CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 2 Februari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Dokter: Posisi Tidur Tepat Cegah Nyeri Punggung Kronis

Hanna Hanifah
14 Mei 2025
posisi tidur

ilustrasi. (foto: istockphoto)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

WWW.PASJABAR.COM – Posisi tidur ternyata memiliki dampak signifikan terhadap kesehatan tulang belakang dan kualitas tidur seseorang.

Konsultan senior ahli bedah tulang belakang di Rumah Sakit SIMS Chennai, Dr Vignesh Jayabalan, mengungkapkan. Bahwa posisi tidur dapat memperlambat perkembangan berbagai gangguan tulang belakang.

Seperti herniasi diskus, artritis tulang belakang, hingga nyeri punggung bawah kronis.

“Betapa pentingnya posisi tidur, bukan hanya memengaruhi bagaimana perasaan Anda saat bangun. Tetapi juga dalam membatasi atau memperlambat perkembangan kondisi tulang belakang tertentu,” kata Dr Jayabalan, dikutip dari Hindustan Times, Senin (12/5).

Menurutnya, posisi tidur telentang menjadi salah satu yang paling dianjurkan. Karena gravitasi membantu mendistribusikan berat badan secara merata. Tanpa memberikan tekanan berlebih pada punggung.

Untuk kenyamanan lebih, bisa ditambahkan bantal di bawah lutut.

Posisi lutut sedikit menekuk akan menciptakan ruang pada tulang belakang yang memungkinkan aliran darah meningkat. Dan mempercepat proses pemulihan alami.

Baca juga:   Delapan Wakil Indonesia Awali Musim di Malaysia Open 2026

Selain itu, posisi tidur miring—terutama menyerupai posisi janin namun tidak terlalu meringkuk—juga dinilai sehat.

Posisi ini bermanfaat bagi penderita sleep apnea dan nyeri punggung bawah. Karena membantu menjaga kelengkungan alami tulang belakang.

Posisi yang Tidak Sehat

Sebaliknya, tidur tengkurap sangat tidak disarankan.

Posisi ini bisa menyebabkan leher terpelintir secara tidak alami dan menekan sendi tulang belakang. Sekaligus meratakan lengkungan punggung bawah, yang berisiko menimbulkan cedera jangka panjang.

Banyak pasien yang datang dengan keluhan kekakuan leher ternyata memiliki kebiasaan tidur tengkurap dalam jangka panjang.

Tidur dalam posisi janin yang terlalu melengkung juga sebaiknya dihindari.

Menurut Jayabalan, posisi ini bisa mengganggu pernapasan dalam dan menyebabkan kekakuan pada lutut serta pinggul. Terutama bagi mereka yang sudah memiliki masalah tulang belakang.

Baca juga:   Posisi Tidur yang Bisa Meredakan Nyeri Haid

Posisi lain yang kurang ideal adalah tidur telentang dengan lengan di atas kepala (dikenal sebagai posisi bintang laut).

Ini dapat menyebabkan kompresi saraf dan pembuluh darah, yang berujung pada ketidaknyamanan di bahu dan punggung atas.

Lebih lanjut, pilihan bantal dan kasur juga memainkan peran penting.

Bantal yang terlalu tinggi atau rendah bisa memengaruhi keselarasan leher. Sedangkan kasur yang terlalu keras atau terlalu lembut dapat menambah tekanan pada area tubuh tertentu.

“Melakukan penyesuaian pada posisi tidur sedini mungkin dapat secara signifikan mencegah risiko operasi di masa mendatang dan meningkatkan kualitas hidup,” ujar Jayabalan.

Ia juga menekankan pentingnya memperhatikan sinyal tubuh, seperti nyeri atau mati rasa saat bangun tidur, yang bisa menjadi pertanda posisi tidur tidak tepat.

Baca juga:   HIMPSI Jawa Barat Gelar Muswil, Dihadiri Para Praktisi

Tidur Miring Bagus untuk Kesehatan

Senada, Dr Karunakaran dari MGM Healthcare, Chennai, menyarankan tidur miring dengan posisi seperti janin. Bagi penderita stenosis tulang belakang atau herniasi diskus.

Ia juga menyarankan meletakkan bantal kecil di bawah lutut untuk mengurangi ketegangan di pinggang dan menjaga kesejajaran panggul.

Untuk mencegah rotasi pinggul internal, disarankan pula menempatkan bantal di antara lutut.

“Tidur tengkurap sama sekali tidak disarankan karena dapat menyebabkan hiperekstensi lumbal dan rotasi serviks. Yang meningkatkan risiko nyeri punggung bawah,” tambahnya.

Ia menyimpulkan bahwa menjaga posisi tulang belakang tetap netral sangat penting. Terutama bagi mereka yang memiliki nyeri punggung kronis.

Pemilihan bantal ergonomis serta kasur dengan tingkat kekenyalan sedang dapat membantu meredakan ketegangan dan menunjang tidur yang sehat. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Nyeri Punggung Kronisposisi tidur


Related Posts

Posisi Tidur yang Bisa Meredakan Nyeri Haid
PASKESEHATAN

Posisi Tidur yang Bisa Meredakan Nyeri Haid

14 Juli 2023

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

Foto: REUTERS/Ana Beltran
HEADLINE

Eksekusi Penalti Kylian Mbappe Bawa Real Madrid Tundukkan Rayo Vallecano Skor 2-1 Di Bernabeu

2 Februari 2026

MADRID, WWW.PASJABAR.COM -- Real Madrid menjamu Rayo Vallecano dalam lanjutan kompetisi LaLiga yang berlangsung di Stadion Santiago...

Foto: AFP/PIERO CRUCIATTI

Insiden Flare Di Giovanni Zini: Emil Audero Tetap Tegar Meski Terkena Lemparan Flare saat Laga Melawan Inter Milan

2 Februari 2026
natrium mi instan

Ahli Gizi Ingatkan Risiko Natrium Tinggi pada Mi Instan

2 Februari 2026
Longsor Cisarua

Dinkes KBB Siapkan Vaksin Tetanus untuk Relawan Longsor Cisarua

2 Februari 2026
Mikroalga itb

Peneliti ITB: Mikroalga Berpotensi Jadi Solusi Mitigasi Perubahan Iklim

2 Februari 2026

Highlights

Dinkes KBB Siapkan Vaksin Tetanus untuk Relawan Longsor Cisarua

Peneliti ITB: Mikroalga Berpotensi Jadi Solusi Mitigasi Perubahan Iklim

BMKG: Cuaca Berawan hingga Hujan Ringan Dominasi Indonesia Hari Ini

BNPB: 57 Jenazah Korban Longsor Cisarua Berhasil Teridentifikasi

Masuki Hari Ke-10, SAR Perluas Operasi Pencarian Korban Longsor Cisarua

SNPMB 2026 Ingatkan Batas Akhir Finalisasi PDSS Sekolah 2 Februari

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.