CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 5 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Masuki Masa Pancaroba, BMKG Bandung Peringatkan Potensi Hujan Es dan Angin Kencang

Hanna Hanifah
6 April 2026
BMKG

ilustrasi. (foto: istockphoto)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas 1 Bandung mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat di wilayah Bandung Raya. Memasuki periode peralihan musim atau pancaroba dari musim hujan ke musim kemarau, warga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap fenomena cuaca ekstrem yang diprediksi akan sering terjadi dalam beberapa pekan ke depan.

Kepala Stasiun Geofisika BMKG Bandung, Teguh Rahayu, menjelaskan bahwa masa transisi ini ditandai dengan perubahan pola angin yang signifikan. Melemahnya angin baratan yang digantikan oleh masuknya angin timuran memicu ketidakstabilan atmosfer yang cukup tinggi di wilayah Jawa Barat, khususnya Bandung.

Karakteristik Cuaca Ekstrem dan Awan Cumulonimbus

Menurut Teguh, fenomena pancaroba memiliki pola cuaca yang khas. Biasanya, pada pagi hingga siang hari cuaca akan terasa sangat terik dan gerah (sumuk). Namun, kondisi tersebut merupakan fase pengumpulan energi yang kemudian memicu pertumbuhan awan Cumulonimbus (Cb) secara masif dan cepat.

Baca juga:   Ini Daerah Jabar yang Rawan Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang

Awan Cb inilah yang menjadi aktor utama di balik terjadinya hujan lebat secara tiba-tiba yang seringkali disertai dengan sambaran petir dan angin kencang (puting beliung). Bahkan, ketidakstabilan atmosfer yang ekstrem dapat menyebabkan butiran es jatuh ke permukaan bumi.

“Fenomena ini biasanya diawali dengan cuaca panas dan gerah, kemudian terjadi hujan lebat secara tiba-tiba disertai petir dan angin kencang. Kondisi tersebut menyebabkan pertumbuhan awan Cumulonimbus (Cb) yang cukup masif,” ujar Teguh Rahayu saat memberikan keterangan di Bandung, Senin (6/4/2026), dilansir dari ANTARA.

Baca juga:   Warga Dago Elos Kembali Beraksi, PN Bandung Dilempari Cat

Sebagai catatan, pada Jumat (3/4/2026) lalu, sebagian wilayah Bandung telah diterjang hujan es. BMKG mencatat pembentukan awan Cb sudah terpantau sejak pukul 12.00 WIB. Saat kejadian tersebut, kecepatan angin tercatat menembus angka 42,6 km/jam, yang mengakibatkan dampak kerusakan fisik seperti pohon tumbang di sejumlah titik di Bandung Raya.

Mekanisme Hujan Es dan Imbauan Keselamatan

Secara teknis, BMKG menjelaskan bahwa hujan es terbentuk ketika uap air terbawa oleh arus udara naik yang sangat kuat (updraft) hingga mencapai puncak awan dengan suhu yang sangat dingin di bawah titik beku. Di sana, uap air membeku menjadi partikel es. Ketika arus udara tersebut melemah atau partikel es sudah terlalu berat, ia akan jatuh ke bumi sebelum sempat mencair sepenuhnya.

Baca juga:   Rumor Shin Tae-yong Bakal Tinggalkan Timnas Indonesia

Mengingat potensi bahaya yang ditimbulkan, BMKG meminta masyarakat untuk tidak mengabaikan tanda-tanda alam. Bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang, tanah longsor, hingga kerusakan bangunan akibat angin kencang menjadi ancaman nyata selama periode peralihan ini.

“Kami meminta warga untuk menghindari berteduh di bawah pohon, papan reklame, maupun bangunan yang berisiko saat cuaca ekstrem terjadi. Tetaplah waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, angin kencang, hingga hujan es,” tegas Teguh Rahayu.

Masyarakat juga diimbau untuk rutin memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan. Pemangkasan dahan pohon yang rimbun di sekitar pemukiman juga sangat disarankan untuk meminimalisir risiko pohon tumbang saat angin kencang menerjang. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: BMKGcuaca Bandung hari iniCuaca Hari Inipancarobaprakiraan cuaca


Related Posts

hujan lebat bmkg
HEADLINE

BMKG Peringatkan Hujan Lebat Disertai Petir di Sejumlah Kota Besar

2 Mei 2026
cuaca bandung 29 maret
HEADLINE

Prakiraan Cuaca Bandung Raya Hari Ini, Waspada Hujan Siang hingga Sore

29 April 2026
hujan lebat bmkg
HEADLINE

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Sejumlah Kota

28 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

China resmi menjadi juara Thomas Cup 2026 setelah mengalahkan Prancis 3-1 di final. Simak rekap pertandingan dan sejarah baru tim Prancis di sini. (AP)
HEADLINE

China Segel Gelar Juara Thomas Cup 2026, Prancis Ukir Sejarah Baru di Denmark

4 Mei 2026

HORSENS, WWW.PASJABAR.COM – Tim bulutangkis putra China resmi keluar sebagai juara Thomas Cup 2026 setelah menghentikan perlawanan...

Inter Milan resmi meraih gelar Scudetto ke-21 setelah mengalahkan Parma 2-0. Trofi perdana bagi pelatih Cristian Chivu di musim debutnya. (Getty Images Sport)

Inter Milan Resmi Segel Gelar Juara Serie A 2025-2026, Raih Scudetto ke-21!

4 Mei 2026
Pemkot Bandung mempertimbangkan perpanjangan waktu seleksi pengelola Kebun Binatang Bandung karena minimnya peminat akibat persyaratan ketat. (Eci/pasjabar)

Pendaftaran Segera Ditutup, Pemkot Bandung Pertimbangkan Perpanjangan Seleksi Pengelola Kebun Binatang

4 Mei 2026
Sebuah pohon Kiara Payung tumbang di Jalan Encep Kartawiria, Cimahi, menimpa gerobak pedagang dan melukai 11 orang, termasuk siswa sekolah dasar. (Uby/pasjabar)

Pohon Kiara Payung Tumbang di Jalan Encep Kartawiria Cimahi, 11 Orang Jadi Korban

4 Mei 2026
Bek MU Harry Maguire. (Foto: CameraSport via Getty Images/Shaun Brooks - CameraSport)

Aksi Heroik “Kepala Beton” Harry Maguire Selamatkan Gawang Manchester United, Setan Merah Kunci Tiket Liga Champions!

4 Mei 2026

Highlights

Pohon Kiara Payung Tumbang di Jalan Encep Kartawiria Cimahi, 11 Orang Jadi Korban

Aksi Heroik “Kepala Beton” Harry Maguire Selamatkan Gawang Manchester United, Setan Merah Kunci Tiket Liga Champions!

Hardiknas 2026, Mendiktisaintek Tegaskan Kampus Harus Hasilkan Solusi dan Inovasi

Prabowo Berantas Korupsi Jadi Sorotan, Publik Desak Penindakan Tegas

Kandaskan PSIM Yogyakarta, Persib Bandung Makin Kokoh di Puncak Klasemen Super League

Main Efektif di Old Trafford, Manchester United Tumbangkan Liverpool 3-2

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.