WWW.PASJABAR.COM — Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2026 resmi dimulai serentak pada Selasa (21/4/2026) di berbagai pusat ujian di Indonesia.
Ujian yang menjadi bagian dari Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) ini akan berlangsung hingga 30 April 2026, dengan pengumuman hasil dijadwalkan pada 25 Mei 2026.
Tingginya antusiasme peserta terlihat sejak hari pertama pelaksanaan. Sejumlah calon mahasiswa bahkan memilih menyewa penginapan di sekitar lokasi ujian guna memastikan kehadiran tepat waktu.
Hal ini juga dipengaruhi oleh perubahan mekanisme tahun ini, di mana peserta hanya memilih kota ujian, sementara lokasi spesifik ditentukan panitia dan diumumkan sekitar 10 hari sebelum pelaksanaan.
Selain kesiapan mental, peserta diwajibkan membawa sejumlah dokumen penting saat ujian.
Dokumen tersebut meliputi kartu peserta UTBK, kartu identitas seperti KTP atau kartu pelajar, Surat Keterangan Lulus (SKL) atau ijazah, serta fotokopi ijazah yang telah dilegalisasi bagi lulusan tahun sebelumnya. Bagi lulusan luar negeri, diwajibkan membawa ijazah yang telah disetarakan.
Disiplin dan Survei Lokasi Jadi Kunci
Panitia melalui akun resmi media sosial SNPMB juga mengingatkan peserta untuk mematuhi seluruh tata tertib ujian.
Peserta diwajibkan datang minimal 30 menit sebelum ujian dimulai, mengenakan pakaian rapi dan bersepatu, serta dilarang membawa alat komunikasi maupun perangkat elektronik ke dalam ruang ujian.
Peserta yang datang terlambat setelah ujian dimulai tidak diperkenankan mengikuti ujian. Selain itu, segala bentuk kecurangan seperti bekerja sama atau berkomunikasi selama ujian berlangsung akan dikenakan sanksi tegas.
Survei lokasi ujian juga menjadi hal penting yang dianjurkan bagi peserta. Dengan melakukan survei sejak H-1, peserta dapat mengenali rute perjalanan, memperkirakan waktu tempuh, serta memahami kondisi lingkungan sekitar lokasi ujian.
Kegiatan survei ini cukup dilakukan dari luar area gedung tanpa memasuki ruang ujian, serta tetap menjaga ketertiban dan tidak mengganggu aktivitas di lingkungan kampus atau sekolah. Langkah ini dinilai efektif untuk meminimalisir risiko keterlambatan dan kendala teknis pada hari pelaksanaan.
Dengan persiapan yang matang dan kepatuhan terhadap aturan, diharapkan seluruh peserta dapat mengikuti UTBK SNBT 2026 dengan lancar dan optimal. (han)












