CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 19 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Rektorat Unpad Nonaktifkan Dosen Diduga Terlibat Kekerasan Seksual, Dan Lakukan Investigasi

Yatti Chahyati
16 April 2026
kasus dosen unpad

ilustrasi. (Foto : ist Unpad)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

# kasus dosen unpad

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Universitas Padjadjaran (Unpad) menyatakan sikap tegas atas dugaan kasus kekerasan seksual yang melibatkan salah satu guru besar di lingkungan kampus.

Dalam siaran pers yang diterima Pasjabar, Kamis (16/4/2026), pihak rektorat menegaskan komitmennya untuk tidak mentoleransi segala bentuk kekerasan, termasuk kekerasan seksual.

Rektor Unpad, Prof. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita, menyampaikan keprihatinan mendalam atas dugaan tersebut.

Ia menegaskan bahwa kampus harus menjadi ruang aman bagi seluruh sivitas akademika, baik mahasiswa, dosen, maupun tenaga kependidikan.

Dosen Dinonaktifkan Sementara

Sebagai langkah awal, Unpad langsung mengambil tindakan cepat dengan menonaktifkan sementara dosen yang diduga terlibat dari seluruh aktivitas akademik.

Keputusan ini diambil pada hari yang sama setelah laporan lengkap diterima oleh pihak kampus.

Baca juga:   Hari Ini 80.792 Peserta Ikuti UTBK Unpad, ITB Ditengah Pandemi Covid-19

Langkah ini menunjukkan keseriusan Unpad dalam menangani dugaan pelanggaran yang terjadi, sekaligus sebagai bentuk perlindungan terhadap korban dan menjaga integritas lingkungan akademik.

“Setiap dugaan pelanggaran akan kami tindaklanjuti secara serius sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” demikian disampaikan dalam keterangan resmi.

Pembentukan Tim Investigasi

Untuk memastikan penanganan berjalan objektif dan transparan, Unpad langsung membentuk tim investigasi.

Tim ini melibatkan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual Universitas Padjadjaran serta unsur senat fakultas terkait.

Tim investigasi bertugas melakukan penelusuran secara menyeluruh terhadap dugaan kasus tersebut, termasuk mengumpulkan bukti dan keterangan dari berbagai pihak.

Baca juga:   ITB dan UNPAD Buka Kelas Kolaborasi Multidisiplin Teknologi Kesehatan

Rektor menegaskan bahwa jika dalam proses investigasi terbukti terjadi pelanggaran berupa kekerasan seksual, maka pihak kampus tidak akan ragu menjatuhkan sanksi tegas sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Prioritaskan Keselamatan Korban

Dalam pernyataannya, Rektor Unpad menegaskan bahwa kampus akan memprioritaskan keselamatan dan kepentingan korban.

Hal ini menjadi prinsip utama dalam setiap proses penanganan kasus kekerasan seksual di lingkungan kampus.

“Unpad akan konsisten melakukan proses pembuktian dan penindakan sesuai perundang-undangan, serta memprioritaskan kepentingan dan keselamatan pihak yang menjadi korban,” ujar Prof. Arief.

Ia juga menambahkan bahwa keberpihakan terhadap korban tidak mengabaikan prinsip kehati-hatian dalam proses pembuktian, agar tidak terjadi kesalahan dalam pengambilan keputusan.

Baca juga:   Simak Syarat Pendaftaran Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Tahap II

Komitmen Ciptakan Kampus Aman

Selain menangani kasus yang tengah berlangsung, Unpad menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan kampus. Upaya ini dilakukan secara menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang.

Rektor juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya sivitas akademika Unpad, untuk mendukung proses penanganan kasus ini.

Dukungan tersebut dinilai penting untuk menjaga suasana kampus tetap kondusif dan aman.

“Unpad terbuka atas segala masukan dari masyarakat guna menciptakan lingkungan pendidikan yang nyaman dan bebas dari kekerasan,” tegasnya.

Dengan langkah cepat dan tegas ini, Unpad berharap dapat memberikan keadilan bagi korban sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan tinggi.(*/tie)

# kasus dosen unpad

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Yatti Chahyati
Tags: Berita Pendidikanguru besar unpadJatinangorkampus amankasus dosen Unpadkekerasan seksual kampuskekerasan seksual mahasiswaSatgas PPKSuniversitas padjadjaranunpad


Related Posts

UTBK SNBT 2026
HEADLINE

Pengunduhan Kartu SBMPTN 2026 Ditutup, Terlewat Unduh? Ini Risikonya

15 April 2026
unpad
HEADLINE

Unpad Sesuaikan Pola Kerja, WFH Jumat Mulai April 2026

8 April 2026
unpad jatinangor
PASPENDIDIKAN

Unpad Tandatangani SKB Pengaturan Akses Ojol di Kampus Jatinangor

7 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Mikel Arteta balas pernyataan Pep Guardiola jika Man City kalah maka peluang juaranya habis. (Action Images via Reuters/Matthew Childs)
HEADLINE

Psy War Memanas! Guardiola Sebut Peluang Juara Habis, Arteta Pilih Tetap Membumi Jelang Duel Etihad

18 April 2026

MANCHESTER, WWW.PASJABAR.COM – Panggung Premier League akhir pekan ini akan menyajikan "final dini" yang mempertemukan dua raksasa,...

Manajer Coventry City Frank Lampard. (Foto: Getty Images/Lewis Storey)

Penantian 25 Tahun Berakhir! Frank Lampard Bawa Coventry City Kembali ke Premier League

18 April 2026
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Uby/pasjabar)

Dedi Mulyadi Ajak Muda-Mudi Jabar Menikah di KUA: Lebih Baik Jadi Raja Selamanya Daripada Raja Sehari!

18 April 2026
Foto: Paul Childs/Action Images via Reuters

Prediksi Chelsea vs Manchester United: Misi Bangkit Si Biru di Tengah Ancaman Setan Merah

18 April 2026
Herve Renard. (REUTERS/Stringer)

Kejutan Besar! Herve Renard Resmi Dipecat Arab Saudi Jelang Piala Dunia 2026

18 April 2026

Highlights

Prediksi Chelsea vs Manchester United: Misi Bangkit Si Biru di Tengah Ancaman Setan Merah

Kejutan Besar! Herve Renard Resmi Dipecat Arab Saudi Jelang Piala Dunia 2026

Drama dan Kericuhan di Prancis: Mainz 05 Tersingkir Tragis, Nadiem Amiri Diganjar Kartu Merah

Jay Idzes Tak Tergantikan! Tampil Tangguh Bawa Sassuolo Tumbangkan Como 1907 di Serie A

Inter Milan Gilas Cagliari 3-0, Nerazzurri Kian Tak Terbendung di Puncak Klasemen

Bukan untuk Kaum ‘Mendang-Mending’, Samsung Galaxy S26 Ultra Hadir dengan Spek Monster dan Harga Sultan

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.