Sumatra Utara, www.pasjabar.com — Ajang Piala Kemerdekaan 2025 resmi bergulir dengan sebuah laga yang penuh kejutan di Stadion Utama Sumatra Utara, Deli Serdang. Duel antara Mali melawan Uzbekistan, yang berlangsung pada Selasa (12/8/2025), menjadi saksi bisu keunggulan tim asal Afrika yang tampil dominan sejak menit pertama.
Timnas Mali U17, yang sebelumnya berhasil menembus babak semifinal Piala Dunia U17 di Indonesia pada 2023, menunjukkan kualitas mereka dengan kemenangan telak 5-1. Hasil ini menjadi sinyal kuat bagi tim-tim lain bahwa Mali adalah salah satu kontender terkuat dalam turnamen ini.
Sejak awal pertandingan, Mali menunjukkan inisiatif serangan yang luar biasa. Gelandang serang andalan, Mahamadou Traore, berhasil membuka keran gol pada menit ke-19.
Gol ini bermula dari skema sepak pojok yang cerdik, di mana bola dioper pendek sebelum sebuah upaya tembakan ke kotak penalti.
Dengan kontrol yang tenang, Traore langsung menyepak bola dengan kaki kirinya, menembus pertahanan Uzbekistan dan mengubah skor menjadi 1-0.
Dominasi Mali terus berlanjut, dan publik Deli Serdang dibuat terpukau oleh serangan bertubi-tubi yang mereka lancarkan.
N’Djicoura Raymond Bomba, Bintang Baru dengan Selebrasi Khas Ronaldo
Nama N’Djicoura Raymond Bomba menjadi sorotan utama dalam laga ini. Pemain bernomor punggung 9 ini tampil eksplosif dan menjadi motor serangan Mali.
Setelah cooling break, ia langsung mengancam gawang Uzbekistan dengan tembakan keras dari dalam kotak penalti.
Meskipun sempat dimentahkan oleh kiper lawan, N’Djicoura tak menyerah. Dengan sigap, ia menyambar bola muntah dan mencocornya masuk ke gawang pada menit ke-35, menggandakan keunggulan timnya.
Aksinya tidak berhenti di situ. Menjelang babak pertama usai, tepatnya pada menit ke-45+1′, N’Djicoura kembali mencetak gol keduanya.
Kali ini, ia memanfaatkan operan matang dari rekannya di sisi kiri penyerangan, menyontek bola dengan presisi untuk membawa Mali unggul 3-0.
Kehadiran N’Djicoura di lapangan benar-benar menjadi momok menakutkan bagi lini belakang Uzbekistan.
Puncaknya, ia berhasil mencetak hattrick pada menit ke-60 melalui sundulan terarah yang memanfaatkan umpan lambung dari sisi kiri.
Untuk merayakan gol ketiganya ini, N’Djicoura melakukan selebrasi ikonik ‘Siuuu’ yang dipopulerkan oleh megabintang Portugal, Cristiano Ronaldo, membuat sorakan penonton semakin meriah.
Lini Serang Mematikan: Mali Punya Banyak Pilihan di Depan
Kemenangan besar Mali tidak hanya bergantung pada performa gemilang N’Djicoura. Lini serang mereka menunjukkan kedalaman skuad yang luar biasa.
Di awal babak kedua, baru lima menit berjalan, giliran Ibrahim Diakite yang mencatatkan namanya di papan skor.
Tendangan keras kaki kanannya pada menit ke-50 berhasil menambah keunggulan Mali menjadi 4-0.
Ini menunjukkan bahwa Mali tidak hanya mengandalkan satu atau dua pemain kunci, tetapi memiliki banyak opsi yang bisa mencetak gol dari berbagai posisi.
Kombinasi antara kecepatan, teknik, dan visi bermain para pemain Mali benar-benar membuat Uzbekistan kewalahan sepanjang pertandingan.
Setiap serangan yang mereka bangun terasa begitu berbahaya. Pengalaman mereka di turnamen internasional sebelumnya, seperti di Piala Dunia U17, tampaknya memberikan keuntungan besar dalam hal kedewasaan bermain dan mentalitas bertanding.
Mereka bermain dengan percaya diri dan terus menekan lawan hingga peluit akhir.
Uzbekistan Cuma Bisa Cetak Gol Hiburan dan Jadwal Laga Selanjutnya
Meskipun harus mengakui keunggulan Mali, Uzbekistan berhasil mendapatkan gol hiburan di menit-menit akhir pertandingan.
Gelandang Okhirov Khabibuloj menjadi satu-satunya pemain Uzbekistan yang mampu mencatatkan namanya di papan skor.
Tendangan kencang yang dilancarkannya pada menit ke-84 berhasil menembus jaring gawang Mali, mengubah kedudukan menjadi 5-1.
Namun, gol tersebut tidak mengubah hasil akhir pertandingan yang sudah didominasi oleh Mali sejak awal.
Dengan hasil ini, Mali memuncaki klasemen grup untuk sementara dan memberikan tekanan besar kepada tim-tim lain.
Jadwal Piala Kemerdekaan 2025 selanjutnya akan menyajikan duel yang sangat dinantikan oleh publik Indonesia, yaitu pertandingan antara Timnas U17 Indonesia vs Tajikistan.
Laga ini akan digelar di tempat yang sama, Stadion Utama Sumatra Utara, pada Selasa (12/8/2025) pukul 19.30 WIB.
Akankah Timnas Indonesia mampu mengikuti jejak Mali dengan meraih kemenangan perdana? Kita tunggu saja.












