CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 1 Februari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Status Bandung Zoo di Persimpangan Jalan: Antara Ambisi Tata Ruang dan Pertaruhan Fungsi Konservasi

pri
15 Januari 2026
bandung zoo

Objek wisata Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) yang sempat ditutup sementara akhirnya kembali dibuka untuk umum pada Senin (29/12/2025) siang. (foto: pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Wacana perubahan status Bandung Zoo kembali memicu debat hangat setelah Wali Kota Bandung, Farhan, membuka tiga opsi masa depan bagi kawasan konservasi seluas 14 hektar tersebut.

Di satu sisi, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berdalih pada optimalisasi Ruang Terbuka Hijau (RTH). Namun, di sisi lain, pengelola memperingatkan bahwa langkah ini bisa menjadi blunder ekologis yang mengancam eksistensi satwa dilindungi.

Humas Bandung Zoo, Sulhan Syafei (Aan), menegaskan bahwa mereduksi fungsi kebun binatang menjadi sekadar taman kota atau taman tematik adalah sebuah kemunduran struktural.

Status Bandung Zoo Grade B: Bukan Sekadar Label

Dalam diskursus publik, aspek teknis sering kali terpinggirkan oleh isu sengketa lahan. Padahal, Kebun Binatang Bandung saat ini memegang status Grade B dengan koleksi sekitar 711 satwa.

Baca juga:   Ini Kabinet Indonesia Maju Pilihan Presiden Jokowi

Status ini merupakan sertifikasi nasional yang ketat, mencakup standar luasan lahan, kesejahteraan satwa (animal welfare), hingga fungsi riset.

“Kalau statusnya diturunkan, identitas Bandung Zoo otomatis hilang. Tidak bisa lagi disebut kebun binatang karena tidak memenuhi standar,” tegas Aan, Rabu (14/1/2026).

Perubahan status menjadi taman kota berarti menghilangkan kewajiban negara dan pengelola dalam menjalankan fungsi konservasi yang terukur secara hukum.

Risiko Ekologis: Hilangnya Pusat Studi Tapir Nasional

Argumen Pemkot yang menekankan kebutuhan RTH dianggap kontraproduktif oleh pengelola. Selama puluhan tahun, Bandung Zoo telah menjadi RTH aktif dengan vegetasi yang mapan.

Namun, lebih dari sekadar “paru-paru kota”, kawasan ini adalah jantung konservasi spesies langka.

  • Pusat Studi Tapir: Bandung Zoo telah menjadi rujukan nasional dalam program breeding (pengembangbiakan) Tapir.

  • Riset Ilmiah: Kawasan ini berfungsi sebagai laboratorium alam bagi peneliti dan akademisi.

  • Saksi Sejarah: Adanya satwa senior seperti Salma, gajah Sumatera berusia 55 tahun, menegaskan tanggung jawab etis yang tidak bisa diselesaikan hanya dengan pemindahan administratif.

Baca juga:   Pastv Wilujeung Milangkala Paguyuban Pasundan Ke-106

Mengubah fungsi lahan menjadi taman tematik seperti taman burung akan memangkas keragaman taksa satwa dan menghentikan program pengembangbiakan spesies besar yang krusial bagi keanekaragaman hayati Indonesia.

Dimensi Simbolik dan Identitas Kota

Sebagai ikon yang berdiri sejak era kolonial, Bandung Zoo adalah bagian dari memori kolektif warga Bandung.

Pengelola berpendapat bahwa di kota-kota besar dunia, kebun binatang justru dirawat sebagai kebanggaan kota (city pride), bukan dipereteli fungsinya demi simplifikasi tata ruang.

Baca juga:   ASN Kota Bandung Dilarang Berlibur saat Nataru Hingga 15 Januari Mendatang

Kebijakan yang diambil Wali Kota Farhan kini menghadapi ujian besar: Apakah keputusan tersebut akan didasarkan pada kajian konservasi berbasis pengetahuan, atau sekadar logika administratif yang mengorbankan fungsi strategis jangka panjang demi kepentingan ruang publik yang bersifat rekreatif semata?

