BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi atau KAI Daop 2 Bandung kembali mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kedisiplinan saat melintasi perlintasan sebidang.
Imbauan ini disampaikan guna menjaga keselamatan perjalanan kereta api sekaligus pengguna jalan.
Di wilayah Daop 2 Bandung, tercatat terdapat 342 perlintasan sebidang. Dari jumlah tersebut, hanya 115 perlintasan yang dilengkapi palang pintu resmi dan dijaga petugas bersertifikat, sementara sisanya masih berupa perlintasan tidak dijaga yang tersebar di berbagai daerah.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menegaskan pentingnya kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas di perlintasan.
“Perlintasan sebidang merupakan titik temu antara perjalanan kereta api dan pengguna jalan raya. Kami mengimbau masyarakat untuk berhenti sejenak, tengok kanan dan kiri, serta tidak menerobos palang pintu saat sinyal sudah berbunyi,” ujarnya.
Tingkat Kecelakaan Masih Dipicu Kelalaian
Sepanjang 2025, KAI Daop 2 Bandung mencatat 51 kejadian kereta tertemper orang di jalur, 11 kasus melibatkan kendaraan roda dua, dan tiga kasus kendaraan roda empat di perlintasan sebidang.
Sementara pada triwulan pertama 2026, tercatat 14 kejadian kereta tertemper orang, serta beberapa insiden yang melibatkan kendaraan.
Menurut Kuswardojo, sebagian besar kecelakaan tersebut disebabkan kurangnya disiplin masyarakat, baik karena menerobos perlintasan maupun melakukan aktivitas di jalur rel.
“Jalur rel bukan tempat untuk beraktivitas selain operasional kereta api. Kami masih menemukan masyarakat berjalan atau bahkan berhenti di sekitar rel, yang sangat berbahaya,” katanya.
Sebagai langkah preventif, KAI Daop 2 Bandung bersama komunitas seperti Railfans Cimahi, Railfans Cianjur, Sahabat Kereta Api, Garut Railfans, dan IRPS terus melakukan edukasi keselamatan. Kegiatan tersebut meliputi sosialisasi di perlintasan, edukasi ke sekolah, hingga kampanye melalui media.
KAI berharap kesadaran masyarakat terus meningkat sehingga tercipta budaya tertib berlalu lintas di perlintasan sebidang. Kedisiplinan dinilai menjadi kunci utama untuk mencegah kecelakaan serta menjaga perjalanan kereta api tetap aman, selamat, dan nyaman bagi semua pihak. (uby)












