BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Paguyuban Pasundan Cabang Kota Bandung melakukan audiensi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung di Balai Kota, Jumat (15/8/2025).
Pertemuan ini dihadiri langsung oleh Ketua Paguyuban Pasundan Cabang Kota Bandung, Prof. Dr. H. Thomas Bustomi, M.Si., beserta jajaran pengurus, termasuk Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan, Prof. Dr. Yaya Mulyana Abd Aziz, M.Si.
Audiensi tersebut diterima oleh Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, serta dihadiri perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Agenda utama pertemuan ini adalah silaturahmi sekaligus penyampaian rencana kegiatan besar Paguyuban Pasundan. Termasuk persiapan Kongres Milangkala ke-112 yang akan digelar pada akhir Agustus 2025.
Prof. Thomas Bustomi dalam sambutannya menyampaikan bahwa audiensi ini menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan antara Paguyuban Pasundan dan Pemkot Bandung.
“Di dalam rangka silaturahmi, yang pertama Paguyuban Pasundan Cabang Kota Bandung itu memiliki Dewan Pangaping. Kehadiran kami di sini adalah ingin memperpanjang apa yang sudah menjadi amanat dari Paguyuban Pasundan. Kedua, dalam waktu dekat, di akhir bulan ini, kami akan mengadakan Kongres Milangkala ke-112 Paguyuban Pasundan,” ujarnya.
Thomas menambahkan, dalam rangkaian peringatan kongres tersebut, pihaknya juga ingin memanfaatkan momentum Hari Kemerdekaan RI ke-80.
Untuk menggelar kegiatan gerak jalan yang melibatkan para siswa dari berbagai jenjang pendidikan yang berada di bawah naungan Paguyuban Pasundan, mulai dari SD, SMP, SMA/SMK, hingga perguruan tinggi.
“Kami ingin keliling Kota Bandung, kalau pun nanti diizinkan ada gerak jalan, nanti akan kami tindak lanjuti. Itu saja perkembangan yang ingin kami sampaikan. Mudah-mudahan Pak Wakil ada waktu untuk melepas anak-anak kami dalam acara gerak jalan nanti,” tutur Thomas.
Apresiasi dari Pemkot Bandung
Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, mengapresiasi inisiatif Paguyuban Pasundan. Dan menyambut baik rencana kegiatan yang diusulkan.
“Pertama-tama saya ucapkan terima kasih, alhamdulillah kepada Paguyuban Pasundan yang mau bersilaturahmi dengan Pemkot Bandung. Maksud dan tujuannya ada beberapa, pertama mungkin kerja sama. Paguyuban Pasundan ini memiliki SD, SMP, SMA/SMK, tentunya bisa berkolaborasi antara Pemkot Bandung dengan Paguyuban Pasundan,” kata Erwin.
Erwin juga menyebutkan bahwa dalam pertemuan ini muncul pula aspirasi terkait pengelolaan aset dan lahan, namun yang terpenting adalah membangun semangat kolaborasi dan gotong royong.
“Pemkot sebagai ‘ayah’, diminta tolong oleh ‘anaknya’ yaitu Paguyuban Pasundan. Walaupun sebetulnya saya sebagai ‘anak’ juga, karena saya alumni Pasundan. Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Ketua, kepada Bapak Profesor, semua yang ada di sini. Orang-orang yang secara keilmuan sudah tidak diragukan lagi, yang telah menciptakan dan mencetak anak-anak yang cerdas, intelektual, kuat secara mental, tangguh secara kebetulan, dan memiliki tanggung jawab sosial,” ucapnya.
Erwin pun meyakini bahwa para pendidik di lingkungan Paguyuban Pasundan terus menghasilkan ilmu yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Ia berharap kerja sama antara Pemkot dan Paguyuban Pasundan dapat terjalin lebih erat ke depannya, baik dalam bidang pendidikan, sosial, maupun kebudayaan. (han)












