Jalur ini menjadi salah satu pintu masuk bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri (PTN) melalui Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi SNPMB.
Calon peserta harus melalui sejumlah tahapan, mulai dari registrasi akun, melengkapi data diri, memilih program studi dan perguruan tinggi tujuan. Mengunggah portofolio (khusus program studi tertentu).
Kemudian menentukan lokasi pusat UTBK, membayar biaya pendaftaran sebesar Rp200.000 (gratis untuk peserta KIP Kuliah). Hingga mengunduh kartu peserta yang wajib dibawa saat ujian.
Materi dan Jumlah Soal UTBK-SNBT 2026
UTBK-SNBT 2026 terdiri dari dua komponen utama, yakni Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Literasi. TPS mengukur kemampuan kognitif.
Terdiri dari Penalaran Umum (30 soal), Pengetahuan dan Pemahaman Umum (20 soal), Pemahaman Bacaan dan Menulis (20 soal), serta Pengetahuan Kuantitatif (20 soal).
Sementara itu, tes literasi menguji kemampuan memahami dan menganalisis informasi. Meliputi Literasi Bahasa Indonesia (30 soal), Literasi Bahasa Inggris (20 soal), dan Penalaran Matematika (20 soal). Total durasi pengerjaan UTBK mencapai 195 menit atau sekitar 3 jam 15 menit.
Calon peserta disarankan memulai persiapan sedini mungkin dengan memahami pola soal, berlatih soal TPS dan literasi, serta mengatur waktu belajar secara konsisten. Pendaftaran UTBK-SNBT 2026 akan ditutup pada 8 April 2026 pukul 15.00 WIB.
Pelaksanaan UTBK sendiri dijadwalkan berlangsung antara 21–30 April 2026, sementara pengumuman hasil seleksi satu ini akan diumumkan pada 25 Mei 2026. Masa unduh sertifikat UTBK berlangsung dari 2 Juni hingga 31 Juli 2026.
Dengan memahami jadwal, materi, dan aturan pemilihan program studi, calon mahasiswa dapat memaksimalkan peluang lolos seleksi dan meraih pilihan PTN yang diinginkan. (han)












