www.pasjabar.com — Performa Liverpool berada pada titik terendah dalam satu dekade terakhir. Kekalahan demi kekalahan membuat pasukan Arne Slot tak hanya terpuruk di klasemen, tetapi juga mencatatkan serangkaian rekor kelam yang tak pernah terjadi sejak era 1950-an. Kalah 1-4 dari PSV Eindhoven di Anfield pada lanjutan Liga Champions 27 November 2025 menjadi bukti betapa rapuhnya The Reds musim ini.
1. Tiga Kekalahan Beruntun dengan Selisih 3+ Gol—Pertama Sejak 1953
Liverpool saat ini berada di jalur buruk yang belum pernah mereka alami sejak 70 tahun terakhir. Mereka kalah tiga laga berturut-turut dengan selisih lebih dari tiga gol: 0-3 dari Manchester City, 0-3 dari Nottingham Forest, dan 1-4 dari PSV Eindhoven.
Terakhir kali Liverpool mengalami kondisi seterpuruk ini adalah pada Desember 1953. Fakta tersebut menunjukkan betapa anjloknya performa tim yang sempat tampil garang pada musim sebelumnya.
2. Sembilan Kekalahan dalam 12 Laga—Terburuk Sejak Era 1953–1954
Angka sembilan kekalahan dari 12 pertandingan di semua kompetisi menjadi pukulan berat. Opta mencatat bahwa rentetan ini adalah yang terburuk bagi Liverpool sejak November 1953 hingga Januari 1954—periode yang dikenal sebagai salah satu momen paling kelam dalam sejarah klub.
Kondisi ini menambah tekanan besar kepada Arne Slot, yang dinilai gagal menemukan stabilitas baik di lini belakang maupun serangan.
3. Kebobolan 3+ Gol dalam Tiga Laga Beruntun
Lini pertahanan Liverpool yang biasanya kuat kini berubah menjadi salah satu yang paling rapuh di Premier League. Mereka kebobolan lebih dari tiga gol dalam tiga pertandingan berturut-turut untuk pertama kalinya sejak September 1992.
Masalah kompaksi lini belakang, buruknya transisi bertahan, dan kesalahan individu menjadi penyebab utama runtuhnya pertahanan The Reds pada musim ini.
4. Produktivitas Kebobolan Terburuk di Premier League
Musim ini, Liverpool telah kebobolan 34 gol, menjadikannya tim dengan jumlah kebobolan terbanyak di antara semua klub Premier League.
Statistik tersebut sangat kontras dengan musim 2024/2025, di mana Liverpool justru menjadi salah satu tim dengan pertahanan terbaik di liga.
5. Rekor Kekalahan Kandang Terburuk Sepanjang Sejarah Klub
Liverpool mencatat tiga kekalahan kandang dengan selisih lebih dari tiga gol musim ini—rekor terbanyak mereka di Anfield dalam satu musim.
Jumlah itu menyamai pencapaian buruk pada musim 1929/1930 serta sama banyaknya dengan kekalahan dalam 238 pertandingan kandang era Jurgen Klopp. Sebuah kontras ekstrem yang sulit dipercaya.
6. Van Dijk Jadi Penyebab Penalti Terbanyak
Kapten Liverpool, Virgil van Dijk, yang biasanya menjadi tembok kokoh, kini justru mencatatkan rekor negatif. Ia telah menyebabkan tiga penalti, lebih banyak dari pemain Premier League lainnya musim ini.
Kesalahan-kesalahan ini menunjukkan betapa tidak stabilnya performa para pemain senior Liverpool.
Titik Terendah Era Arne Slot
Dengan 6 rekor memalukan ini, tekanan terhadap Arne Slot semakin besar. Kekalahan beruntun, pertahanan rapuh, dan performa pemain inti yang menurun membuat masa depan sang pelatih berada di ujung tanduk.
Fans Liverpool berharap kebangkitan segera datang, tetapi tren statistik saat ini menunjukkan bahwa The Reds sedang berada pada fase yang sangat mengkhawatirkan.












