format BO1 kerap menjadi tantangan tersendiri bagi Onic.
“Mungkin kita kemarin masih kurang pede (percaya diri) lah istilahnya,” ujar Kiboy dalam temu media usai kemenangan atas Evil.
Ia menambahkan, format BO1 sering menjadi “kutukan” bagi Onic sejak turnamen sebelumnya.
“Cuman faktornya karena BO1 sih, jadi curse buat kita dari jaman M3 lah. Sekarang sudah BO3 kan, jadi kita harus bangkit,” lanjutnya.
Selain Onic, Indonesia telah memastikan satu wakil di Knockout Stage, yakni Alter Ego. Tim tersebut tampil impresif dengan meraih tiga kemenangan beruntun atas Aurora Gaming (Filipina), Black Sentence Esports (Chile), dan Yangon Galacticos (Myanmar).
Laga Onic kontra Team Falcons pun diprediksi berlangsung sengit, sekaligus menjadi ujian terakhir bagi sang Landak Kuning untuk menjaga asa Indonesia di M7 World Championship. (han)












