CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 1 Februari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

DIS dan DIM Unpas Gelar Konferensi Internasional, Bahas Inovasi Lokal

Yatti Chahyati
19 Desember 2022
DIS dan DIM Unpas Gelar Konferensi Internasional, Bahas Inovasi Lokal

Direktur Pascasarjana Universitas Pasundan (Unpas) Prof Dr H.M Didi Turmudzi M.Si. (Foto: pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

*)Konferensi Internasional Dies Natalis Unpas ke-62

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Direktur Pascasarjana Universitas Pasundan (Unpas) Prof Dr H.M Didi Turmudzi M.Si menyebutkan, salah satu cara untuk mencari inovasi lokal yang sesuai dengan karater bangsa dan juga kebutuhan masyarakat, bisa dipelajari dari sejarah konferensi Asia Afrika.

Hal itu dinyatakan Prof Didi, dalam Konferensi Internasional dalam rangka Dies Natalis Unpas ke-62 yang diselenggrakan oleh Program Doktor Ilmu Sosial (DIS) dan Program Doktor Ilmu Manajemen (DIM) Pascasarjana Univeritas Pasundan dengan tema Local Innovation Challenge For The Future Society, di Aula Mandalasaba Gedung Pascasarjana Unpas Lantai 5, Jalan Sumatera 41, Senin (19/12/2022).

Konferensi yang dilaksanakan secara hybrid tersebut diikuti empat negara dari empat perguruan tinggi di Asia, yakni dari Universitas Pasundan yakni Prof.Dr.H.Soleh Suryadi dan Dra.Mira Rosana Gnagey M.Pd, dari Jeonbuk National University yakni Prof Choi wonGyu,Ph.D, dari Guangdong University for Foreign Studies (GDUFS) Guangzou Cina yakni Prof Zuo Zhigang, Ph.D dari University of Utara Malaysia yakni Dr. Salahuddin Ismail.

Baca juga:   Sidang Doktor Ilmu Manajemen Adibah Yahya Bahas Pengaruh Volatilitas, Nilai Tukar, Sentimen Pasar, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Perilaku Herding

“Mari kita simak dan belajar dari Konferensi Asia Afrika. Konferensi Asia Afrika merupakan klimax sikap penolakan bangsa-bangsa Asia Afrika terhadap hegemoni kekuatan-kekuatan barat dan antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya ketegangan antara Republik Rakyat China dan Amerika Serikat. Disini kita bisa melihat bagaimana membangun karakter khas bangsa-bangsa Asia – Afrika, bukan saja berupa Budaya Sosial santun, cinta damai, keadilan dan keberadaban, akan tetapi juga ketulusan untuk saling bahu membahu di dalam usaha bersama menciptakan kesejahteraan umat manusia melalui pembinaan Tata Dunia Baru versi Asia Afrika,” tutur prof Didi.

Dari sana ekspresi sosio-budaya, bangsa-bangsa Asia Afrika, terus berkembang dan pucancaknya pada muncul kepemimpinan sosio-budaya bangsa-bangsa berpenduduk besar, yang ditandai dengan trend kebangkitan China The Megatrend of China, lahirnya Gurita Baru Teknologi Informasi India, dan terjadinya sebuah proses metamorfosis yang dahsyat. Termasuk juga pada bangsa Indonesia yang sedang melaksanakan demokratisasi dan kebabasan pers untuk mengubah diri menjadi bangsa swadaya-swasembada (selfsustain-nation).

Baca juga:   Unpas Paparkan Alasan Pentingnya Mahasiswa Aktif di Kelas

“Jadi bagaimana kemajuan negara Asia-Afrika membuat tantangan baru, sehingga masyarakat di masa yang akan datang dalam mencari inovasi local akan menyangkut masalah perubahan dan dinamika budaya sosial dalam konteks Asia Afrika, seberapa besar bangsa-bangsa Asia Afrika memiliki kesiapan dan persiapan yang dapat dipergunakan secara proaktif, di dalam kerangka menghadapi dan mengelola perubahan dan dinamika sosio kultural tersebut,” paparnya.

