BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Yayasan Pendidikan Dasar dan Menengah (YPDM) Pasundan melakukan kunjungan ke SMP Pasundan 2 Kota Bandung, Jumat (23/1/2026), sebagai bentuk apresiasi atas selesainya pembangunan ruang kelas yang sebelumnya roboh akibat musibah pada November 2025 lalu.
Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua YPDM Pasundan Prof. Dr. H. Dadang Mulyana, M.Si., yang menyampaikan rasa bahagia dan bangga atas respons cepat sekolah dan yayasan dalam memulihkan fasilitas belajar mengajar.
Ia mengungkapkan, runtuhnya satu ruang kelas pada 3 November 2025 menjadi ujian yang berhasil dilewati bersama dalam waktu singkat.
“Jadi hari ini adalah hari yang dirasakan sangat bahagia bagi kami pengurus YPDM Pasundan. Kebahagiaan itu dibangun karena kami melihat ketika tanggal 3 November terjadi musibah runtuhnya satu ruangan, alhamdulillah dalam hitungan hari, persisnya 30 hari, itu sekarang sudah selesai,” ujar Dadang Mulyana.
Ia menambahkan, meski pembangunan telah rampung sejak Desember 2025, kunjungan baru dapat dilakukan pada Januari 2026. Dari hasil peninjauan langsung, ruang kelas yang dibangun dinilai sangat representatif dan mendukung proses belajar mengajar.
Revitalisasi Sekolah Tingkatkan Kenyamanan Belajar
Menurut Dadang, kondisi ruang kelas kini jauh lebih baik, mulai dari kebersihan, pencahayaan, hingga sirkulasi udara.
“Saya melihat langsung ruangannya sangat representatif. Guru nyaman mengajar, siswa nyaman belajar. Ruang kelasnya bersih, dinding ter-cat rapi, pencahayaan bagus, sirkulasi juga memadai, sehingga anak siap belajar dengan tenang dan serius,” katanya.
Sementara itu, Kepala SMP Pasundan 2 Kota Bandung Has Mulyani, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa pada tahun 2025 sekolahnya menerima program revitalisasi dari Presiden Republik Indonesia.
Program tersebut mencakup renovasi delapan ruang kelas, yang kemudian ditambah akibat adanya satu ruang kelas yang roboh.
“Alhamdulillah ada kebijakan dari pemerintah untuk sama-sama dibetulkan, sehingga total ruang kelas yang direnovasi menjadi 11 ruangan,” ujar Has Mulyani.
Selain ruang kelas, revitalisasi juga mencakup pembangunan satu ruang ibadah, satu ruang tata usaha, tiga toilet, satu ruang UKS, serta satu ruang kesenian. Ia menegaskan, fasilitas baru tersebut berdampak positif terhadap semangat belajar siswa.
“Alhamdulillah SMP Pasundan 2 Kota Bandung jauh lebih hebat lagi, lebih keren, dan anak-anak menjadi sangat antusias dalam belajar,” pungkasnya. (ave)