Analisis Perbandingan Status Kawasan

Parameter Kebun Binatang (Grade B) Taman Kota / Tematik
Fungsi Utama Konservasi, Edukasi, Riset Rekreasi, Estetika Kota
Koleksi Satwa Beragam Taksa (Mamalia, Reptil, Aves) Terbatas (Misal: Hanya Burung)
Standar Lahan Luas & Teratur (Min. 10-15 Ha) Tidak Terikat Standar Konservasi
Dampak Ekologis Breeding Spesies Langka (Tapir, Gajah) Penurunan Diversitas Satwa
Print Friendly, PDF & Email
Editor: pri
Tags: bandung zooberita BandungGajah Salmakebun binatang bandungkonservasi satwaRTH BandungtapirTata Ruang BandungWali Kota Farhan


Related Posts

Anak digigit anjing di Cibuntu Bandung. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Teror Kawanan Anjing Di Cibuntu: Seorang Anak Kecil Terluka Parah Akibat Digigit Hewan Peliharaan Yang Lepas Ke Pemukiman Warga

1 Februari 2026
Polresta Bandung limpahkan enam tersangka kasus pengrusakan perkebunan teh Pangalengan ke Kejaksaan. (Ctk/pasjabar)
HEADLINE

Polresta Bandung Serahkan 6 Tersangka Pengrusakan Perkebunan Teh ke Kejari Kabupaten Bandung

29 Januari 2026
Hujan deras dan angin kencang menyebabkan pohon trembesi tumbang di Kota Baru Parahyangan, Bandung Barat, menimpa 3 mobil. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Cuaca Ekstrem Terjang Bandung Barat: Pohon Trembesi Tumbang Timpa Tiga Kendaraan di Kota Baru Parahyangan

23 Januari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

Skuad Arsenal merayakan gol Martin Zubimendi ke gawang Leeds United, Sabtu (31/01/2026). (c) AP Photo/Ian Hodgson
HEADLINE

Arsenal Pesta Gol Di Elland Road: Skuad The Gunners Hancurkan Leeds United 4-0 Dan Kokohkan Posisi Di Puncak Klasemen

1 Februari 2026

LEEDS, WWW.PASJABAR.COM -- Arsenal meraih kemenangan besar saat bertandang ke markas Leeds United dalam lanjutan kompetisi Liga...

Pemain Barcelona Lamine Yamal (kiri) berebut bola dengan pemain Elche John Donald pada laga La Liga/Liga Spanyol antara Elche vs Barcelona (c) AP Photo/Jose Breton

Barcelona Bungkam Elche 3-1: Lamine Yamal Tampil Sempurna Saat Blaugrana Curi Poin Penuh Di Estadio Martinez Valero

1 Februari 2026
Anak digigit anjing di Cibuntu Bandung. (Uby/pasjabar)

Teror Kawanan Anjing Di Cibuntu: Seorang Anak Kecil Terluka Parah Akibat Digigit Hewan Peliharaan Yang Lepas Ke Pemukiman Warga

1 Februari 2026
STKIP Pasundan Open

Universitas Esa Unggul dan UNDIP Juara Umum STKIP Pasundan Open Tournament Piala Kemenpora 2026 Series II

1 Februari 2026
Andrew Jung. (Foto: Official Persib)

Bojan Hodak Bongkar Rahasia! Alasan Andrew Jung Langsung Ditarik Keluar Usai Cetak Gol ke Gawang Persis Solo

1 Februari 2026

Highlights

Universitas Esa Unggul dan UNDIP Juara Umum STKIP Pasundan Open Tournament Piala Kemenpora 2026 Series II

Bojan Hodak Bongkar Rahasia! Alasan Andrew Jung Langsung Ditarik Keluar Usai Cetak Gol ke Gawang Persis Solo

STKIP Pasundan Dukung Gowes Baraya Bandung, Kampanyekan Hidup Sehat dan Kebersamaan Warga

NASA Umumkan Misi Astronot Swasta Baru, Axiom Space Jadi Andalan

Imbang Lawan Irak, Indonesia Kukuh di Puncak Grup A AFC Futsal Asian Cup 2026

Universal Pastikan Fast Forever Rilis Maret 2028 di Bioskop

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.