CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Rabu, 4 Februari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASKREATIF

Peneliti ITB Tembus Jurnal Paling Bergengsi di Dunia

Yatti Chahyati
11 Januari 2019
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

 

BANDUNG, PASJABAR.COM — Berangkat dari penelitian untuk mencari keberadaan Dark-Matter. Peneliti Institut Teknologi Bandung yang tergabung dalam Tim COSINE-100 meraih pencapaian yang luar biasa dengan lolosnya paper berjudul “An Experiment to Search for Dark-Matter Interaction Using Sodium Iodide Detectors”  ke jurnal Nature edisi Desember 2018 lalu, yang merupakan salah satu jurnal yang paling bergengsi di dunia.

Eksperimen COSINE-100 ini merupakan suatu kolaborasi riset dari 50 ilmuan dari Korea Selatan, Amerika Serikat, Inggris, Brasil dan Indonesia.

Peneliti dari Indonesia sendiri diwakili oleh Prof. Mitra Djamal dari FMIPA-ITB dan mahasiswa S3 dari program Doktor Fisika bernama Hafizh Prihtiadi.

“Hal yang menarik adalah, penelitian terkait Dark-Matter tersebut berhasil lolos karena isinya yang menyangkal hasil penelitian sebelumnya terkait topik yang sama,” terang Prof. Mitra.

Baca juga:   Pemerintah Dorong Etika AI dan Originalitas di Jurnal Ilmiah

Adapun penelitian terkait Dark-Matter yang dimaksud adalah hasil eksperimen dari grup DAMA yang dimulai pada tahun 1998. Mereka mengklaim berhasil menemukan keberadaan Dark-Matter dari pengamatan terhadap galaksi halo dengan menunjukkan adanya sinyal modulasi tahunan yang memenuhi kriteria model independen dark matter dengan menggunakan natrium iodida sebagai detektor.

COSINE-100 yang memulai eksperimen pada September 2016 dengan menggunakan detektor yang sama dengan detektor yang digunakan tim DAMA, menunjukkan tidak ada dark matter yang berinteraksi dengan detektor.

Hal ini secara signifikan menyangkal hasil klaim DAMA. Data eksperimen menunjukkan detektor kristal Sodium Iodide yang digunakan tim COSINE-100 memiliki sensitivitas yang lebih baik pada area sinyal DAMA, walaupun massa detektor yang digunakan COSINE-100 hanya 106 kg, sedangkan yang digunakan tim DAMA mencapai 250 kg.

Baca juga:   Nadia, Mahasiswi Unpas yang Terus Gali Ekspresi, Bangun Potensi

“Kenapa ini menjadi sangat mengejutkan? Karena hasil eksperimen tim COSINE-100 menyangkal hasil yang didapat tim DAMA tentang Dark-Matter yang diklaim tim DAMA 20 tahun yang lalu,” lanjut Prof. Mitra .

Menurut Prof. Mitra Djamal, hasil penelitian tersebut sangat penting untuk Indonesia.

“Hingga saat ini tidak banyak peneliti Indonesia bisa tembus ke jurnal Nature, semoga hal ini bisa menjadi pemicu dan penyemangat bagi penelitian di Indonesia,” ungkapnya.

Peran peneliti Indonesia dalam tim tersebut cukup signifikan, khususnya pada pembuatan instrumen.  “Mahasiswa S3 kita di sana itu memang berasal dari kelompok keahlian Fisika Instrumentasi,” tambahnya menjelaskan.

Dengan penelitian seperti ini, apalagi bisa melibatkan mahasiswa doktoral dari Indonesia, ia yakin orang Indonesia akan semakin diperhitungkan dan banyak dilibatkan dalam penelitian skala global.

Baca juga:   Terungkap, Alasan Tikus untuk Penelitian

Ia juga punya harapan bahwa suatu hari, Indonesia bisa menjadi tuan rumah dalam penelitian seperti ini.

“Kalau sekarang sih tampaknya belum memungkinkan, membangun laboratorium saja butuh milyaran rupiah,” ungkap profesor Fisika ini.

