BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM— Pekan Teknologi Laboratorium Medik (TLM) 2026 yang diselenggarakan oleh PATELKI DPW Jawa Barat akan digelar mulai 15 April hingga puncaknya pada 3 Mei 2026 di Hejo Square Kota Baru Parahyangan.
Mengusung tema “ATLM Profesional sebagai Pilar Presisi Diagnostik dalam Transformasi Kesehatan”, kegiatan ini dirancang sebagai ajang edukasi sekaligus pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Ketua Pelaksana, Rizki Putra, mengatakan bahwa Pekan TLM tidak sekadar menjadi perayaan hari jadi, melainkan bentuk kontribusi nyata profesi Ahli Teknologi Laboratorium Medik (ATLM) kepada publik.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin masyarakat lebih memahami pentingnya pemeriksaan laboratorium dalam deteksi dini dan pencegahan penyakit,” ujar Rizki kepada PASJABAR, Jum’at (24/4/2026).
Ia menambahkan, peran ATLM selama ini kerap kurang terlihat karena bekerja di balik layar, padahal sekitar 60–70 persen keputusan klinis ditentukan oleh hasil pemeriksaan laboratorium.
Rangkaian kegiatan Pekan TLM 2026 telah dimulai sejak pertengahan April dengan berbagai kompetisi, seperti lomba cerdas cermat TLM, lomba video edukasi kesehatan, serta lomba poster ilmiah dan scientific awards.
Adapun puncak acara pada 3 Mei 2026 akan menghadirkan berbagai kegiatan yang dapat diikuti langsung oleh masyarakat. Di antaranya donor darah sebagai bagian dari bakti sosial, pemeriksaan kesehatan gratis, serta konsultasi kesehatan dengan tenaga profesional.
Kegiatan edukasi juga diperkuat melalui talkshow kesehatan bersama tenaga ahli, termasuk kolaborasi dengan Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI). Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati berbagai permainan interaktif dan hiburan yang dikemas secara santai namun informatif.
Pemilihan lokasi di kawasan Kota Baru Parahyangan dinilai strategis karena merupakan ruang publik terbuka yang mudah diakses serta kerap menjadi pusat aktivitas komunitas.
“Harapannya, masyarakat tidak hanya datang, tetapi juga pulang dengan pemahaman baru tentang pentingnya menjaga kesehatan dan rutin melakukan pemeriksaan,” kata Rizki.
Melalui Pekan TLM 2026, panitia juga berharap media dapat berperan dalam memperluas jangkauan informasi terkait pentingnya peran ATLM dalam sistem kesehatan, sekaligus mendorong kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan sejak dini. (tiwi)









