# pasundan law fair 2026
BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Ajang bergengsi Pasundan Law Fair 2026 kembali sukses diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Pasundan di Aula Paguyuban Pasundan, Jalan Sumatera No. 41, Kota Bandung, Kamis (16/4/2026).
Mengusung tema “Starcon of Bumi Pasundan”, kegiatan ini menghadirkan kompetisi nasional berupa lomba debat hukum dan penyusunan surat dakwaan yang diikuti oleh berbagai perguruan tinggi dari seluruh Indonesia.
Hadir pada kesempata itu Wakil Rektor I Universitas Pasundan, Prof. Dr. Cartono, S.Pd., M.Pd., M.T. dan Wakil Dekan Bidang Pembelajaran, Kemahasiswaan, Alumni, Agama, dan Budaya, Dr. Hj. Rd. Dewi Asri Yustia, S.H., M.H.

Ajang Kompetisi Nasional yang Bergengsi
Pasundan Law Fair tahun ini menjadi wadah strategis bagi mahasiswa hukum untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, argumentasi hukum, serta keterampilan praktik peradilan semu.
Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya universitas ternama yang turut ambil bagian dalam kompetisi ini.
Selain menjadi ajang perlombaan, kegiatan ini juga menjadi sarana memperluas jejaring antar mahasiswa hukum lintas daerah.
Hal ini sejalan dengan harapan panitia agar kegiatan tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga membangun kolaborasi dan solidaritas antar calon penegak hukum masa depan.
Daftar Juara Lomba Surat Dakwaan
Dalam kategori lomba surat dakwaan, para peserta menunjukkan kemampuan analisis hukum yang tajam serta ketelitian dalam menyusun dokumen hukum formal. Berikut para pemenang:
- Juara 1: Universitas Islam (Tim A5)
- Juara 2: Universitas Brawijaya (Tim A7)
- Juara 3: Universitas Brawijaya (Tim B4)
Keberhasilan para pemenang menjadi bukti kualitas akademik dan kemampuan praktis mahasiswa hukum Indonesia dalam memahami proses peradilan pidana.
Juara Debat Hukum Nasional
Pada kategori debat hukum, persaingan berlangsung sangat ketat dengan adu argumentasi yang tajam dan berbasis kajian hukum yang mendalam. Hasil akhir menetapkan:
- Juara 1: Universitas Mulawarman (Tim Cygnus)
- Juara 2: Universitas Pelita Harapan (Tim Delphinus)
- Juara 3: Universitas Lampung (Tim Aquarius)
- Harapan: Universitas Sebelas Maret (Tim Draco)
Tim Universitas Mulawarman berhasil keluar sebagai juara pertama dengan penampilan impresif.
Salah satu pembicaranya, Dwina Christy Siregar, bahkan dinobatkan sebagai Best Speaker, didampingi oleh Shalom Gabriela Imanuel dan Desi Analia.

Dukungan Penuh Unpas
Wakil Rektor I Universitas Pasundan, Prof. Dr. Cartono, S.Pd., M.Pd., M.T., menyampaikan kebanggaannya terhadap pelaksanaan kegiatan ini.
Ia menilai Pasundan Law Fair menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Fakultas Hukum mampu menghadirkan kegiatan positif dan berkualitas di tengah berbagai dinamika yang terjadi di lingkungan kampus lain.
“Saya sangat bangga menyaksikan aktivitas yang dilaksanakan mahasiswa, khususnya oleh BEM Fakultas Hukum. Di tengah isu-isu yang berkembang di kampus lain, kegiatan ini justru membalikkan keadaan dengan menghadirkan kompetisi nasional yang luar biasa,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya kompetisi, tetapi juga bagian dari proses pembentukan kompetensi mahasiswa di luar ruang kelas.
Ia berharap ajang ini menjadi rekam jejak penting bagi mahasiswa dalam meningkatkan kapasitas dan daya saing mereka di masa depan.

Membangun Jejaring dan Semangat
Perwakilan mahasiswa, Revalina Maharani selaku Wakil Ketua 1 Badan Eksternal Mahasiswa Unpas, menegaskan bahwa Pasundan Law Fair diharapkan tidak hanya berorientasi pada kemenangan.
Ia menekankan pentingnya membangun jejaring, sportivitas, dan semangat bersama dalam memperkuat penegakan hukum menuju Indonesia Emas 2045.
Sementara itu, perwakilan BEM Fakultas Hukum Unpas M. Basir menyebut kegiatan ini sebagai bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam mengharumkan nama Universitas Pasundan.
Mereka berharap Pasundan Law Fair dapat terus menjadi agenda tahunan yang memberikan dampak positif dan inspirasi.

Inspirasi dari Para Juara
Tim Universitas Mulawarman yang terdiri dari Dwina Christy Siregar (Best Speaker), Shalom Gabriela Imanuel, Desi Analia mengungkapkan bahwa persiapan mereka terbilang singkat, bahkan kurang dari satu bulan.
Perwakilan tim juara menyampaikan bahwa persiapan mereka terbilang singkat, namun tetap maksimal.
“Kami persiapan lomba ini cukup singkat, bahkan tidak sampai satu bulan. Untuk babak final juga hanya sekitar satu minggu sebelum semifinal berlangsung. Tapi kami berusaha maksimal karena ini kesempatan terakhir kami aktif di lomba debat hukum,” ujar perwakilan tim Universitas Mulawarman.
Mereka juga berharap capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain.
“Harapannya apa yang sudah kami capai tidak berhenti sampai di sini. Kami ingin terus mengembangkan skill berdebat, dan semoga adik tingkat kami bisa melihat ini sebagai motivasi untuk berprestasi,” tutupnya. (*/tie)
# pasundan law fair 2026