Namun, untuk sumber daya manusia, ia yakin orang Indonesia tidak akan kekurangan.

“Ya, buktinya kita sanggup bekerja bareng dengan peneliti lain dari manca negara dari awal sampai selesai kan? Kalau kinerjanya buruk tidak mungkin nama kita juga ada di daftar penulis,” jawabnya santai.

Ia juga mengatakan bahwa penelitian ini belum selesai. Saat ini baru dalam tahap pembuktian kesalahan penelitian sebelumnya, selanjutnya adalah meneliti bagaimana agar Dark-Matter benar-benar bisa terdeteksi. (Tan)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: jurnal internasionalpeneliti ITBriset itb


Related Posts

Prof. Apt. I Ketut Adnyana, M.Si., Ph.D, Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorar Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek. (foto: Youngki/pasjabar)
HEADLINE

Pemerintah Dorong Etika AI dan Originalitas di Jurnal Ilmiah

21 Juni 2025
Unpas Terus Genjot Penerbitan Jurnal Internasional
HEADLINE

Unpas Terus Genjot Penerbitan Jurnal Internasional

8 Maret 2023
Jabar Kekurangan Pasokan Madu
PASPENDIDIKAN

Pentingnya Melisopalonologi pada Madu untuk Pemetaan Ini

29 Juni 2022

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

Manajer Arsenal Mikel Arteta. (Foto: Getty Images/Catherine Ivill - AMA)
HEADLINE

Arteta Tantang Pengkritik Berdebat: Manajer Arsenal Minta Nama dan Alamat Orang yang Menyebut Timnya Terlalu Bergantung pada Bola Mati

4 Februari 2026

LONDON, WWW.PASJABAR.COM -- Manajer Arsenal Mikel Arteta secara terbuka menantang orang yang memberikan kritik bahwa timnya terlalu bergantung...

Michael Carrick saat memimpin latihan Manchester United (c) MUFC Official

Revolusi Michael Carrick di Old Trafford: Manchester United Mulai Incar Cole Palmer dan Ruben Neves Guna Perkuat Skuad Musim 2026

3 Februari 2026
Indonesia menang 3-2 atas Vietnam di perempat final Piala Asia Futsal 2026. (instagram/@timnasfutsal)

Lolos ke Semifinal Piala Asia Futsal 2026! Timnas Futsal Indonesia Tumbangkan Vietnam Lewat Drama Lima Gol yang Sangat Menegangkan di Indonesia Arena Jakarta

3 Februari 2026
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto. (Dok. PSSI)

Nova Arianto Kembali Pimpin Garuda Asia: Timnas U17 Indonesia Siap Hadapi Uji Coba Melawan China Jelang Piala Asia 2026

3 Februari 2026
Jeremy Jacquet (kanan). (AFP)

Benteng Masa Depan Anfield: Liverpool Resmi Amankan Jasa Bek Muda Prancis Jeremy Jacquet Untuk Memperkuat Lini Pertahanan Musim Depan

3 Februari 2026

Highlights

Nova Arianto Kembali Pimpin Garuda Asia: Timnas U17 Indonesia Siap Hadapi Uji Coba Melawan China Jelang Piala Asia 2026

Benteng Masa Depan Anfield: Liverpool Resmi Amankan Jasa Bek Muda Prancis Jeremy Jacquet Untuk Memperkuat Lini Pertahanan Musim Depan

Kenyataan Pahit Liga Nusantara: Enam Tim Resmi Terdegradasi ke Liga 4 Termasuk Tim Legendaris Persikabo dan PSDS Deli Serdang

Si Tembok Indonesia di Amsterdam: Maarten Paes Resmi Bergabung dengan Ajax dan Memperkenalkan Julukan Spesialnya Kepada Publik Liga Belanda

Karma Instan Supporter Anarkis: Pelaku Pelemparan Petasan Emil Audero Kehilangan Tiga Jari Tangan Akibat Ledakan

Indonesia vs Vietnam di Perempat Final AFC Futsal Asia 2026: Misi Balas Dendam Garuda Demi Sejarah Baru

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.