BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Ratusan kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Bandung menyatakan keluar dari partainya dan bergabung ke PDI Perjuangan pada Jumat (13/2/2026) petang. Kepindahan tersebut disebut dilatarbelakangi kesamaan ideologi serta semangat melayani masyarakat.
Ratusan kader PSI itu mendatangi kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Barat di Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, untuk menyampaikan pernyataan bergabung secara resmi. Mereka datang secara berkelompok dan disambut pengurus partai setempat.
Sebagai simbol perpindahan, para kader membawa mawar putih dan mengenakan jaket PDI Perjuangan. Prosesi tersebut menjadi penanda bahwa mereka telah menjadi bagian dari partai berlambang banteng yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu.
Alasan Kesamaan Ideologi
Mantan Wakil Ketua PSI Kota Bandung, Alexander J. Ricky, mengatakan keputusan pindah partai diambil setelah mencermati dinamika politik di internal PSI. Menurutnya, kepindahan tersebut bukan didasari kepentingan jabatan, melainkan karena kesamaan ideologi.
“Kami melihat adanya kesamaan nilai perjuangan dan semangat melayani masyarakat. Itu yang menjadi alasan utama kami memilih bergabung,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPD Jawa Barat PDI Perjuangan, Rafael Situmorang, menyatakan partainya terbuka terhadap siapa pun yang ingin bergabung, termasuk kader dari partai lain. Ia menyebut pihaknya akan segera memproses penerbitan kartu tanda anggota (KTA) serta menempatkan para kader sesuai kebutuhan organisasi.
“Setelah proses administrasi selesai, para kader akan ditempatkan sesuai kebutuhan partai di tingkat daerah maupun kecamatan,” katanya.
Sedikitnya 150 mantan kader PSI dari berbagai kecamatan di Kota Bandung tercatat menyatakan bergabung dengan PDI Perjuangan dalam kegiatan tersebut. (uby)












