CIMAHI, WWW.PASJABAR.COM – Aksi kekerasan antar pelaku geng motor pecah di Jalan Amir Machmud, Kota Cimahi, Jawa Barat, diduga dipicu saling ejek di media sosial.
Dalam peristiwa tersebut, satu orang menjadi korban pengeroyokan hingga mengalami luka, serta kehilangan telepon genggam yang diduga dirampas pelaku.
Berdasarkan rekaman video yang beredar, puluhan anggota geng motor terlihat melakukan konvoi sebelum akhirnya bentrok dengan kelompok lain. Kericuhan terjadi saat salah satu anggota tertinggal dari rombongannya dan langsung menjadi sasaran serangan kelompok lawan.
Korban pun tak berdaya saat dikeroyok oleh sejumlah pelaku hingga mengalami luka cukup serius. Selain mengalami kekerasan fisik, korban juga kehilangan handphone yang dibawa kabur oleh pelaku usai kejadian.
Polisi Amankan 20 Pelaku
Pasca kejadian, Unit Resmob Satreskrim Polres Cimahi bergerak cepat melakukan penyelidikan dan penindakan. Dari hasil pendataan, polisi mengidentifikasi sekitar 40 orang yang terlibat dalam aksi geng motor di Cimahi tersebut.
Kapolres Cimahi, AKBP Niko N Adi Putra, mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya telah mengamankan 20 orang pelaku, yang terdiri dari dua orang dewasa dan 18 lainnya masih di bawah umur.
“Motif dari kejadian ini berawal dari saling ejek di media sosial antar kelompok, yang kemudian berujung pada aksi pengeroyokan dan perampasan terhadap korban,” ujar Niko.
Selain mengamankan para pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa empat unit sepeda motor serta senjata tajam yang diduga digunakan dalam aksi tersebut.
Hingga kini, aparat kepolisian masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya yang belum tertangkap. Polisi juga menegaskan akan menindak tegas aksi berandalan bermotor yang meresahkan masyarakat dan mengganggu keamanan serta ketertiban di wilayah hukum Polres Cimahi.
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat, khususnya kalangan remaja. Agar tidak mudah terprovokasi oleh konflik di media sosial yang berpotensi berujung pada tindakan kriminal. (uby)












