CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Rabu, 6 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Doa Bersama dan Potong Tumpeng Milangkala Paguyuban Pasundan ke-112

Yatti Chahyati
21 Juli 2025
Milangkala Paguyuban Pasundan ke-112

Ketua Umum Pengurus Besar Paguyuban Pasundan, Prof. Dr. H.M Didi Turmudzi, M.Si, memotong tumpeng dalam rangka Milangkala Paguyuban Pasundan ke-112 di ekretariat Paguyuban Pasundan, Senin (21/7/2025). (Foto :Pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Dalam suasana penuh khidmat dan kebersamaan, Pengurus Besar Paguyuban Pasundan menggelar potong tumpeng dan doa bersama dalam rangka Milangkala ke-112, Senin (21/7/2025), yang dilaksanakan di Sekretariat PB Paguyuban Pasundan, Jalan Sumatera, No 41 Bandung.

Ketua Umum Pengurus Besar Paguyuban Pasundan, Prof. Dr. H.M Didi Turmudzi, M.Si., memimpin langsung prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan panjang organisasi yang telah berdiri sejak tahun 1913.

Dalam sambutannya, Prof. Didi menyampaikan bahwa usia 112 tahun merupakan pencapaian luar biasa yang hanya dapat diraih dengan semangat gotong royong dan kebersamaan serta kekompakan semua pihak.

“Paguyuban Pasundan harus terus melanjutkan perjuangan para pendiri untuk memperkuat peran Paguyuban Pasundan di bidang pendidikan, sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat Sunda,” ujar Prof. Didi.

Baca juga:   Erick Thohir Kunjungi Paguyuban Pasundan

Sementara itu doa bersama dipimpin oleh Ketua Bidang Agama Paguyuban Pasundan, Prof. Dr. H. Ali Anwar, M.Si.

Doa ditujukan untuk keselamatan bangsa dan kemajuan Paguyuban Pasundan ke depan, serta mengenang jasa para pendiri dan tokoh-tokoh yang telah mendedikasikan diri untuk organisasi ini.

Paguyuban Pasundan terus berupaya memperkuat peran strategisnya dalam menjaga nilai-nilai budaya Sunda sekaligus berkontribusi nyata bagi pembangunan nasional.

Sejarah Paguyuban Pasundan

Sejarah kelahiran Paguyuban Pasundan, hampir mirip dengan kelahiran Budi Utomo, yakni genesis empiriknya berasal dari lingkungan sekolah kedokteran Stovia.

Namun, satu hal yang harus digarisbawahi bahwa Paguyuban Pasundan tidak pekat dengan ciri-ciri primordialisme dan ekslusivisme. Tetapi menonjolkan egaliterianisme dan non sektarianisme.

Paguyuban Pasundan yang didirikan para mahasiswa kedokteran pada tanggal 20 Juli 1913, tidak membatasi pada etnis Sunda.

Baca juga:   Indeks Literasi Digital Jawa Barat Naik, Tantangannya Tetap Ada

Jangkauannya jauh ke depan serta menasional. Yang dibuktikan dengan salah satu ketua umumnya yaitu Daeng Kanduruan Ardiwinata yang berdarah Makasar.

Tujuan dan Misi

Sejarah tujuan didirikannya Paguyuban Pasundan adalah “terwujudnya masyarakat Indonesia yang memiliki harkat dan martabat”. Dengan misinya memerangi kebodohan dan kemiskinan.

Tujuan dan misi Paguyuban Pasundan sejak didirikan masih tetap relevan dengan perkembangan Indonesia saat ini.

Kesadaran yang dimunculkan Paguyuban Pasundan lewat capaian proses kultural pendidikan yang mengabaikan perbedaan agama, keyakinan, etnis dan ideologi, sesungguhnya merupakan potensi politik.

Menuju gerakan awal penyadaran berbangsa dan bernegara untuk meraih kemerdekaan.