Oleh karenannya untuk bisa mempertahankan kekuatan Asia dan Afrika saat ini yakni melalui Intellectual Capital dan psychosociological Capital yang merupakan modal penting untuk menangani dan mengelola perubahan dan dinamika kebudayaan sosial dalam masyarakat dan bangsa.

Salah satu untuk mencari keunggulan lokal tersebut dijelaskan Didi yang juga merupakan Ketua Umum PB Paguyuban Pasundan, salah satunya dengan kesadaran dalam pembelajaran terhadap sejarah, “Seperti yang dilakukan Cina yang melakukan perubahan dan merancang dari Impereium Cina Kuno menjadi masyarakat Cina Bru,” jelasnya.

Baca juga:   Pj Wali Kota Bandung Minta Evaluasi Proyek Ducting oleh PT BII

Dan dijelaskan Didi tatanan dunia baru pun khususnya Asia Afrika pun merujuk dari Sejarah nalar kultur bangsa Asia Afrika dalam membangkitkan bangsa -bangsa Asia Afrika dan melahirkan kepemimpinan tatanan dunia baru.

“Tatanan dunia yang mengutamakan persahabatan, Kerjasama, hubungan yang saling menguntungkan dan dengan pola -pola hubungan yang mengutamakan rasa saling menghormati. Belajar dari sejarah Asia Afrika seperti itulah untuk mencari local inovasi yang sesuai dengan karakter bangsa,” jelasnya.

Prof Didi berharap, dengan koferensi internasional Pascasarjana Unpas ini bisa terus membangun semangat konferensi Asia Afrika. “Betapa bahwa kita itu adalah orang-orang, negara-negara yang punya karakter ramah, santun, bekerja sama dan saling menghargai, tidak ada intervensi atau apapun juga. Ini menjadi sebuah potensi sosial budaya bagi kita untuk terus menggalakan Dasa Sila Bandung,” tuturnya. (tie)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: doktor ilmu manajemenDoktor Ilmu Sosialkonferensi internasional Unpas


Related Posts

Sidang Doktor Neni Sumarni
HEADLINE

Sidang Terbuka Doktor Ilmu Manajemen Pascasarjana Unpas, Neni Sumarni Yusdisium Sangat Memuaskan

24 Desember 2025
Sidang doktor Unpas Irvan Risma
HEADLINE

Sidang Terbuka Doktor Ilmu Manajemen Pascasarjana Unpas, Irvan Risma Fauzie Raih Gelar Doktor dengan IPK 3,66

24 Desember 2025
Unpas Gelar FGD Pemutakhiran Kurikulum Program Doktor Ilmu Sosial
HEADLINE

Unpas Gelar FGD Pemutakhiran Kurikulum Program Doktor Ilmu Sosial

27 Agustus 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

NASA misi luar angkasa
HEADLINE

NASA Umumkan Misi Astronot Swasta Baru, Axiom Space Jadi Andalan

31 Januari 2026

# NASA misi luar angkasa FLORIDA, WWW.PASJABAR.COM -- NASA kembali menegaskan langkah seriusnya dalam pengembangan industri luar...

Indonesia vs Irak futsal

Imbang Lawan Irak, Indonesia Kukuh di Puncak Grup A AFC Futsal Asian Cup 2026

31 Januari 2026
Fast Forever

Universal Pastikan Fast Forever Rilis Maret 2028 di Bioskop

31 Januari 2026
Persib vs Persis Solo

Persib Makin “Kedinginan” Usai Kalahkan Persis Solo

31 Januari 2026
Raffi Ahmad longsor Bandung Barat

Raffi Ahmad di Lokasi Longsor Pasirlangu, Janjikan Bantuan Rp2 Miliar untuk Pemulihan

31 Januari 2026

Highlights

Persib Makin “Kedinginan” Usai Kalahkan Persis Solo

Raffi Ahmad di Lokasi Longsor Pasirlangu, Janjikan Bantuan Rp2 Miliar untuk Pemulihan

Sony Pictures Perkenalkan Pemeran Biopik The Beatles yang Rilis 2028

Gim Sepak Bola UFL Soccer Game 2026 Resmi Rilis di Android

Mahasiswa DKV Unpas Pamerkan Karya UAS dalam Pameran Tiga Hari

PVMBG Bongkar Penyebab Longsor Maut Cisarua, Bukan Hanya Hujan Deras

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.