CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Jumat, 17 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Friday the 13th: Mitos Hari Sial atau Sekadar Takhayul?

Hanna Hanifah
13 Juni 2025
friday the 13th

ilustrasi. (foto: istockphoto)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

WWW.PASJABAR.COM – Bagi sebagian orang, Jumat tanggal 13 atau Friday the 13th hanyalah hari biasa dalam kalender.

Namun bagi banyak lainnya, kombinasi antara “Jumat” dan angka “13” menjadi semacam alarm kosmis — hari yang pantang digunakan untuk memulai sesuatu yang penting.

Mereka yang percaya kerap menghindari menandatangani kontrak, bepergian jauh, bahkan sampai tidur dengan kristal pelindung di bawah bantal.

Namun, dari mana sebenarnya reputasi menyeramkan ini berasal? Apakah benar Jumat tanggal 13 ini membawa kesialan, ataukah semua ini hanya mitos yang diperbesar oleh budaya populer?

Asal Usul Ketakutan terhadap Angka 13 dan Hari Jumat

Ketakutan terhadap Friday the 13th muncul dari gabungan dua simbol kesialan: angka 13 dan hari Jumat.

Dalam banyak budaya Barat, angka 13 telah lama dianggap membawa sial karena dianggap mengganggu “kesempurnaan” angka 12.

Beberapa legenda menyebut bahwa hari itu juga menjadi saat Adam dan Hawa memakan buah terlarang, serta saat Kain membunuh saudaranya Habel.

Ketika angka 13 dan hari Jumat bertemu, hasilnya adalah kombinasi yang secara turun-temurun dianggap membawa malapetaka.

Baca juga:   Leverkusen ke Final DFB Pokal 2023/2024 setelah Membantai Fortuna Dusseldorf

Sejarah Penting Terkait Friday the 13th

Beberapa peristiwa bersejarah yang kebetulan terjadi pada Jumat tanggal 13 juga turut memperkuat mitos ini. Di antaranya:

  • 13 Oktober 1307: Raja Prancis memerintahkan penangkapan besar-besaran terhadap Ksatria Templar.
  • 13 November 1970: Topan Bhola menewaskan lebih dari 300.000 orang di Bangladesh.
  • 13 Januari 2012: Kapal pesiar Costa Concordia karam dan menewaskan 30 orang.
  • 13 September 1996: Rapper Tupac Shakur meninggal dunia setelah ditembak.

Meskipun tidak ada hubungan kausal antara tanggal dan tragedi-tragedi tersebut, persepsi publik tentang Jumat tanggal 13 ini sebagai “hari sial” makin menguat.

Budaya Pop dan Kebangkitan Sosok Jason

Ketakutan akan Jumat tanggal 13 ini juga diperkuat oleh budaya populer, terutama setelah rilis film horor Friday the 13th pada 1980.

Tokohnya, Jason Voorhees, menjadi ikon teror modern. Meskipun tidak langsung memakai topeng hoki di film pertama, Jason tumbuh menjadi simbol kekerasan tanpa ampun — dan mempertegas reputasi angker Jumat tanggal 13 di dunia hiburan.

Sebelumnya, pada 1907, novelis Thomas William Lawson menerbitkan buku Friday the Thirteenth, yang menceritakan tentang pialang saham yang memanipulasi pasar menggunakan takhayul masyarakat terhadap hari tersebut.

Baca juga:   Laga Kedua Persib, Pj Gubernur Jabar Ajak Masyarakat Nobar di Gedung Sate

Secara kalender, Jumat tanggal 13 ini bisa terjadi minimal sekali dan maksimal tiga kali dalam setahun. Tahun 2025 hanya memiliki satu Friday the 13th — yaitu hari ini, 13 Juni 2025.

Tahun-tahun yang dimulai pada hari Minggu cenderung lebih sering memiliki Friday the 13th, terutama pada bulan Februari, Maret, atau November.

Superstisi Seputar Friday the 13th

Meskipun tidak semua orang percaya, banyak yang tetap berhati-hati pada hari ini.

