BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Aksi nekat pengendara dan pejalan kaki di perlintasan kereta api kembali terjadi di kawasan Cimindi, Kota Bandung, Jawa Barat.
Dalam sebuah video amatir yang beredar di media sosial, seorang wanita nyaris tertemper kereta api feeder saat melintas di rel meski palang pintu telah tertutup.
Rekaman tersebut memperlihatkan seorang pengendara sepeda motor menerobos palang pintu perlintasan yang sudah ditutup.
Padahal, kereta api tampak sudah mendekat dengan kecepatan tinggi. Tidak hanya itu, sejumlah pejalan kaki juga terlihat mengikuti aksi berbahaya tersebut dengan melintasi rel tanpa memperhatikan situasi sekitar.
Detik-detik menegangkan terjadi ketika seorang wanita berusaha melintasi rel tepat sebelum kereta melintas.
Ia terlihat berlari untuk menghindari tabrakan dan berhasil selamat dalam waktu yang sangat sempit. Peristiwa ini pun menuai perhatian luas dari masyarakat karena dinilai sangat membahayakan keselamatan.
KAI Imbau Warga Utamakan Keselamatan
Menanggapi kejadian di Cimindi tersebut, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 2 Bandung mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri melintasi perlintasan saat palang pintu sudah tertutup. Manager Humas Daop 2 Bandung, Kuswardoyo, menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama.
“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih bersabar dan tidak menerobos perlintasan kereta api yang sudah tertutup. Hal ini demi keselamatan bersama,” ujarnya.
Selain berisiko tinggi, tindakan menerobos perlintasan juga melanggar hukum. Sesuai aturan yang berlaku, pelanggar dapat dikenakan sanksi berupa denda hingga Rp750 ribu atau kurungan penjara maksimal tiga bulan.
KAI berharap kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih disiplin dan mematuhi rambu keselamatan di perlintasan sebidang. Kesadaran dan kepatuhan dinilai menjadi kunci utama dalam mencegah kecelakaan fatal yang dapat merenggut nyawa. (uby)









