WWW.PASJABAR.COM – Persib Bandung masih mengingat luka di laga terakhir yang dilakoni. Melawan Dewa United, Persib harus menelan skor akhir 2-2 yang diwarnai dua gol kontroversial lawan.
Hasil itu membuat Persib hanya meraup satu poin saja. Hal itu cukup disyukuri meski di saat bersamaan terasa menyakitkan.
Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Umuh Muchtar mengungkap betapa kecewanya seluruh skuad Persib. Namun, ia menegaskan semuanya belum berakhir.
Sebab, perjalanan Persib belum tuntas di kompetisi musim ini. Masih ada enam laga tersisa yang perlu dimaksimalkan demi bisa meraih gelar juara.
“Pemain semua kecewa, para pemain sangat sakit. Tapi saya sudah menyampaikan, masih ada waktu (enam pertandingan tersisa),” ujar Umuh.
Kini, ia meminta Persib mengalihkan fokus. Persib jangan terus terpuruk dengan hasil menyakitkan melawan Dewa United.
Sebaliknya, Persib mesti bangkit. Sebab, kini tantangan nyata sudah ada di depan mata. Persib harus menjamu Arema FC pada laga pekan ke-29 Super League 2025/2026.
Laga ini jelas harus dimenangkan demi mengamankan posisi di klasemen. Sebab, jika imbang atau bahkan kalah, posisi Persib akan rawan tergusur.
Jika Persib sampai tergusur, maka langkah menjadi juara akan jadi lebih berat. Sehingga, tak ada tawar-menawar, Persib wajib menang atas Arema FC.
Bukan hanya melawan Arema FC, laga-laga lain di sisa musim ini juga harus dimenangkan. Sebab, hanya cara itu yang sejauh ini paling realistis untuk membuat Persib juara.
Bahkan, bukan tidak mungkin gelar juara akan dikunci Persib lebih cepat. Jika itu terjadi, mimpi Persib meraih gelar juara tiga kali beruntun akan sangat sulit dicapai tim lain.
“Enam laga lagi, tidak ada kalah. Menang, menang, menang. Intinya itu dan tim tetap semangat,” tegas Umuh. (ars)












