CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Jumat, 17 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

25 Relawan Vaksin Positif COVID-19, kok Bisa?

Yatti Chahyati
20 Januari 2021
25 Relawan Vaksin Positif COVID-19, kok Bisa?

ilustrasi (eci/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Sebanyak 25 orang dari 1.620 relawan uji klinis vaksin COVID-19 di Bandung diketahui positif terpapar COVID.19. Kenapa ini bisa terjadi, normalkah?

Ketua Tim Uji Klinis Vaksinasi COVID-19 Universitas Padjadjaran (Unpad) Kusnandi Rusmil mengatakan dari 25 orang itu, tujuh orang di antaranya merupakan penerima vaksin dan 18 orang penerima plasebo.

Ia memastikan mereka terpapar COVID-19 bukan lantaran karena jadi relawan. Mereka terpapar akibat aktivitasnya, bukan karena suntikan vaksin atau plasebo.

“Itu dari luar (terpaparnya). Karena kan yang ikut uji klinis ini boleh ke mana-mana,” ujar Kusnandi.

Baca juga:   Ariel Noah, Risa Saraswati Disuntik Vaksin Covid-19 Tahap Dua

Menurutnya, tak ada larangan bagi relawan uji klinis untuk tidak beraktivitas. Mereka justru disarankan tetap beraktivitas seperti biasa. Dengan cara itu, maka efektivitas dari uji klinis bisa terlihat.

Namun, ia menegaskan relawan uji klinis diminta menjalankan protokol kesehatan dengan baik dan benar. Sebab, ketika protokol kesehatan tidak dijalankan, mereka berpotensi terpapar COVID-19.

Meski begitu, kasus relawan terpapar COVID-19 bukan berarti vaksin tidak efektif. Efektivitas tetap terlihat, buktinya dari tingkat gangguan usai terpapar COVID-19.

“Sebagian besar dari mereka itu gejalanya ringan, jadi enggak dirawat yang dapat vaksin itu. Tapi yang dapat plasebo ada yang dirawat,” jelas Kusnandi.

Baca juga:   Segudang Prestasi Teater Senapati SMA Pasundan 3 Kota Bandung

Potensi Terpapar Tetap Ada Meski Divaksinasi

Kusnandi mengatakan, vaksinasi bukan berarti akan membuat seseorang terbebas dari COVID-19. Mereka akan tetap punya potensi terpapar. Namun, gejala yang ditimbulkan tidak akan berat seperti pada mereka yang tidak divaksin.

“Yang dapat vaksin itu (tingkat gejalanya) itu grade satu sampai dua paling banyak. Kan penyakit itu ada empat grade, yang dapat vaksin grade ringan (tingkat gejalanya),” jelasnya.

Karena itu, penerapan protokol kesehatan tetap tak boleh diabaikan meski seseorang sudah divaksin. Sebab, meski yang bersangkutan kemungkinan gejalanya ringan ketika terpapar COVID-19, ada hal lain yang jauh lebih berbahaya. Mereka yang divaksin bisa jadi penular COVID-19 pada orang lain.

Baca juga:   Sekolah Rakyat Tahap I Siap Dibuka di Sentra Abiyoso Cimahi

“Semuanya harus ikut protokol kesehatan, vaksin aja kurang. Orang yang divaksin kalau dia tidak ikut protokol kesehatan, dia bisa menularkan penyakit ke orang lain karena kumannya ada di baju, leher, semua,” ucapnya.

“Kalau sembarangan dia akan menularkan karena kumannya ada di badan dia. Sehingga setiap orang harus jaga diri supaya enggak menularkan,” tandas Kusnandi. (ors)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: relawan vaksinVaksin COVID-19


Related Posts

Kepala BPOM RI Penny K Lukito (tengah) menyampaikan keterangan kepada wartawan dalam konferensi pers Penerbitan EUA Vaksin Primer InaVac di Jakarta, Jumat (4/11/2022).
PASKESEHATAN

EUA Vaksin Covid-19 InaVac untuk Penggunaan Dosis Primer Telah Diterbitkan

4 November 2022
Ribuan Dosis Vaksin Covid-19 Siap Dipakai di Kota Bandung.
PASKESEHATAN

Ribuan Dosis Vaksin Covid-19 Siap Dipakai di Kota Bandung

2 November 2022
Vaksin booster di Pusdai. (Foto: uby/pasjabar)
PASKESEHATAN

Dinkes Cirebon Minta Pemerintah Pusat Tambah Stok Vaksin Covid-19

5 Oktober 2022

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Persib Bandung
HEADLINE

Dewa United vs Persib Bandung Digelar Tanpa Penonton, Bobotoh Diimbau Dukung dari Rumah

17 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Manajemen Persib Bandung memastikan laga tandang lanjutan Super League 2025/2026 melawan Dewa United FC...

halaman gedung sate

Dedi Mulyadi Tata Halaman Gedung Sate untuk Atasi Kemacetan

17 April 2026
Wakil Ketua DPR RI

Wakil Ketua DPR RI Tinjau Banjir Rancaekek dan Salurkan Bantuan

17 April 2026
agensi

Empat Agensi K-Pop Jajaki Proyek Festival Musik Global Fanomenon

17 April 2026
gemini mac

Gemini Resmi Hadir di Mac, Google Perluas Layanan AI Desktop

17 April 2026

Highlights

Empat Agensi K-Pop Jajaki Proyek Festival Musik Global Fanomenon

Gemini Resmi Hadir di Mac, Google Perluas Layanan AI Desktop

Sungai Citarum Gerus Jembatan di Ibun, Akses Antar Kecamatan Putus

Puluhan Geng Motor Bentrok di Cimahi, Polisi Tangkap 20 Pelaku

MinyaKita Langka di Bandung, Warga dan UMKM Keluhkan Pasokan

Mereka yang Akan ‘Hilang’ di Laga Dewa United Vs Persib Bandung

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.