Realita ini mustahil untuk dimanipulasi oleh siapapun. Karena pada saat Paguyuban Pasundan memasuki bidang politik secara sahih tahun 1919 di Volksraad dengan tandas mengangkat salah satu tujuan politiknya.

Baca juga:   Drama Kemenangan Denver Nuggets Dalam 10 Detik

Bahwa “Paguyuban Pasundan mengakui hak-hak bangsa Indonesia dalam bidang kebudayaan dan etnisnya masing-masing”.

Arah dan Kiprah

Fenomena politik bukanlah persoalan yang tabu bagi arah dan kiprah Paguyuban Pasundan di masa kini dan di hari esok.

Tinggal, bagaimana kepiawaian mengidentifikasi. Dan mengelola potensi politik Paguyuban Pasundan, tetap berada pada orbit kesundaan dan keindonesiaan.

Artinya, Paguyuban Pasundan sebagai aset nasional yang bertumpu pada ihwal pencerahan kesundaan, tetap kontributif. Bagi perwujudan mosaik kenusantaraan yang tidak monolitik.

Rumusan ini jelas, merupakan kontribusi politik Paguyuban Pasundan sejak awal, terhadap dinamika pluralisme politik di Indonesia, dan sekaligus sebagai komitmen terhadap mekanisme politik kebangsaan. (tie)

# Milangkala Paguyuban Pasundan ke-112

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Yatti Chahyati
Tags: Acara Budaya di Bandungbudaya sundaDo'a BersamaKegiatan BudayaKegiatan Paguyuban PasundanLembaga Pendidikan PasundanMilangkala 112milangkala paguyuban pasundanNgamumule Budayaorganisasi budaya Sundapaguyuban pasundanPaguyuban Pasundan 2025Potong Tumpengprof didi turmudzisejarah Paguyuban PasundanTradisi Sunda


Related Posts

Pelantikan Paguyuban Pasundan Papua
HEADLINE

Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Wilayah Paguyuban Pasundan se Tanah Papua

25 April 2026
Penghargaan Paguyuban Pasundan
HEADLINE

Paguyuban Pasundan Raih Penghargaan dari HU Pikiran Rakyat di HUT ke-60

25 April 2026
pasundan law fair 2026
HEADLINE

Pasundan Law Fair 2026 Sukses Digelar, Ajang Nasional Adu Gagasan dan Kompetensi Mahasiswa Hukum

16 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

banjir jakarta 2026
PASNUSANTARA

Banjir dan Longsor Masih Dominasi Bencana, Nasional BNPB Ungkap Fakta Mengejutkan dan Peringatan Keras!

6 Mei 2026

# banjir jakarta 2026 JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan perkembangan bencana di berbagai...

sidang isbat

Penentuan Idul Adha 2026 Menunggu Hasil Sidang Isbat Kemenag

6 Mei 2026
Persija vs Persib

Persija vs Persib Pindah ke Samarinda! Duel Panas Tetap Membara, Ini Kata Panpel dan Pelatih

6 Mei 2026
kampus swasta terbaik

Kampus Swasta Terbaik di Jawa Barat? Ini Rahasia Sukses Mahasiswa Pilih Kampus Pasundan!

6 Mei 2026
unpas

Mahasiswa HI Unpas Rizfa Palsa Raih Juara Dua Kompetisi Nasional

6 Mei 2026

Highlights

Kampus Swasta Terbaik di Jawa Barat? Ini Rahasia Sukses Mahasiswa Pilih Kampus Pasundan!

Mahasiswa HI Unpas Rizfa Palsa Raih Juara Dua Kompetisi Nasional

Tambah Rombel SMP, Bandung Alokasikan Rp125 Miliar Tahun 2026

Ratusan Pembeli Perumahan Padalarang Tuntut Pengembang

BMKG Sebut Mayoritas Kota Besar Indonesia Berpotensi Hujan Ringan

Harga Pangan Nasional Berfluktuasi, Cabai Rawit Merah Masih Tertinggi

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.