Bahkan ada istilah ilmiah untuk fobia ini: paraskevidekatriaphobia — ketakutan ekstrem terhadap Friday the 13th. Beberapa superstisi yang sering dikaitkan dengan hari ini antara lain:

  • Menghindari kucing hitam
  • Tidak memulai proyek baru
  • Tidak berjalan di bawah tangga
  • Menunda pernikahan atau perjalanan
  • Mengenakan kristal atau jimat pelindung

Di sisi lain, sebagian orang juga mengalami triskaidekafobia, ketakutan berlebihan terhadap angka 13. Hal ini bahkan memengaruhi arsitektur modern, seperti gedung yang melompati lantai ke-13 dalam penomoran lift.

Fakta atau Mitos?

Meskipun reputasi Friday the 13th sangat kuat, belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa hari ini lebih berbahaya dibanding hari lainnya.

Baca juga:   Ridwan Kamil Lepas Program Mudik Gratis di Terminal Cicaheum

Sejumlah studi menunjukkan bahwa kecelakaan dan kejadian buruk tidak lebih sering terjadi pada Jumat tanggal 13 daripada hari lain.

Psikolog menyebut ini sebagai magical thinking, yakni kecenderungan manusia untuk mengaitkan dua hal yang sebenarnya tidak berhubungan secara logis.

Menurut Dr. Phil Stevens, antropolog dan penulis Rethinking the Anthropology of Magic and Witchcraft, ini adalah bentuk tabu budaya — upaya manusia menghindari kombinasi yang dipercaya dapat membawa bencana.

Namun ia juga menyebut bahwa kepercayaan terhadap Jumat tanggal 13 ini perlahan-lahan mulai melemah seiring bertambahnya kesadaran rasional.

Apakah Friday the 13th benar-benar hari sial? Jawabannya bergantung pada kepercayaan masing-masing. Bagi sebagian besar orang, ini hanya tanggal biasa. Namun bagi yang percaya, hari ini membawa nuansa waspada — bahkan mungkin menyeramkan.

Terlepas dari semuanya, satu hal pasti: Friday the 13th akan terus menjadi bagian menarik dari perpaduan antara sejarah, mitologi, dan budaya pop yang tak lekang oleh waktu. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: friday the 13thFriday the 13th hari sialJumat tanggal 13mitos Friday the 13thperistiwa Jumat tanggal 13


Related Posts

No Content Available

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Para pemain Dewa United. (Foto: Dok. Dewa United)
HEADLINE

Tantangan Berat Dewa United: Jan Olde Riekerink Waspadai Kekuatan Maung Bandung

17 April 2026

BANTEN, WWW.PASJABAR.COM – Pertandingan sengit akan tersaji pada pekan ke-28 Super League 2025/2026 saat Dewa United FC...

Nyari Gawe

Ratusan Ribu Pencari Kerja Gunakan Aplikasi Nyari Gawe Jawa Barat

17 April 2026
Veda Ega Pratama menjalani latihan di Sirkuit Aspar dan Sirkuit Alcarras sebelum balapan di Moto3 Spanyol 2026. (Honda Team Asia)

Pantang Bersantai! Veda Ega Pratama Jajal Sirkuit Favorit Marc Marquez Jelang Moto3 Spanyol

17 April 2026
Persib Bandung

Dewa United vs Persib Bandung Digelar Tanpa Penonton, Bobotoh Diimbau Dukung dari Rumah

17 April 2026
halaman gedung sate

Dedi Mulyadi Tata Halaman Gedung Sate untuk Atasi Kemacetan

17 April 2026

Highlights

Dewa United vs Persib Bandung Digelar Tanpa Penonton, Bobotoh Diimbau Dukung dari Rumah

Dedi Mulyadi Tata Halaman Gedung Sate untuk Atasi Kemacetan

Wakil Ketua DPR RI Tinjau Banjir Rancaekek dan Salurkan Bantuan

Empat Agensi K-Pop Jajaki Proyek Festival Musik Global Fanomenon

Gemini Resmi Hadir di Mac, Google Perluas Layanan AI Desktop

Sungai Citarum Gerus Jembatan di Ibun, Akses Antar Kecamatan Putus

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.