BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Universitas Pasundan (Unpas) melalui laman resminya, unpas.ac.id, memaparkan sejumlah alasan mengapa mahasiswa perlu aktif di kelas selama proses perkuliahan.
Keaktifan tersebut dinilai berperan penting dalam meningkatkan pemahaman akademik sekaligus membentuk karakter dan soft skills mahasiswa.
Dalam penjelasannya, Unpas menyebutkan bahwa keaktifan mahasiswa, seperti bertanya, menjawab pertanyaan, dan terlibat diskusi, membantu memahami materi kuliah secara lebih mendalam.
Mahasiswa yang terlibat langsung dalam proses pembelajaran akan lebih mudah mengingat dan mengaitkan materi dengan konteks yang lebih luas.
Selain itu, keaktifan di kelas juga mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis dan analitis. Perguruan tinggi dipandang sebagai ruang untuk mengasah kemampuan tersebut. Sehingga mahasiswa tidak hanya menerima informasi, tetapi juga mampu mengevaluasi dan menyampaikan pendapat secara logis.
Keaktifan Mahasiswa Dorong Kepercayaan Diri dan Relasi Akademik
Unpas juga menilai bahwa keaktifan di kelas berkontribusi dalam membangun kepercayaan diri mahasiswa. Meski berbicara di depan kelas sering kali menjadi tantangan, kebiasaan tersebut akan melatih keberanian dan kemampuan komunikasi yang bermanfaat di dunia profesional.
Selain kepercayaan diri, relasi akademik antara mahasiswa dengan dosen maupun sesama mahasiswa juga dapat terbangun melalui interaksi aktif di kelas. Diskusi dan kerja kelompok dinilai mampu mempererat hubungan sekaligus membuka peluang terbentuknya jejaring profesional di masa depan.
Dari sisi akademik, keaktifan mahasiswa juga kerap menjadi salah satu komponen penilaian dalam perkuliahan. Namun, Unpas menegaskan bahwa partisipasi bukan hanya soal nilai, melainkan mencerminkan sikap tanggung jawab, kedisiplinan, dan etika akademik.
Unpas turut menekankan bahwa aktif di kelas tidak harus selalu benar atau sempurna. Bertanya karena belum memahami materi maupun menyampaikan pendapat sederhana sudah termasuk bentuk keaktifan.
“Keaktifan di kelas bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari proses pembentukan mahasiswa yang kritis, percaya diri, dan berkarakter,” tulis laman unpas.ac.id. (han)












