WWW.PASJABAR.COM — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Jawa Barat yang digelar di Gedung Pakuan.
Dalam forum tersebut, ia menegaskan bahwa arah pembangunan Jawa Barat pada 2027 akan difokuskan pada pemenuhan layanan dasar masyarakat.
Menurutnya, sektor pendidikan menjadi prioritas utama dengan target memastikan seluruh masyarakat dapat mengakses pendidikan hingga jenjang SMA dan SMK.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan sejumlah langkah strategis, di antaranya pembangunan ruang kelas baru serta pemberian subsidi bagi masyarakat kurang mampu, baik di sekolah negeri maupun swasta.
“Kami ingin tidak ada lagi anak-anak Jawa Barat yang terhambat mengenyam pendidikan,” ujar Dedi.
Fokus Layanan Dasar dan Infrastruktur
Selain pendidikan, sektor kesehatan juga menjadi perhatian. Dalam Musrenbang RKPD Jabar tersebut, pemerintah memastikan masyarakat kurang mampu tetap bisa mendapatkan layanan kesehatan. Termasuk bagi mereka yang belum terdaftar dalam program jaminan kesehatan nasional.
Dedi menjelaskan, warga yang belum terdaftar dalam BPJS Kesehatan namun tergolong tidak mampu tetap dapat memperoleh layanan medis di rumah sakit yang ditunjuk, dengan pembiayaan ditanggung pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten/kota.
Di sisi lain, pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan, irigasi, dan penyediaan air bersih juga terus didorong. Pemerintah menargetkan konektivitas antarwilayah hingga tingkat desa dapat tercapai pada 2029, termasuk memastikan tidak ada lagi jalan desa dalam kondisi rusak.
“Kami ingin pembangunan infrastruktur benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, bukan sekadar kebijakan administratif,” katanya.
Dedi juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan. Ia memastikan pengembangan industri tetap memperhatikan kondisi wilayah pesisir, pegunungan, hingga pedesaan agar tetap terjaga keberlanjutannya.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat optimistis, dengan sinergi bersama pemerintah kabupaten dan kota, pembangunan tahun 2027 dapat berjalan lebih efektif serta menghadirkan pemerataan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat. (uby)












