CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Rabu, 7 Januari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Kotak Hitam Jeju Air jadi Harapan Ungkap Penyebab Kecelakaan

pri
3 Januari 2025
Kotak Hitam Jeju Air jadi Harapan Ungkap Penyebab Kecelakaan

kecelakaan pesawat Jeju Air penerbangan 7C2216 menewaskan 179 orang di Korea Selatan. Foto/Yonhap

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

WWW.PASJABAR.COM — Kotak hitam (black box) Jeju Air Penerbangan 7C2216 yang mengalami kecelakaan menjadi harapan untuk mengungkap penyebab tragedi di Korea Selatan tersebut.

Tim penyelidik dilaporkan telah mengekstrak data awal dari salah satu kotak hitam yang ditemukan.

Pesawat Boeing 737-800 ini terbang dari Bandara Internasional Suvarnabhumi, timur Bangkok, Thailand.

Ia mengalami kecelakaan saat mendarat di Bandara Internasional Muan, Korea Selatan, pada Minggu (29/12/2024) pagi waktu setempat.

Rekaman video dari insiden itu menunjukkan pesawat keluar dari landasan pacu sebelum menabrak dinding pagar bandara, meledak, dan terbakar hebat.

Sebanyak 179 dari 181 orang di dalamnya tewas. Dua orang yang selamat adalah pramugari yang duduk di bagian belakang pesawat.

Baca juga:   Sungai sebagai Penyangga Kehidupan: Saatnya Bertindak Lawan Sampah Plastik dan Krisis Ekologi

Investigator Korea Selatan dan Amerika Serikat, termasuk dari Boeing, masih mencari penyebab pasti dari tragedi mematikan ini.

Beberapa pejabat Korea Selatan mengatakan bahwa tim penyelidik melakukan ekstrak data awal dari kotak hitam yang ditemukan.

Hal Diketahui dari Ekstraksi Black Box Jeju Air yang Mengalami Kecelakaan

1. Ekstraksi Awal Sudah Selesai

Sejak insiden terjadi, tim investigator gabungan Korea Selatan dan Amerika Serikat, menyisir lokasi kecelakaan pesawat.

Di sana, mereka mengambil dua kotak hitam dengan salah satunya yang sudah selesai diekstrak.

Baca juga:   Untuk Dukung Kawasan Rebana Kampus Polman II Akan Dibangun di Majalengka

Mengutip Al Jazeera, Wakil Menteri Penerbangan Sipil, Joo Jong-wan mengatakan bahwa ekstraksi awal data dari perekam suara kokpit telah selesai. Nantinya, data itu akan diubah menjadi berkas audio.

“Berdasarkan data awal ini, kami berencana untuk mulai mengubahnya ke format audio,” katanya.

2. Black Box Kedua Dikirim ke AS

Black box atau kotak hitam kedua yang berupa perekam data penerbangan akan dikirim ke Amerika Serikat. Sebab, penyelidik lokal tidak dapat memulihkan informasi yang ada di dalamnya.

Sebelumnya, penyelidik di Korea Selatan mengatakan tidak mungkin untuk memecahkan kode lokal perekam data penerbangan yang rusak dalam kecelakaan tersebut.

Baca juga:   Gempa 5,0 SR di Kabupaten Bandung: BPBD Jabar dan BNPB Fokus Penanganan Cepat

Selain rusak, ada bagian seperti konektor penting yang hilang, sehingga semakin menyulitkan pemecahan kode.

3. Diharapkan Bisa Memberi Banyak Informasi

Tim penyelidik yang dikerahkan untuk menyelidiki kecelakaan mematikan Jeju Air di Korea Selatan terus berusaha mengungkap penyebab pasti dari insiden tersebut.

Harapan muncul saat mereka mengambil data awal dari salah satu kotak hitam pesawat yang ditemukan.

Para penyelidik berharap data penerbangan dan perekam suara yang diekstrak nantinya akan memberikan banyak informasi.

Hal ini khususnya tentang saat-saat krusial menjelang tragedi. Itulah beberapa hal yang diketahui dari ekstraksi black box penerbangan Jeju Air yang mengalami kecelakaan.

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: black boxJeju Airkecelakaankorea selatankotak hitam


Related Posts

kim keon hee
HEADLINE

Dugaan Suap dan Saham Jerat Kim Keon Hee di Kejaksaan

7 Agustus 2025
Laga Indonesia vs Vietnam berlangsung panas dan banjir kartu kuning di 32 menit awal. (ANTARA)
HEADLINE

Kejutan! Vanenburg Tak Latih Timnas U-23 di SEA Games!

30 Juli 2025
Kecelakaan Beruntun Cisarua
HEADLINE

Kecelakaan Beruntun di Cisarua Lukai Delapan Orang, Truk Terguling

23 Juli 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Foto: dok. PBSI
HEADLINE

Lolos dari Lubang Jarum: Fajar/Fikri Melaju ke Babak Kedua Malaysia Open 2026 Usai Drama Rubber Game

7 Januari 2026

KUALA LUMPUR, WWW.PASJABAR.COM – Ganda putra andalan Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, berhasil mengamankan tiket ke babak kedua...

Wakil Wali Kota Bandung

Kuasa Hukum Beberkan Tujuh Poin Praperadilan Wakil Wali Kota Bandung

7 Januari 2026
Run BTS

Menjelang Comeback, Run BTS Kembali Kuasai Tangga Lagu Billboard

7 Januari 2026
virus super flu

Dinkes Jawa Barat Temukan 10 Warga Terpapar Virus Super Flu

7 Januari 2026
film kalah untuk menang

Film Menang untuk Kalah: Surya Saputra Ungkap Pernah Jadi Korban

7 Januari 2026

Highlights

Dinkes Jawa Barat Temukan 10 Warga Terpapar Virus Super Flu

Film Menang untuk Kalah: Surya Saputra Ungkap Pernah Jadi Korban

Sebastian Stan Dirumorkan Gabung Film DC The Batman Part II

Delapan Wakil Indonesia Awali Musim di Malaysia Open 2026

Piala Afrika 2025: Delapan Tim Pastikan Tiket Perempat Final

Kesalahan Perawatan Tubuh dan Rambut yang Sering Tak Disadari

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.