Kabupaten Bandung Barat, www.pasjabar.com — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meninjau secara langsung lokasi bencana longsor yang terjadi di Desa Pasirlangu Kabupaten Bandung Barat tadi. Dedi Mulyadi yang datang pada hari Sabtu (24/1/26) sore langsung terjun membantu proses pencarian para korban yang masih tertimbun tanah. Bersama dengan petugas gabungan Gubernur Jawa Barat berhasil evakuasi 3 jenazah korban yang tertimbun material longsor sangat tebal.
Petugas Kesulitan Evakuasi 3 Jenazah
Petugas gabungan sempat mengalami kesulitan yang cukup berarti untuk mengevakuasi korban karena kondisi material longsor yang sangat berat sekali.
Dibutuhkan waktu hampir satu jam lamanya hingga akhirnya ketiga jenazah korban tersebut berhasil dievakuasi menuju posko medis terdekat sekarang.
Sorotan Alih Fungsi Lahan Dan Janji Relokasi Warga
Pada kesempatan tersebut Dedi Mulyadi menyoroti lokasi bencana yang semestinya merupakan kawasan areal pepohonan keras sebagai penahan tanah alami.
Namun faktanya di lapangan saat ini kawasan hutan tersebut telah disulap menjadi kebun bunga serta perkebunan sayuran milik warga.
Dedi Mulyadi secara tegas menjanjikan akan segera merelokasi para korban longsor agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa.
Langkah relokasi dianggap sebagai solusi permanen yang paling efektif untuk menyelamatkan nyawa masyarakat dari ancaman bencana tanah longsor susulan.
Pemerintah provinsi akan segera melakukan kajian teknis guna menentukan lokasi pemukiman baru yang jauh lebih aman bagi seluruh pengungsi.
Data Terkini Korban Meninggal Dunia Dan Proses Pencarian
Hingga hari Sabtu sore jumlah korban meninggal dunia akibat bencana longsor di Desa Pasirlangu tercatat telah mencapai delapan orang.
Petugas gabungan dari berbagai unsur saat ini masih terus melakukan pencarian terhadap delapan puluh satu orang yang belum ditemukan.
Kondisi cuaca serta medan yang sangat berlumpur menjadi tantangan utama bagi tim pencari dalam menjalankan misi kemanusiaan di lapangan.
Alat berat tetap disiagakan di sekitar lokasi agar proses pembersihan sisa material longsor dapat berjalan dengan lebih cepat dan.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada serta mengikuti instruksi dari petugas demi keselamatan bersama selama masa tanggap darurat bencana ini. (Uby)












